Satgas Aman Candi Ringkus Tiga Preman di Wonosobo, Ngaku-ngaku Pegawai Leasing

- Jurnalis

Kamis, 22 Mei 2025 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wonosobo, suararealitas.co – Tiga pria yang diduga kuat terlibat dalam praktik premanisme berkedok penagihan kredit kendaraan ditangkap oleh Satgas Penegakan Hukum Operasi Aman Candi 2025 Polres Wonosobo. Ketiganya diamankan setelah dilaporkan memeras warga dengan modus mengaku sebagai karyawan perusahaan pembiayaan (leasing).

Ketiga pelaku diketahui berinisial AK (29), warga Kecamatan Selomerto, serta SR (29) dan T (37), keduanya berasal dari Kalianget. Mereka dilaporkan ke polisi karena menggunakan cara-cara intimidatif saat mendatangi rumah warga untuk menagih cicilan kendaraan.“Mereka mengaku dari leasing, tapi saat kami periksa, tidak bisa menunjukkan bukti identitas resmi ataupun surat tugas. Cara mereka pun cenderung memaksa dan mengancam,” ujar Kasat Reskrim Polres Wonosobo, AKP Arif Kristiawan, Senin (19/5/2025).

Menurut Arif, para pelaku datang tanpa prosedur yang jelas dan mengintimidasi warga agar menyerahkan kendaraan. Merasa tertekan dan terancam, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Wonosobo.Saat ini ketiganya tengah menjalani pemeriksaan intensif di ruang Satreskrim. Polisi masih menelusuri apakah mereka benar-benar memiliki hubungan dengan perusahaan leasing, atau hanya mencatut nama untuk menutupi aksi premanisme.

“Kami juga sedang mendalami kemungkinan adanya korban lain yang mengalami hal serupa,” tambah Arif.Penangkapan ini merupakan bagian dari Operasi Aman Candi 2025 yang digelar oleh Polda Jawa Tengah. Operasi ini bertujuan menciptakan kondisi aman dan tertib menjelang agenda nasional, dengan salah satu fokus utama yaitu pemberantasan premanisme dan kejahatan jalanan.

Baca Juga :  Peduli Korban Terdampak Banjir, Depsossbud DPP BPPKB Banten Penggalangan Dana

Polres Wonosobo mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor jika merasa diperas atau diintimidasi oleh oknum yang mengaku sebagai penagih utang. “Kami pastikan akan menindak tegas setiap bentuk premanisme di wilayah hukum Wonosobo,” pungkas Arif.**

Berita Terkait

13 Penumpang Kapal Hilang Kontak di Teluk Tomini, Tim SAR Palu Kerahkan KN SAR Bhisma
Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara
DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026
Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi
Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan
MPLS Ditutup, Ratusan Mimpi Baru Resmi Dimulai di PAUD & PKBM Mutiara Hati
Ahli Waris Minta Mahkamah Agung Kawal Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung
PT.Antam Pongkor bersama Polri dan TNI Gelar Patroli Gabungan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

13 Penumpang Kapal Hilang Kontak di Teluk Tomini, Tim SAR Palu Kerahkan KN SAR Bhisma

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:32 WIB

Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:29 WIB

Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:30 WIB

Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan

Berita Terbaru

Nasional

Gubernur DKI Buka Konferensi WAPOR Asia Pasifik 2026

Senin, 27 Jul 2026 - 21:14 WIB