LOPI Perkuat Transformasi Bisnis, Targetkan Pendapatan Rp299,53 Miliar pada 2026

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co — PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) menegaskan transformasi bisnis perusahaan dari jasa freight forwarding konvensional menjadi platform ekosistem rantai pasok terintegrasi berbasis supply chain engineering.

“LOPI kini bergerak menuju ekosistem supply chain engineering dengan fokus pada sektor bernilai tambah tinggi dan layanan logistik spesialis,” ujar Direktur LOPI Budi Mulyana dalam Public Expose di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Menurut Budi, LOPI tengah memperkuat transformasi bisnis melalui pengembangan layanan project logistics, supply chain engineering, serta logistik berbasis teknologi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada tahun buku 2025, LOPI membukukan pendapatan sebesar Rp130,1 miliar atau tumbuh 50,57 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp86,4 miliar. Laba bersih Perseroan meningkat menjadi Rp3,48 miliar dari Rp2,68 miliar pada 2024.

Total aset Perseroan tercatat sebesar Rp107,3 miliar dengan total ekuitas mencapai Rp62 miliar. Sementara laba usaha tumbuh 22,13 persen menjadi Rp4,73 miliar.

Menurut Budi, pertumbuhan tersebut ditopang penguatan basis operasional, arus kas operasi yang positif, serta ekspansi layanan logistik bernilai tambah.

Baca Juga :  Pimpinan BRI KC Palmerah Jalin Silaturahmi dengan Ketua RT 03 Joglo

LOPI yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2023 itu saat ini didukung jaringan operasional di Jakarta, Surabaya, Tangerang, dan Bogor, serta jaringan afiliasi global di lebih dari 180 lokasi dunia.

Sepanjang 2025, Perseroan mencatat sejumlah aksi korporasi strategis, termasuk akuisisi 70 persen saham PT Wahana Multiguna Indonesia (WMI) untuk memperluas kapabilitas konsultansi manajemen dan outsourcing.

Selain itu, LOPI memperoleh kontrak payung pengadaan dan transportasi bersama PT Aztech Pandu Persada terkait fasilitas gas PHE Jambi Merang dengan nilai kontrak mencapai Rp150 miliar.

Anak usaha Perseroan, WMI, juga berhasil menjadi pemenang pertama paket pengadaan layanan operasional TransJakarta pada Desember 2025.

Dalam transformasi bisnisnya, LOPI mulai memperluas fokus usaha ke sektor healthcare dan life science, logistik cold-chain, biologics logistics, hingga dukungan logistik untuk rumah sakit dan laboratorium.

Baca Juga :  MY BABY Momversity 2025 Dukung Ibu Indonesia Ciptakan #RaisingExtraordinaryGeneration

Perseroan juga memperkuat kapabilitas pada sektor gas industri dan cryogenic sebagai bagian dari pengembangan rantai pasok berbasis teknologi tinggi.

“Rantai pasok masa depan akan semakin menuntut presisi, keandalan, dan dukungan teknologi. Ini menjadi peluang bagi pemain logistik spesialis dengan kemampuan engineering yang kuat,” kata Budi.

Untuk 2026, Perseroan menargetkan pendapatan mencapai Rp299,53 miliar atau meningkat sekitar 2,3 kali dibanding realisasi 2025.

LOPI juga menargetkan laba bersih sebesar Rp20,65 miliar dengan total aset mencapai Rp178 miliar dan ekuitas sebesar Rp105 miliar.

Manajemen menyebut pertumbuhan tersebut akan didorong oleh ekspansi ekonomi digital, peningkatan aktivitas distribusi nasional, penguatan layanan logistik terintegrasi, serta sinergi usaha bersama WMI.

Sebagai bagian dari agenda strategis 2026, LOPI juga berencana melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) guna memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis jangka panjang.

Berita Terkait

Perkuat Keandalan dan Efisiensi Objek Vital Nasional, PT GUT Tampilkan Solusi Pemeliharaan Modern di Electricity Connect 2026
Dari Transmisi hingga Gardu Induk, PT GUT Tampilkan Kapabilitas EPC di Electricity Connect 2026
AIMS Lanjutkan Transformasi Bisnis, Perkuat Fundamental dan Siapkan Sumber Pertumbuhan Baru
Kami Para Engineer PT GUT adalah Benteng Pertahanan Tak Terlihat demi Menjaga Urat Nadi Listrik Nusantara
Bukan Sekadar Penonton di Negeri Sendiri, Sebuah Perusahaan EPC 100% Lokal Kini Memimpin Revolusi Hijau dengan Mendobrak Dominasi Asing di Sektor Energi Strategis Nasional
BSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus
Ditjen Hubla Perkuat Pengawasan Penggunaan Perairan, Cegah Potensi PNBP Negara Hilang
Mengenal PT Rama Indonesia, Pengendali Baru DPUM Bagian dari Unirama Group

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:37 WIB

Perkuat Keandalan dan Efisiensi Objek Vital Nasional, PT GUT Tampilkan Solusi Pemeliharaan Modern di Electricity Connect 2026

Selasa, 22 September 2026 - 21:38 WIB

Dari Transmisi hingga Gardu Induk, PT GUT Tampilkan Kapabilitas EPC di Electricity Connect 2026

Kamis, 17 September 2026 - 12:13 WIB

AIMS Lanjutkan Transformasi Bisnis, Perkuat Fundamental dan Siapkan Sumber Pertumbuhan Baru

Rabu, 16 September 2026 - 12:35 WIB

Kami Para Engineer PT GUT adalah Benteng Pertahanan Tak Terlihat demi Menjaga Urat Nadi Listrik Nusantara

Rabu, 16 September 2026 - 12:01 WIB

Bukan Sekadar Penonton di Negeri Sendiri, Sebuah Perusahaan EPC 100% Lokal Kini Memimpin Revolusi Hijau dengan Mendobrak Dominasi Asing di Sektor Energi Strategis Nasional

Berita Terbaru

Kabar Polisi

Polda Banten Ungkap Hasil Identifikasi Korban Kapal Arupadhatu 1

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:15 WIB