Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTDua Tahun Pemerintahan Prabowo, KNMP Terbukti Jadi Penggerak Ekonomi PesisirKomentar: 0

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, KNMP Terbukti Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir

Suara Realitas, 20 Oktober 2026, 15:51 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf

 

JAKARTA, (20/10) – Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahap I yang dijalankan Kementerian Kelautan dan Perikanan di 65 lokasi terbukti berkontribusi menjadi penggerak ekonomi pesisir. Sejak dilakukan ujicoba operasional pada awal Juni 2026, program andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut berhasil memperdagangkan 719 ton ikan senilai Rp18,77 miliar.

“Ini capaian baik di dua tahun kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo bahwa program prioritas beliau benar-benar bermanfaat dan membantu masyarakat pesisir menjadi lebih produktif,” ungkap Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam siaran resmi di Jakarta, Selasa (20/10).

Nilai Rp18,77 miliar adalah hasil pengiriman ikan dari sejumlah titik KNMP untuk diperdagangkan ke pasar domestik diantaranya Jakarta, Kendari, Medan, Surabaya, Bandarlampung, Ternate hingga Dompu. Produk perikanan yang dihasilkan KNMP Margasari, Lampung bahkan sudah diekspor ke China.

Menteri Trenggono menambahkan, KNMP tidak hanya mendorong pergerakan ekonomi perikanan di hulu tapi juga menggeliatkan usaha perikanan di hilir, dengan produk yang dihasilkan berupa tuna loin dan tuna fillet. Sedangkan komoditas perikanan utama yang dihasilkan yakni tuna, cumi, gurita, tongkol, bawal, ikan demersal, dan kakap putih.

Baca Juga :  Bupati Dampingi Hanif Faisol Nurofiq Meninjau Lokasi Waste To Energy di TPA Jatiwaringin

“KNMP memang dibangun untuk menghidupkan ekosistem perikanan dari hulu sampai hilir. Jadi selain nelayan yang didorong produktif, ikan-ikan yang dihasilkan juga diolah menjadi produk bernilai tambah,” ungkap Menteri Trenggono.

Tahun 2025 KKP telah membangun 100 titik KNMP di sejumlah pesisir Indonesia. Sebanyak 65 lokasi telah dilakukan ujicoba operasi, sedangkan 35 titik lainnya tahap penyelesaian fisik bangunan. Setiap lokasi dilengkapi fasilitas perikanan mulai dari dermaga, cold storage, kendaraan berpendingin, sentra kuliner, mesin, kios perbekalan, bengkel, hingga pabrik es.

Selain fasilitas tersebut, KKP memberikan pendampingan untuk mengidentifikasi potensi dan peluang bisnis serta mencari mitra usaha, dan memberikan pendampingan terkait legalitas dan perizinan usaha. KKP juga membekali pengurus koperasi pelatihan administrasi usaha, pengelolaan rantai dingin, literasi keuangan, diversifikasi produk, serta pemenuhan sertifikasi kelayakan pengolahan dan distribusi ikan.

Baca Juga :  Kemhan RI Luncurkan Lorong Sejarah untuk Masyarakat

KKP turut membantu membuka akses pasar bagi unit usaha KNMP melalui kemitraan dengan unit pengolahan ikan, eksportir, pemasok, distributor, pedagang pengumpul, koperasi perikanan, hingga kelompok pengolah hasil perikanan. KKP juga menghubungkan pengelola KNMP dengan lembaga keuangan, termasuk bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Di tahun 2026, KKP kembali membangun 1.269 lokasi KNMP yang saat ini masih dalam pembangunan fisik. Berbeda dengan KNMP sebelumnya, pembangunan 1.269 KNMP mengusung konsep hub dan penyangga agar makin banyak daerah pesisir yang terintegrasi dengan sarana-prasarana perikanan di lokasi KNMP hub.

 

Lihat Nasional Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Nasional
Berita AktualKanal lain