Taruna KKP Bersihkan Lokasi Bencana Tak Terjangkau Alat Berat

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – Taruna Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan kesiapan penuh untuk membantu korban bencana di Sumatra dengan turun langsung ke lokasi terdampak. Para taruna diterjunkan KKP sebagai bagian dari dukungan untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Muhammad Ridho, salah satu Taruna Politenik AUP, mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang bisa berperan langsung membantu proses rekontruksi bencana. Baginya, penugasan ini menjadi bentuk tanggung jawab dalam membantu masyarakat.

“Saya siap 100 persen sebagai taruna yang diterbangkan ke Sumatra untuk membantu para korban terdampak bencana. Kami akan sekuat tenaga membantu Pemerintah,” kata Ridho dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Sabtu (17/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menuturkan, para taruna akan berkontribusi secara langsung melalui bantuan tenaga di lapangan. Selain itu, mereka juga akan menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di kampus untuk membantu penanganan korban terdampak bencana.

Adapun, para taruna tersebut membawa sejumlah peralatan dan perlengkapan pendukung untuk kegiatan di lapangan, seperti tali, sarung tangan, dan sepatu khusus. Selain itu, disiapkan pula berbagai alat bantu sederhana yang digunakan untuk mendukung kegiatan pembersihan.

Sebagai informasi, KKP baru-baru ini menerjunkan 1.142 taruna dari berbagai satuan pendidikan vokasi KKP ke lokasi bencana di Sumatra. Langkah tersebut bertujuan untuk membantu mempercepat penanganan wilayah bencana, khususnya pembersihan lokasi-lokasi yang tidak terjangkau alat berat.

Baca Juga :  Ombudsman RI Beri Catatan Pengawasan Pelayanan Publik Bidang Kemaritiman Investasi 2024 dan Proyeksi 2025

“Saya sudah ke sana dan medannya sangat luar biasa. Kami sudah memberikan pembekalan pada mereka. Tugasnya banyak, salah satunya membantu membersihkan lumpur karena lumpur di sana tinggi-tinggi,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono saat melepas para taruna di Halim beberapa waktu lalu.

Dia juga menegaskan bahwa pengerahan taruna merupakan wujud komitmen kehadiran negara di tengah masyarakat. Dirinya juga menyatakan kesiapan KKP untuk menambah jumlah taruna yang diterjunkan apabila dibutuhkan.

BIRO HUBUNGAN MASYARAKAT DAN KERJA SAMA LUAR NEGERI

PERS
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
NOMOR: SP.19/SJ.5/I/2026

*Taruna KKP Bersihkan Lokasi Bencana Tak Terjangkau Alat Berat*

Jakarta, (17/1) – Taruna Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan kesiapan penuh untuk membantu korban bencana di Sumatra dengan turun langsung ke lokasi terdampak. Para taruna diterjunkan KKP sebagai bagian dari dukungan untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Muhammad Ridho, salah satu Taruna Politenik AUP, mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang bisa berperan langsung membantu proses rekontruksi bencana. Baginya, penugasan ini menjadi bentuk tanggung jawab dalam membantu masyarakat.

“Saya siap 100 persen sebagai taruna yang diterbangkan ke Sumatra untuk membantu para korban terdampak bencana. Kami akan sekuat tenaga membantu Pemerintah,” kata Ridho dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Sabtu (17/1).

Baca Juga :  Seluruh Pihak Diimbau Jaga Kondusifitas Selama Kunjungan Paus ke Indonesia*

Dia menuturkan, para taruna akan berkontribusi secara langsung melalui bantuan tenaga di lapangan. Selain itu, mereka juga akan menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di kampus untuk membantu penanganan korban terdampak bencana.

Adapun, para taruna tersebut membawa sejumlah peralatan dan perlengkapan pendukung untuk kegiatan di lapangan, seperti tali, sarung tangan, dan sepatu khusus. Selain itu, disiapkan pula berbagai alat bantu sederhana yang digunakan untuk mendukung kegiatan pembersihan.

Sebagai informasi, KKP baru-baru ini menerjunkan 1.142 taruna dari berbagai satuan pendidikan vokasi KKP ke lokasi bencana di Sumatra. Langkah tersebut bertujuan untuk membantu mempercepat penanganan wilayah bencana, khususnya pembersihan lokasi-lokasi yang tidak terjangkau alat berat.

“Saya sudah ke sana dan medannya sangat luar biasa. Kami sudah memberikan pembekalan pada mereka. Tugasnya banyak, salah satunya membantu membersihkan lumpur karena lumpur di sana tinggi-tinggi,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono saat melepas para taruna di Halim beberapa waktu lalu.

Dia juga menegaskan bahwa pengerahan taruna merupakan wujud komitmen kehadiran negara di tengah masyarakat. Dirinya juga menyatakan kesiapan KKP untuk menambah jumlah taruna yang diterjunkan apabila dibutuhkan.

 

Berita Terkait

Indonesia Dorong Investasi Akuakultur Berkelanjutan Lewat Workshop FAO-CIRDAP
KKP Pastikan Pulau Umang Tidak Dijual & Tindak Tegas Pemanfaatan Ruang Laut Tanpa Izin
KKP Proyeksikan Ekosistem Karbon Biru Serap 10 Juta Ton CO2 per Tahun
Gerakan Aktivis Jakarta Gelar Diskusi Publik Modernisasi Sistem Air Bersih, Soroti Tantangan Infrastruktur dan Pembiayaan
KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark
KKP Tingkatkan Daya Saing Produk Perikanan dengan Jamin Ketertelusuran Rantai Pasok
Kabupaten Tangerang Raih Penghargaan Top BUMD Award 2026
Baintelkam Polri Kunjungi Mako Bang Japar, Fahira Idris Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Sampaikan 5 Rekomendasi

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:13 WIB

Indonesia Dorong Investasi Akuakultur Berkelanjutan Lewat Workshop FAO-CIRDAP

Rabu, 15 April 2026 - 22:31 WIB

KKP Pastikan Pulau Umang Tidak Dijual & Tindak Tegas Pemanfaatan Ruang Laut Tanpa Izin

Rabu, 15 April 2026 - 14:20 WIB

KKP Proyeksikan Ekosistem Karbon Biru Serap 10 Juta Ton CO2 per Tahun

Selasa, 14 April 2026 - 17:07 WIB

Gerakan Aktivis Jakarta Gelar Diskusi Publik Modernisasi Sistem Air Bersih, Soroti Tantangan Infrastruktur dan Pembiayaan

Selasa, 14 April 2026 - 13:17 WIB

KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark

Berita Terbaru

TNI-Polri

11 Ribu Peserta Siap Meriahkan Kemala Run 2026 di Bali

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:26 WIB