Tak Rampung Bertahun-tahun, Pelayanan Sertifikat BPN Jakarta Barat Picu Kemarahan Warga

, - Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI - warga geram soal pengurusan sertifikat di BPN Jakarta Barat tak rampung bertahun-tahun. (Foto: Istimewa).

ILUSTRASI - warga geram soal pengurusan sertifikat di BPN Jakarta Barat tak rampung bertahun-tahun. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, suararealitas.co – Pengurusan sertifikat tanah di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Barat yang tak kunjung rampung hingga dua tahun akhirnya menuai kemarahan dan kecaman keras dari masyarakat.

Salah seorang warga bernama Prengky mengaku telah mengajukan permohonan sertifikat secara resmi, lengkap dengan seluruh persyaratan administrasi. Namun hingga kini, berkas mereka seperti “mengendap” tanpa kepastian, kejelasan, maupun penjelasan resmi dari pihak BPN.

“Kami ini bukan minta gratis, semua biaya resmi sudah dibayar. Tapi dua tahun lebih sertifikat tidak keluar. Kalau begini namanya kami dipermainkan oleh negara sendiri,” tegas Prengky dengan nada geram, kepada wartawan, Rabu (11/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kutipan lain datang dari pemohon sertifikat Erwin yang mengaku trauma setiap kali datang ke kantor BPN.

“Setiap datang jawabannya selalu sama: tunggu, masih proses. Tidak ada surat penjelasan, tidak ada target waktu. Kalau rakyat kecil begini terus dipingpong, di mana tanggung jawab negara?,” ujarnya.

Baca Juga :  Mas Pram Buka Konferensi Internasional BioFub dan Kongres PBI ke-18

Bahkan, warga pun menilai bahwa kinerja BPN Jakarta Barat jauh dari semangat reformasi birokrasi yang selama ini digaungkan pemerintah.

Pelayanan disebut lamban, tertutup, dan rawan memunculkan dugaan praktik tidak sehat di internal lembaga.

Lambannya penerbitan sertifikat ini berdampak serius. Warga kehilangan kepastian hukum atas tanah miliknya, tidak bisa mengurus pinjaman bank, hingga terhambat menjalankan usaha.

Ironisnya, semua itu terjadi di lembaga yang seharusnya menjadi garda terdepan kepastian hukum pertanahan.

Atas kondisi tersebut, Prengky secara tegas mendesak Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI agar turun langsung mengevaluasi dan mengaudit kinerja BPN Jakarta Barat.

“Kami minta Menteri ATR/BPN jangan tutup mata. Jangan biarkan kantor di daerah merusak kepercayaan publik. Kalau perlu copot pejabat yang tidak becus melayani rakyat,” tegas Prengky.

Baca Juga :  Menteri LH Sosialisasikan Gerakan Pilah Sampah Bersama Kader PKK di Jakarta Utara

Selain itu, Prengky juga mendesak Ombudsman RI dan DPR RI Komisi II untuk memanggil Kepala BPN Jakarta Barat dan membuka secara terang-benderang alasan mandeknya pengurusan sertifikat yang telah bertahun-tahun.

“Negara jangan kalah dengan birokrasi sendiri. Kalau sertifikat saja tidak bisa diselesaikan, lalu ke mana rakyat harus mengadu?” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPN Jakarta Barat belum memberikan tanggapan resmi atas keluhan warga tersebut.

Kini, suararealitas.co tengah berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak terkait. Konfirmasi akan dimuat pada kolom berikutnya.

Di saat situasi tidak menentu, suararealitas.co tetap berkomitmen memberikan fakta dan realita jernih dari situasi dan kondisi lapangan. Ikuti terus update terkini suararealitas.co.‎

Berita Terkait

Perjalanan Karier Panjang Seorang Aparatur: Dari Satpol PP, PTSP hingga Sekretaris Kelurahan Sunter Agung
HPN 2026: PT Pembangunan Jaya Ancol Apresiasi Peran Strategis Pers Nasional
Chairman of the Board of Trustees of the DPP ASWIN Aceng Syamsul Hadie, S S Sos., MM Congratulates the 2026 National Press Day..!!
Tasyakuran Potong Tumpeng Meriahkan Peringatan HPN 2026 di Polsek Kelapa Gading
Sekda Uus Buka Jakarta Lunar New Year Festival 2026 di Main Atrium Emporium Pluit Mall
Pembangunan JPO Puri Indah Raya, Dishub DKI Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
Normalisasi Kali Mookervaart, Pemkot Jakbar Gelar Kerja Bakti Massal
Pemprov DKI Jakarta dan PLN Sepakati Pembaruan Kerja Sama Kelistrikan di Kepulauan Seribu

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:09 WIB

Perjalanan Karier Panjang Seorang Aparatur: Dari Satpol PP, PTSP hingga Sekretaris Kelurahan Sunter Agung

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:57 WIB

Tak Rampung Bertahun-tahun, Pelayanan Sertifikat BPN Jakarta Barat Picu Kemarahan Warga

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:27 WIB

HPN 2026: PT Pembangunan Jaya Ancol Apresiasi Peran Strategis Pers Nasional

Senin, 9 Februari 2026 - 22:05 WIB

Chairman of the Board of Trustees of the DPP ASWIN Aceng Syamsul Hadie, S S Sos., MM Congratulates the 2026 National Press Day..!!

Senin, 9 Februari 2026 - 17:25 WIB

Tasyakuran Potong Tumpeng Meriahkan Peringatan HPN 2026 di Polsek Kelapa Gading

Berita Terbaru