Jakarta, Suararealitas.co – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Selatan menggelar kegiatan sosial bertajuk “Gema Ramadhan Penuh Kepedulian 2026 M/1447 H” sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di bulan suci Ramadhan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Markas PMI Kota Jakarta Selatan, Jumat, (13/3/2025)
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat berbagi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya bagi anak-anak yatim dan kaum dhuafa yang membutuhkan perhatian serta dukungan di bulan penuh berkah.
Ketua PMI Kota Jakarta Selatan, Mundari, mengatakan bahwa Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan yang selama ini menjadi prinsip dasar PMI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, PMI tidak hanya hadir dalam situasi bencana atau kondisi darurat, tetapi juga terus berupaya hadir melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan Gema Ramadhan Penuh Kepedulian ini, PMI Jakarta Selatan ingin mengajak masyarakat untuk memperkuat rasa empati dan kepedulian terhadap sesama. Ramadhan adalah momentum yang sangat baik untuk berbagi dan mempererat kebersamaan,” ujar Mundari.
Dalam kegiatan tersebut, PMI Kota Jakarta Selatan memberikan santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa yang berasal dari 10 kecamatan di wilayah Jakarta Selatan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan mereka sekaligus memberikan kebahagiaan di bulan Ramadhan.
Selain itu, santunan juga diberikan kepada anggota Palang Merah Remaja (PMR) yang berstatus yatim. PMR merupakan bagian penting dari organisasi PMI yang berperan dalam membina generasi muda agar memiliki kepedulian sosial serta semangat kemanusiaan sejak dini.
Mundari menegaskan bahwa pembinaan generasi muda melalui PMR menjadi salah satu fokus PMI dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada para pelajar.
“PMR merupakan generasi penerus gerakan kemanusiaan PMI. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menumbuhkan semangat solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan sejak usia muda,” katanya.
Kegiatan tersebut juga melibatkan relawan dari berbagai kecamatan di wilayah Jakarta Selatan. Menurut Mundari, perwakilan relawan dari 10 kecamatan hadir dalam kegiatan tersebut dengan jumlah peserta sekitar 150 hingga hampir 200 orang.
“Di 10 kecamatan kita libatkan perwakilan relawan. Para ketuanya merupakan wakil dari masing-masing kecamatan, sehingga kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan bagi para relawan PMI,” jelasnya.
Acara juga diisi dengan tausiyah Ramadhan yang disampaikan oleh Drs. KH. Abdul Hay Abdul Shomad serta Ustaz Haji Abu Lain. Tausiyah tersebut memberikan penguatan spiritual kepada para relawan sekaligus mengingatkan pentingnya semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama.
Mundari turut menyampaikan apresiasi kepada para relawan PMI yang selama ini bekerja keras membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para relawan yang telah bekerja keras. Bahkan ada relawan yang datang dari luar daerah, termasuk dari Sumatera, untuk memberikan dukungan dan membantu kegiatan kemanusiaan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa jumlah relawan yang terlibat secara aktif mencapai puluhan orang, termasuk sekitar 15 relawan lapangan serta sejumlah pengurus yang mendukung kegiatan organisasi.
Mundari sendiri mengaku telah menjadi pengurus PMI Jakarta Selatan selama hampir empat tahun. Selama periode tersebut, jumlah relawan dan kegiatan kemanusiaan PMI terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.
“Setiap tahun kegiatan kita semakin bertambah. Mudah-mudahan keberkahan dari kegiatan sosial ini dapat terus kita kembalikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain kegiatan sosial selama Ramadhan, PMI Jakarta Selatan juga menyiapkan sejumlah program pelayanan masyarakat lainnya, terutama menjelang arus mudik Lebaran.
Salah satu program yang akan dilaksanakan adalah pembukaan pos pelayanan kesehatan bagi para pemudik di Terminal Lebak Bulus.
“Untuk mendukung kenyamanan pemudik, PMI Jakarta Selatan akan membuka layanan kesehatan di Terminal Lebak Bulus. Pemeriksaan seperti kolesterol, gula darah, dan pengecekan kesehatan lainnya akan tersedia bagi masyarakat,” jelas Mundari.
Selain itu, PMI juga akan menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi angkutan umum, termasuk pengecekan napza dengan tujuh parameter sesuai arahan instansi terkait. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan disampaikan kepada Dinas Perhubungan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan transportasi.
Ke depan, PMI Jakarta Selatan juga berencana meningkatkan pendidikan serta pelatihan bagi relawan, termasuk anggota PMR dan generasi muda agar siap menjadi relawan tangguh dalam menghadapi berbagai situasi darurat.
“Kami juga mengembangkan program edukasi bagi PMR dan generasi muda agar mereka siap menjadi relawan yang tangguh. Selain itu, kami menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk kegiatan pelatihan serta program kesiapsiagaan bencana,” kata Mundari.
Ia berharap PMI Jakarta Selatan dapat terus memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan Gema Ramadhan Penuh Kepedulian 2026, PMI Kota Jakarta Selatan berharap momentum Ramadhan dapat menjadi pengingat bahwa kepedulian, empati, dan kebersamaan merupakan nilai penting dalam membangun masyarakat yang lebih peduli dan berkeadilan.



































