KKP Berhasil Antar Produk Perikanan ke 118 Negara di Dunia

- Jurnalis

Selasa, 30 Juli 2024 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menjaga tren keberterimaan produk perikanan ke pasar ekspor. Selama semester I 2024, produk perikanan Indonesia telah menjangkau 118 dari 195 negara di dunia.

Jumlah ini meningkat dibanding periode yang sama pada tahun 2023, yakni 102 negara.

“Alhamdulillah, ini sekaligus menunjukkan sistem jaminan mutu dan keamanan hasil kelautan dan perikanan (SJMKHP) KKP juga diakui negara lain,” kata Kepala Badan Pengawasan dan Pengendalian Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan, Ishartini saat konferensi pers Kinerja Semester I KKP,” Selasa (30/7/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberterimaan produk tersebut sejalan dengan peningkatan jumlah registrasi unit pengolah ikan (UPI) melalui BPPMHKP selaku Otoritas Kompeten, yang terdaftar di negara mitra. Per 25 Juli 2024, Ishartini menyebut ada 2.201 nomor register yang terdaftar sebagai eksportir ke sejumlah negara di antaranya; 176 UPI ke Uni Eropa dan Norwegia, 629 UPI ke Korea Selatan, 58 UPI ke Arab Saudi, 316 UPI ke Kanada, 448 UPI ke Tiongkok, 559 UPI ke Vietnam, dan 15 UPI ke Eropa Timur. 

Baca Juga :  Optimalisasi Layanan, Kerja Sama Ditjen Imigrasi dengan Bank Mandiri Mudahkan Pemohon Golden Visa

“Awal Juli kemarin, ada penambahan 50 UPI terdaftar di Tiongkok, 16 UPI persetujuan tambahan dan terdaftar di Korea, serta 4 UPI ke Kanada,” ujar Ishartini.

Di tengah transformasi kelembagaan BPPMHKP, Ishartini menegaskan telah ada notifikasi kepada World Trade Organization (WTO) terkait perubahan peran tersebut. Termasuk juga penjelasan atas format baru sertifikat kesehatan serta lembaganya sebagai quality assurance produk kelautan dan perikanan. 

“Kita sebagai quality assurance produk kelautan dan perikanan perlu meyakinkan negara-negara tujuan ekspor bahwa perubahan ini tidak mempengaruhi mutu dan kualitas produk perikanan Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga :  HUT ke-32 Jasaraharja Putera, SATUNAYA Tegaskan Satu Langkah Bernilai untuk Masa Depan Keberlanjutan

Ishartini menambahkan selama periode Januari-Juni, BPPMHKP berhasil mendampingi pelaku UMKM untuk menatap pasar ekspor. Seperti yang dilakukan unit pelaksana teknis (UPT) Medan yang mengantar UMKM Raja Patin dengan produk kerupuk menjangkau Malaysia.

“Kami memberikan layanan optimal kepada masyarakat, termasuk ke UMKM,” tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan kualitas atau penjaminan mutu produk perikanan harus dilakukan dari hulu ke hilir, mulai dari produksi hingga produk sampai ke tangan konsumen. Hal ini perlu dilakukan untuk melindungi sumber daya hayati ikan agar tetap sehat, bermutu, dan bebas mikroplastik.

Berita Terkait

Black Owl Gading Serpong Bagikan 200 Paket Takjil Gratis kepada Pengendara di Bulan Ramadan
Zainul Munasichin: Rapimnas IKA PMII Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Organisasi
Rapimnas IKA PMII 2026 Bahas Konsolidasi Organisasi dan Kontribusi Alumni dalam Konstelasi Global
300+ Aduan Masuk, “Halo Kakan!” Jadi Kanal Andalan Warga Tangerang
KKP Hentikan Sementara Pemanfaatan Ruang Laut Ilegal di Morowali
Menko Polkam Pantau Kesiapan Mudik di Bandara dan Stasiun KAI Yogyakarta
KNMP Pujiharjo Permudah Aktivitas Nelayan Pesisir Selatan Malang*
Menko Polkam: IKN akan menjadi Kebanggaan Kita Semua

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:13 WIB

Black Owl Gading Serpong Bagikan 200 Paket Takjil Gratis kepada Pengendara di Bulan Ramadan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:11 WIB

Zainul Munasichin: Rapimnas IKA PMII Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Organisasi

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:01 WIB

Rapimnas IKA PMII 2026 Bahas Konsolidasi Organisasi dan Kontribusi Alumni dalam Konstelasi Global

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:13 WIB

300+ Aduan Masuk, “Halo Kakan!” Jadi Kanal Andalan Warga Tangerang

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:21 WIB

KKP Hentikan Sementara Pemanfaatan Ruang Laut Ilegal di Morowali

Berita Terbaru