PSEL Kota Tangerang ‘Mandeg’, Aktivis Lingkungan: Get Out Oligo!

- Jurnalis

Kamis, 5 Juni 2025 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG, Suararealitas.co – Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) yang concern dalam mendorong percepatan pelaksanaan PSEL di Kota Tangerang mendesak PT. Oligo Infra Swarna Nusantara (OISN) untuk hengkang dari Proyek Strategis Nasional tersebut, Pasalnya hingga saat ini Juni 2025 PSEL belum juga Beroperasi.

“Get Out Oligo!, PSEL Kota Tangerang harus segera beroperasi, TPA Rawa Kucing sudah sangat mengkhawatirkan dan Overload,” Ungkap Koordinator Kalung, Ade Yunus, Kamis (05/06/2025).

Ade berharap pemerintah pusat melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dapat mengambil alih segera pelaksanaan PSEL Kota Tangerang yang terkesan ‘mandeg’ dan tidak ada progress hingga tahun 2025.

“Kalau tidak mampu, silahkan hengkang, kami harap segera Danantara ambil alih, PSEL harus segera beroperasi secepat-cepatnya, Perpres 35/2018 itu percepatan bukan memperlambat,” Tegasnya.

Untuk diketahui Kota Tangerang merupakan Kota pertama di Provinsi Banten yang melaksanakan Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) usai ditandantanganinya MoU antara Pemkot Tangerang  dengan PT. Oligo Infra Swarna Nusantara pada 09 Maret 2022 silam.

Namun, sejak ditandatanganinya MoU, pemenang tender PT. Oligo Infra Swarna Nusantara baru melaksanakan kegiatan Sosialisasi, Addendum AMDAL dan terakhir penataan Gunungan sampah pada September 2024 lalu.

Baca Juga :  Sutikno Kembali Ditetapkan Sebagai Ketua DPRT Salembaran Jaya BPPKB Banten

Proyek dengan nilai investasi sebesar Rp2,585 Triliun atau setara 184,65 juta dolar AS tersebut ditargetkan dimulai tahun 2023 dan pada tahun 2025 fasilitas tersebut sudah bisa beroperasi.

Padahal sesuai target pada tahun 2025 fasilitas PSEL tersebut harusnya sudah bisa beroperasi namun hingga saat ini belum nampak aktivitas pembangunan fasilitas di TPA Rawa Kucing. Padahal proyek tersebut sangat mendesak mengingat kondisi TPA Rawa Kucing sudah hampir over kapasitas.

Berita Terkait

Warga Kp Cikaret RT.06 Purasari  Gelar Dzikir Maulid Nabi Muhammad dengan Khidmat dan Kebersamaan
Perkuat Layanan Promotif-Preventif, Puskesmas Kutabumi Gelar Cek Kesehatan Gratis di Gereja Santo Petrus
Gerak Cepat, Polsek Cigudeg berhasil Temukan Motor Warga yang Hilang Setalah beberapa Hari Dilaporkan Hilang
Dua Juara, Satu Semangat: PKBM Mutiara Hati Terus Kembangkan Potensi
Musrenbangdes Tulungrejo Bahas RKPDes 2027, Warga Aktif Sampaikan Aspirasi
Jaga Kebersihan Lingkungan, TP PKK Berperan Penting Tangani Persoalan Sampah
Dugaan Intimidasi di Rumah Doa GKPI Rajeg, Laporan Resmi Masuk Polresta Tangerang
Program Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu Perlu Terintegrasi dalam Perencanaan Daerah

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 00:36 WIB

Warga Kp Cikaret RT.06 Purasari  Gelar Dzikir Maulid Nabi Muhammad dengan Khidmat dan Kebersamaan

Minggu, 27 September 2026 - 15:22 WIB

Perkuat Layanan Promotif-Preventif, Puskesmas Kutabumi Gelar Cek Kesehatan Gratis di Gereja Santo Petrus

Jumat, 25 September 2026 - 10:35 WIB

Gerak Cepat, Polsek Cigudeg berhasil Temukan Motor Warga yang Hilang Setalah beberapa Hari Dilaporkan Hilang

Jumat, 25 September 2026 - 08:52 WIB

Dua Juara, Satu Semangat: PKBM Mutiara Hati Terus Kembangkan Potensi

Rabu, 23 September 2026 - 16:05 WIB

Musrenbangdes Tulungrejo Bahas RKPDes 2027, Warga Aktif Sampaikan Aspirasi

Berita Terbaru