KKP Ajak Anak Muda Perkuat Hilirisasi dengan BEECAMP

- Jurnalis

Senin, 5 Agustus 2024 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, (4/8) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak anak muda untuk menjadi bagian dari penguatan hilirisasi produk perikanan, melalui program “Blue Economy Enterpreurship Bootcamp” atau BEECAMP. 

“Kita kemas dalam bentuk bootcamp, agar pelaku usaha baru tidak merasa sendirian dan bangga menjadi wirausaha hilir perikanan,” kata Dirjen PDSPKP, Budi Sulistiyo melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (4/8/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan ini, Budi merinci kriteria BEECAMP, meliputi usia 18-40 tahun, bukan ASN-TNI-POLRI, memiliki ide awal bisnis dalam bidang pengolahan bioproduk, bioteknologi, dan teknologi tepat guna kelautan dan perikanan.

Nantinya, para peserta terpilih akan mendapatkan workshop dan mentoring pengembangan bisnis, networking, technology transfer (prototyping), pitching ke investor, sertifikasi BECdex, sertifikasi CBEc hingga pendampingan bisnis selama 1 tahun.

Baca Juga :  Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK, Prakerja Perkuat Koordinasi dan Tata Kelola

“Ini bentuk keseriusan kita agar generasi muda melirik peluang hilirisasi perikanan, semoga BEECAMP ini bisa menjadi energi untuk menginspirasi mereka,” tutur Budi.

Senada, Direktur Pemberdayaan Usaha, Catur Sarwanto mengatakan dalam pelaksanaannya BEECAMP, KKP berkolaborasi dengan Maritimpreneur dan telah menjaring para kandidat sejak awal Juli. Saat ini, telah terpilih 20 peserta terbaik yang akan dibimbing melalui berbagai kegiatan, baik online maupun offline.

Dikatakannya, program tersebut menjadi komitmen KKP dalam hal penumbuhan wirausaha pemula sektor kelautan dan perikanan.

“Informasi terkini terkait pelaksanaan BEECAMP bisa diakses di sosial media Ditjen PDSPKP,” kata Catur.

Sementara Managing Director Maritimpreneur, Kaisar Akhir mengurai indikator penilaian BEECAMP, meliputi kelayakan dan prospek bisnis, kemanfaatan dan dampak bisnis. inovasi dan keunikan produk, serta potensi ekonomi biru dan lokasi bisnis. 

Baca Juga :  Pengajian Rutin BO Kebon Jeruk: Menjalin Kebersamaan dan Menumbuhkan Keberkahan

Di tempat yang sama, Founder Inovasi Ikan Nusantara, Wiko Puji Susanto mengaku optimistis dengan peluang usaha kelautan dan perikanan. Bahkan, pemuda pelopor perikanan Bogor sekaligus juara Indonesian Food Innovation ini mengajak anak-anak muda untuk percaya diri dengan peluang usaha di sektor tersebut. 

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menilai sudah saatnya anak muda Indonesia, khususnya para sarjana di bidang perikanan untuk mengubah mindsetnya dari mencari kerja menjadi menciptakan lapangan kerja. Keahlian yang dimiliki, menurutnya merupakan modal utama untuk menjadi seorang enterpreneur.

“Ciptakan ruang kerja, manfaatkan peluang yang ada di sektor kelautan dan perikanan,” ujar Menteri Trenggono.

Berita Terkait

PB SEMMI Gelar Konsolidasi Nasional dan Buka Puasa Bersama, Kapolri Listyo Sigit Hadir
KEK Himpun Investasi Rp338 Triliun dan Serap 249 Ribu Tenaga Kerja
Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
Menko Polkam: Negara Hadir Lindungi WNI, Evakuasi dari Wilayah Konflik Terus Dilakukan
Sinergi Membangun Negeri: IA-ITB, WI-ITB, GMB ITB dan INOTEB Gelar Buka Puasa Bersama dan Diskusi Program Kerakyatan
Negara Kecolongan, Rokok Ilegal Tanpa Cukai Marak di Lebak Banten, FWJ Indonesia: Dugaan Koordinasinya Rapih
Ustadz Masuk Metaverse Roblox: Neo Coffee Ajak Anak Muda Ikut Kajian Ramadan dan Konser Haddad Alwi
PLTU Lontar Senantiasa Hadirkan Peluang Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas 1 Tangerang

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:42 WIB

PB SEMMI Gelar Konsolidasi Nasional dan Buka Puasa Bersama, Kapolri Listyo Sigit Hadir

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:40 WIB

Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:06 WIB

Menko Polkam: Negara Hadir Lindungi WNI, Evakuasi dari Wilayah Konflik Terus Dilakukan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:08 WIB

Sinergi Membangun Negeri: IA-ITB, WI-ITB, GMB ITB dan INOTEB Gelar Buka Puasa Bersama dan Diskusi Program Kerakyatan

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:25 WIB

Negara Kecolongan, Rokok Ilegal Tanpa Cukai Marak di Lebak Banten, FWJ Indonesia: Dugaan Koordinasinya Rapih

Berita Terbaru