Bulan K3 Nasional 2026 Tekankan Pengendalian Bahaya Kimia dan Edukasi Keselamatan Sejak Dini

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, Suararealitas.co – Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 menjadi momentum penguatan budaya keselamatan kerja melalui penyelenggaraan Seminar bertema “Chemical Hazard at Workplace” yang digelar di Jakarta, Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini menekankan pentingnya pengendalian bahaya bahan kimia di lingkungan kerja sekaligus memperluas edukasi K3 lintas usia sebagai upaya menekan angka kecelakaan kerja.

Seminar yang berlangsung selama dua hari tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Balai Besar Keselamatan Kerja (BBKK) yang dirancang secara komprehensif. Dalam satu rangkaian, dua seminar utama digelar dengan fokus pada penanganan bahaya bahan kimia serta isu pemeriksaan dan keselamatan kerja. Selain itu, agenda lanjutan juga dilaksanakan hingga esok hari, mencakup kegiatan pemeriksaan keselamatan dan aspek teknis pekerjaan lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar K3 Jakarta, Waluyo, mengatakan bahwa rangkaian Bulan K3 Nasional 2026 tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga sarana edukasi publik yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya penerapan K3 secara konsisten dan terukur.

Baca Juga :  Pimpinan Cabang BRI Tangerang Merdeka Berikan Pembinaan dan Pengarahan kepada Tim Keamanan

“Dalam K3, kunci utama keselamatan adalah pengujian dan pemeriksaan. Melalui pendekatan ini, potensi risiko dapat dikenali sejak awal dan dikendalikan sebelum berkembang menjadi kecelakaan kerja,” ujar Waluyo.

Menariknya, rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional 2026 juga menyasar kelompok usia dini. BBKK menginisiasi program edukasi K3 untuk anak-anak sebagai bagian dari upaya menanamkan budaya keselamatan sejak dini. Langkah ini diharapkan dapat membentuk generasi yang memiliki kesadaran terhadap potensi bahaya serta mampu mengenali dan menilai risiko sejak awal kehidupan.

“Edukasi K3 perlu dikenalkan dari usia dini agar generasi muda ke depan memiliki pemahaman sejak awal dan mampu meneruskan budaya keselamatan kerja. Anak-anak kita diharapkan dapat mengenali bahaya, mempelajarinya, dan memahami risiko secara sederhana namun bermakna,” jelasnya.

Baca Juga :  BO Palmerah Ikut Meriahkan BRILLIAN SPORTAKULER Menjelang HUT BRI ke-130

Selain seminar dan edukasi anak, kegiatan juga diisi dengan pameran Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) serta demonstrasi pemadaman kebakaran. Seluruh rangkaian ini akan berlangsung hingga esok hari dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan K3 dari lintas sektor.

Waluyo menambahkan, edukasi K3 diharapkan dapat terus didistribusikan secara luas, tidak hanya melalui kegiatan pemerintah, tetapi juga dilanjutkan oleh dunia usaha dan industri di lingkungan kerja masing-masing.

“Program ini pada akhirnya ditujukan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan sejalan dengan harapan pimpinan serta Kementerian. Kami pun cukup terkejut melihat antusiasme anak-anak yang mulai mengenal K3 sejak dini melalui kegiatan ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Produk Perikanan Indonesia Makin Bernilai di Pasar Internasional
Pandeglang Raih Penghargaan Nasional atas Penguatan Tata Kelola dan Pembangunan Desa
Rakernas APDESI 2026, Kades Sumberkola Soroti Ketahanan Pangan Desa
H. Junaedi Dilantik di Rakernas APDESI, Siapkan Arah Pembangunan Desa
Kades Wonoasri Soroti Peran Koperasi dan Pertanian dalam Rakernas APDESI
Kepala Desa Sumbon Hadiri Rakernas APDESI, Dorong Sinergi Pembangunan Desa Menuju Indonesia Emas 2045
Di Rakernas APDESI, Sugiyanto Angkat Masalah Modal Petani dan Peran Kopdes
TAXPO 2026, Bupati Tangerang Dorong Budaya Sadar Pajak di Ruang Publik

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 17:51 WIB

Produk Perikanan Indonesia Makin Bernilai di Pasar Internasional

Senin, 16 Februari 2026 - 14:36 WIB

Pandeglang Raih Penghargaan Nasional atas Penguatan Tata Kelola dan Pembangunan Desa

Senin, 16 Februari 2026 - 13:23 WIB

H. Junaedi Dilantik di Rakernas APDESI, Siapkan Arah Pembangunan Desa

Senin, 16 Februari 2026 - 12:56 WIB

Kades Wonoasri Soroti Peran Koperasi dan Pertanian dalam Rakernas APDESI

Senin, 16 Februari 2026 - 12:29 WIB

Kepala Desa Sumbon Hadiri Rakernas APDESI, Dorong Sinergi Pembangunan Desa Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru