Jakarta Utara, suararealitas.co – Mengisi kemuliaan bulan suci Ramadan 1447 H, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mutiara Hati menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) yang berlangsung selama dua hari satu malam, mulai Jumat, 13/3/2026.
Kegiatan yang diikuti oleh siswa-siswi kelas 9A, 9B, kelas 12, pengurus OSIS, serta para guru ini bertujuan untuk menjaga tali silaturahmi agar tidak terputus, sekaligus menjadi sarana menimba ilmu yang bermanfaat di bulan penuh berkah.
Saat diwawancarai, Nanik Sri Utami selaku Kepala PAUD & PKBM melalui M.Rifqi selaku ketua Panitia mengatakan bahwa rangkaian acara dirancang secara padat dan bermakna. “Kami mengadakan berbagai kegiatan mulai dari kajian Al-Qur’an atau kultum, ceramah dari pihak eksternal, salat tarawih berjamaah, hingga salat tahajud dan sahur bersama,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi kegiatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Rifqi menambahkan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah untuk menciptakan suasana yang tenang dan harmonis di lingkungan sekolah. “Di bulan Ramadan ini, kita harus benar-benar saling memaafkan dengan ikhlas agar hati kita tenang,” sambungnya.
Selain aspek ibadah, acara ini juga menjadi puncak dari rangkaian lomba “Gema Ramadan” yang telah dimulai sejak Senin sebelumnya. Kemeriahan lomba tersebut ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang pada hari ini.
Acara pesantren kilat ini dijadwalkan berakhir pada hari Sabtu 14/3/2026 setelah pelaksanaan salat Subuh berjamaah dan sesi ramah tamah antar peserta serta dewan guru.
Ditempat yang sama, Rangga Raditya Pratama selaku seorang peserta pesantren kilat mengungkapkan rasa senangnya setelah mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Menurut Rangga, kegiatan ini tidak hanya memberikan kegembiraan, tetapi juga menjadi wadah yang efektif untuk mempererat hubungan antarpeserta.
“Kesan saya senang, asyik, seru, (bisa) mempererat tali silaturahmi, terus mendapatkan ilmu,” ungkap Rangga.
Kegiatan Pesantren Kilat ini diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin untuk mengisi waktu dengan hal-hal positif sekaligus memperdalam pemahaman agama bagi generasi muda.



































