Barikade 98 Tegaskan Sikap: Halal Bihalal Jadi Momentum Kawal Demokrasi

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co — Barikade 98 (Barisan Rakyat Indonesia Kawal Demokrasi 98) kembali menegaskan eksistensinya sebagai kekuatan moral dalam lanskap kebangsaan melalui gelaran Halal Bihalal bertema “Kawal Demokrasi, Jaga Indonesia” yang berlangsung di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi pasca-Idul Fitri, tetapi juga menjelma sebagai ruang konsolidasi ideologis dan refleksi kritis atas arah perjalanan demokrasi Indonesia. Hadir dalam acara tersebut keluarga besar Barikade 98, tokoh-tokoh pergerakan, serta para aktivis lintas generasi, termasuk mereka yang terlibat langsung dalam momentum bersejarah Reformasi 1998.

Dalam suasana yang hangat namun sarat semangat perjuangan, diskursus yang berkembang menunjukkan kegelisahan kolektif atas berbagai dinamika kebangsaan mutakhir. Para peserta menyoroti sejumlah gejala yang dinilai mengindikasikan kemunduran kualitas demokrasi, mulai dari menguatnya sentralisasi kekuasaan, melemahnya kontrol sipil terhadap institusi negara, hingga menyempitnya ruang kebebasan berekspresi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Barikade 98, Benny Rhamdani, dalam sambutannya menegaskan bahwa Halal Bihalal harus dimaknai sebagai momentum strategis untuk memperkuat komitmen kebangsaan, bukan sekadar ritual sosial tahunan.

Baca Juga :  Rakernas ke-3 Kamar Entrepreneur Indonesia (KEIND) Angkat Tema “KEIND Embrace Internasional Entrepreneurship”

“Halal bihalal adalah ruang untuk menyatukan kembali semangat perjuangan. Ini bukan sekadar tradisi, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam menjaga demokrasi dan keutuhan bangsa,” ujarnya di hadapan para peserta.

Ia juga secara tegas mengingatkan adanya potensi penyimpangan kekuasaan yang, jika tidak dikawal secara kritis, dapat menggerus prinsip-prinsip demokrasi yang telah diperjuangkan sejak era reformasi. Menurutnya, indikasi pembungkaman terhadap suara kritis serta tekanan terhadap aktivis merupakan sinyal yang tidak boleh diabaikan.

“Kita sedang menghadapi situasi di mana kekuasaan berpotensi melampaui batas. Kritik dibungkam, aktivis mengalami tekanan, dan ada upaya mengendalikan sumber daya negara tanpa berpihak pada kepentingan rakyat,” tegasnya.

Lebih jauh, Benny menyinggung pentingnya menjaga marwah doktrin kebangsaan seperti Sapta Marga dan sumpah prajurit agar tetap berorientasi pada kepentingan negara dan rakyat, bukan menjadi alat legitimasi kekuasaan.

“Kesetiaan itu kepada Merah Putih, kepada rakyat Indonesia, bukan kepada kekuasaan yang menyimpang dari konstitusi,” lanjutnya.

Baca Juga :  Cata PK TNI AL Panda Lantamal III Jakarta Siap Bertarung di Seleksi Tingkat Pusat

Sebagai organisasi yang lahir dari rahim Reformasi 1998, Barikade 98 menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan dalam mengawal demokrasi. Konsolidasi gerakan, penguatan nalar kritis, serta keberanian menyuarakan kebenaran disebut sebagai pilar utama yang akan terus dijaga.

Dalam sesi diskusi yang berlangsung dinamis, sejumlah peserta juga menekankan pentingnya membangun solidaritas lintas generasi guna memastikan nilai-nilai reformasi tidak tergerus oleh pragmatisme politik. Mereka sepakat bahwa tantangan ke depan tidak hanya soal mempertahankan demokrasi secara prosedural, tetapi juga memastikan keadilan substantif benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Acara ditutup dengan semangat kebersamaan dan tekad kolektif untuk terus menjaga arah demokrasi Indonesia agar tetap berpijak pada nilai keadilan, kebebasan, serta kesejahteraan sosial. Melalui momentum ini, Barikade 98 kembali menegaskan posisinya sebagai garda moral yang konsisten mengawal konstitusi dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Berita Terkait

Baintelkam Polri Kunjungi Mako Bang Japar, Fahira Idris Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Sampaikan 5 Rekomendasi
HUT ke-50 Perumdam TKR, Bupati Tangerang Tekankan Inovasi dan Pelayanan Air Bersih
Ulama dan Cendekiawan Muslim RI Serukan Persatuan Dunia Islam, Dorong Aliansi Global Kemanusiaan
Kementerian PPPA Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perlindungan Inklusif Anak dengan Down Syndrome
Funfest IKA ITS 2026: Dari Silaturahmi Alumni ke Aksi Sosial dan Pemberdayaan UMKM
Rektor ITS Dorong Hilirisasi Riset dan Penguatan Peran Alumni di Funfest IKA ITS 2026
Revitalisasi Satuan Pendidikan: BEM PTMAI Bukti Tercapainya Menuju Indonesia Emas
Pembacaan Agenda Politik Perempuan dan Rekomendasi Perempuan: Memimpin Keadilan Transformatif dan Ekologis

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 20:39 WIB

Baintelkam Polri Kunjungi Mako Bang Japar, Fahira Idris Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Sampaikan 5 Rekomendasi

Senin, 13 April 2026 - 18:58 WIB

Barikade 98 Tegaskan Sikap: Halal Bihalal Jadi Momentum Kawal Demokrasi

Senin, 13 April 2026 - 15:52 WIB

HUT ke-50 Perumdam TKR, Bupati Tangerang Tekankan Inovasi dan Pelayanan Air Bersih

Senin, 13 April 2026 - 14:41 WIB

Ulama dan Cendekiawan Muslim RI Serukan Persatuan Dunia Islam, Dorong Aliansi Global Kemanusiaan

Senin, 13 April 2026 - 12:50 WIB

Kementerian PPPA Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perlindungan Inklusif Anak dengan Down Syndrome

Berita Terbaru