GOW Kota Kediri Gelar Workshop Hidroponik, Dorong Perempuan Mandiri dan Produktif

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri, Suararealitas.co — Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga, peran perempuan, khususnya ibu rumah tangga, dinilai sangat penting sebagai pengelola gizi dan kesehatan keluarga. Melalui kreativitas yang dimiliki, perempuan juga dapat memanfaatkan lahan pekarangan rumah menjadi area produktif, salah satunya dengan teknik hidroponik.

Untuk membekali keterampilan tersebut, Gabungan Organisasi Wanita Kota Kediri menggelar workshop budidaya tanaman hidroponik dengan menghadirkan narasumber Agus Fatony Tohari, Rabu (13/5).

Ketua GOW Kota Kediri, Faiqoh Azizah Muhammad mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam memberdayakan perempuan sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga melalui peningkatan keterampilan yang bermanfaat di lingkungan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan kebutuhan hidup, pemanfaatan lahan berbasis hidroponik maupun polibag dapat menjadi langkah positif yang bisa diterapkan oleh ibu rumah tangga maupun komunitas di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga :  ICI 2025 Resmi Ditutup, Presiden Prabowo Dorong Investasi Infrastruktur Strategis

Ia juga mengapresiasi anggota GOW yang telah menggagas program workshop budidaya sayur tersebut dengan penuh dedikasi, serta narasumber yang telah membagikan ilmu dan pengalaman kepada para peserta.

“Program seperti ini sangat positif karena tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga mendorong terciptanya kemandirian serta kepedulian terhadap lingkungan dalam mendukung ketahanan pangan keluarga,” katanya.

Dalam kegiatan itu, sekitar 150 peserta hadir mengikuti pelatihan. Faiqoh berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi awal untuk terus melahirkan program-program inovatif yang memberdayakan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Agus Fatony Tohari menjelaskan bahwa hidroponik merupakan metode budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah, melainkan memanfaatkan air yang telah mengandung nutrisi.

Menurutnya, beberapa media tanam pengganti tanah yang dapat digunakan antara lain sekam bakar, cocopeat, dan rockwool.

Baca Juga :  BRI BO Balaraja Salurkan KUR kepada UMKM melalui Kunjungan Usaha untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Ia menjelaskan, teknik hidroponik memiliki sejumlah keunggulan dibanding metode konvensional, di antaranya mampu menanam lebih banyak tanaman dalam lahan terbatas, tanaman lebih tahan terhadap penyakit dan hama, serta pertumbuhan tanaman menjadi lebih cepat karena kebutuhan nutrisi, air, dan oksigen terpenuhi secara optimal.

Untuk memulai budidaya hidroponik, lanjut Agus, masyarakat cukup menyiapkan beberapa perlengkapan dasar seperti netpot, media tanam, benih sayuran, serta nutrisi hidroponik.

Selain itu, terdapat pula alat pendukung seperti TDS meter yang berfungsi mengukur kandungan partikel dalam larutan air, serta pH meter untuk mengukur tingkat keasaman atau kebasaan cairan.

Melalui workshop tersebut, Agus berharap pelatihan hidroponik dapat menjadi langkah awal dalam mendorong lahirnya perempuan yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing melalui pemanfaatan teknologi pertanian modern yang ramah lingkungan.

Berita Terkait

KOWANI Satukan Kolaborasi Perempuan Indonesia Dukung Tempe Menuju UNESCO dan Ketahanan Pangan Nasional
KOWANI Dorong Penegakan Hukum yang Berkeadilan dan Perlindungan bagi Perempuan Pengusaha
KOM-JU Matangkan Agenda Mubes Lewat Pra-Mubes Bertema Pancasila, Progresif, Revolusioner
Gubernur DKI Buka Konferensi WAPOR Asia Pasifik 2026
Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 1.219 Peserta dari Kategori Umum, Polri, dan Difabel
Perumdam (TKR) Berikan Pemasangan Sambungan Langganan Gartis Sebagai Bentuk Kepedulian Warga
Debarkasi KM Ciremai dari Surabaya Berjalan Aman dan Lancar, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Pastikan Pengamanan Optimal
Situasi Kamtibmas di Kawasan JICT Tanjung Priok Kondusif, Aktivitas Bongkar Muat Kapal Berjalan Aman dan Lancar

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:11 WIB

KOWANI Satukan Kolaborasi Perempuan Indonesia Dukung Tempe Menuju UNESCO dan Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:47 WIB

KOWANI Dorong Penegakan Hukum yang Berkeadilan dan Perlindungan bagi Perempuan Pengusaha

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:41 WIB

KOM-JU Matangkan Agenda Mubes Lewat Pra-Mubes Bertema Pancasila, Progresif, Revolusioner

Senin, 27 Juli 2026 - 21:14 WIB

Gubernur DKI Buka Konferensi WAPOR Asia Pasifik 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 17:15 WIB

Perumdam (TKR) Berikan Pemasangan Sambungan Langganan Gartis Sebagai Bentuk Kepedulian Warga

Berita Terbaru

Nasional

Gubernur DKI Buka Konferensi WAPOR Asia Pasifik 2026

Senin, 27 Jul 2026 - 21:14 WIB