Kang Rahmad Sukendar Demo di Kejaksaan Agung Buntut Laporkan Dugaan Seleksi JPT Tertutup di Kabupaten Serang

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Polemik seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) di Kabupaten Serang kembali mencuat.

Ketua Umum BPIKPNPARI, Rahmad Sukendar menyatakan, bahwa pihaknya pada Rabu, 21 Januari 2026 telag menggelar aksi unjuk rasa di Kejaksaan Agung Republik Indonesia sekaligus melaporkan dugaan pelaksanaan seleksi JPT yang dinilai tertutup dan minim transparansi.

Rahmad menyoroti sikap Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang bersama Panitia Seleksi JPT yang dinilai tidak membuka ruang pengawasan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, permohonan audiensi dari Forum Aktivis Muda Serang (FAMS) tidak pernah direspons, bahkan surat pemberitahuan aksi massa disebut sempat ditolak.

“Ketika audiensi tidak ditanggapi dan ruang kritik tertutup, publik patut mempertanyakan proses seleksi tersebut. Seleksi JPT seharusnya dilaksanakan secara terbuka, objektif, dan akuntabel,” kata Rahmad Sukendar kepada suararealitas.co di lokasi.

Baca Juga :  Suasana Hangat Selimuti Halal Bihalal Tokoh Pemuda Jakbar, Rajut Silaturahmi dan Pererat Sinergi

Bahkan, ia menegaskan, seleksi jabatan pimpinan tinggi merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi.

Oleh karena itu, prosesnya harus menjunjung prinsip transparansi, profesionalitas, dan bebas dari konflik kepentingan.

“Jabatan pimpinan tinggi menentukan arah kebijakan dan kualitas pelayanan publik. Jika prosesnya tidak transparan, maka hasilnya berpotensi bermasalah,” ujarnya.

Atas dasar itu, BPIKPNPARI sudah menyampaikan laporan resmi dikejaksaan Agung Kejaksaan Agung RI dan diterima Kasubdit Pengaduan Masyarakat Pidsus Kejaksaan Agung.

Rahmad sangat berharap aparat penegak hukum dapat melakukan pengawasan dan pendalaman guna memastikan tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan maupun maladministrasi dalam seleksi tersebut.

Baca Juga :  Koramil 01 Teluknaga Bantah Tudingan Kendaraan Dinas Dipakai Warga Sipil

“Hari ini kami sudah memberikan laporan resmi kepada Kejaksaan Agung untuk dapat melakukan penelaahan dan pengawasan hukum terhadap proses seleksi JPT di Kabupaten Serang,” jelasnya.

Selain itu, Rahmad juga menegaskan bahwa aksi unjuk rasa dengan membawa massa dari BPI sebanyak 100 orang telah ditempuh sesuai prosedur yang berlaku.

“Surat pemberitahuan aksi telah kami sampaikan kepada Polda Metro Jaya melalui Bagian Administrasi Intelkam,” katanya.

Ia menutup dengan menegaskan komitmen BPIKPNPARI untuk terus mengawal persoalan ini hingga tuntas.

“Kami akan terus mengawasi agar pengisian jabatan publik dilakukan sesuai aturan dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Aceng Syamsul Hadie (ASH): Kasus Pemotongan Paksa Rambut Siswi SMKN 2 Garut adalah Pelanggaran Berat dan Mencederai Martabat Perempuan.
Ada Mayat di Dalam Sumur, Warga Mauk Geger
Parkir Liar di Kawasan Danau Sunter, Sudinhub Jakut: Kita Tertibkan!
Parkir Liar di Kawasan Danau Sunter, Pembiaran atau Pembinaan?
Bangunan Tanpa PBG di Pinangsia Makan Korban Jiwa
Tabrakan Maut di Bekasi Timur: KRL Diseruduk KA Argo Bromo Anggrek
Kolaborasi DPR RI, DPRD Jabar, FKJBP, dan KNPI Jasinga untuk Warga Terdampak Banjir
Dirjen Bina Keuda Kemendagri Dorong Daerah Lakukan Creative Financing

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:12 WIB

Aceng Syamsul Hadie (ASH): Kasus Pemotongan Paksa Rambut Siswi SMKN 2 Garut adalah Pelanggaran Berat dan Mencederai Martabat Perempuan.

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:16 WIB

Ada Mayat di Dalam Sumur, Warga Mauk Geger

Senin, 4 Mei 2026 - 19:52 WIB

Parkir Liar di Kawasan Danau Sunter, Sudinhub Jakut: Kita Tertibkan!

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:36 WIB

Parkir Liar di Kawasan Danau Sunter, Pembiaran atau Pembinaan?

Rabu, 29 April 2026 - 20:55 WIB

Bangunan Tanpa PBG di Pinangsia Makan Korban Jiwa

Berita Terbaru