JAKARTA, Suararealitas.co – Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat dalam rangka rencana pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di lahan milik Dinas Pertamanan dan Pemakaman yang terletak di RT 01/04, Kelurahan Semper Barat (Sembar), Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (02/12/2025), Pemerintah Kelurahan Semper Barat menggelar Focus Group Discussion
(FGD), di RPTRA Tipar Asri.
Turut hadir dalam kesempatan itu, Lurah Semper Barat Alex, anggota DPRD DKI Komisi D dari Fraksi Partai Demokrat Hj. Neneng, Ketua LMK Suhadi dan anggota, tiga pilar, pengurus RT, RW, FKDM, warga, tokoh masyarakat serta Sindy perwakilan Sudin Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lurah Semper Barat, Alex mengatakan, tindakan pemerintah cepat dengan melakukan FGD bersama warga khususnya yang berdekatan dengan lokasi.
“FGD ini dilaksanakan dalam rangka menampung aspirasi warga terkait rencana pembangunan RTH,”terangnya dalam sambutan.
Ditempat yang sama, anggota Dekot Jakarta Utara Epriyanto mengatakan, dengan adanya rencana pembangunan RTH tersebut harus dimanfaatkan dengan baik oleh warga.
“Kita pingin tempat yang kemarin penuh lumpur besok menjadi cahaya harapan bagi kita. Nantinya, kalau RTH ini terbentuk ini bukan kerja satu orang tapi merupakan kerja dari bersama-sama. Kita nyakini dari tempat yang kotor bisa dibenahi. Tempat yang rusak bisa diperbaiki,”katanya dalam sambutan.
Sementara itu, anggota DPRD DKI Komisi D dari Fraksi Demokrat, Hj. Neneng mengatakan, kegiatan FGD ini minimal harus dirutinkan sehingga tidak lagi ada kesenjangan antara pembangunan di DKI dengan wilayah-wilayah yang memang menjadi prioritas dinas-dinas yang terkait di wilayah Jakarta Utara.
“Sudin pertamanan dan pemakaman bagus langsung merespon agar tidak ada gejolak di tengah-tengah warga,”ungkapnya.
ketua RW 04, Uje dikesempatan itu mengatakan, terkait usulan warga dalam FGD ini adalah warga minta dilokasi ini dapat segera di bangun taman yang sesuai dengan peruntukannya.
“Saat ini dilokasi tersebut dijadikan sebagai akses trailer dan parkir mobil milik Sudin Lingkungan Hidup akibatnya menggangu warga karena menimbulkan kebisingan dan warga mengeluh bau sampah. Warga juga berharap dilahan milik Dinas Pertamanan dan Pemakaman tersebut dapat dibangun gedung serbaguna dan kalau dimungkinkan di bangunkan sarana olahraga yakni berupa kolam renang,”terangnya.
Tokoh pemuda Kelurahan Semper Barat, Ade Saputra mengatakan dengan adanya FGD ini ada point spesifik lagi yang kita dapat dari warga yakni kedatangan anggota DPRD DKI, di kesempatan ini kami menyampaikan beberapa hal selain dari Sudin Pertamanan dan Pemakaman yang lebih utama, disini kami juga bisa menyampaikan aspirasi dari warga terkait pembangunan turap dan batas kali.
“Hadirnya anggota DPRD DKI dikegiatan ini adalah kesempatan emas karena kita bisa sampaikan usulan warga juga. Dimana beberapa kali reses anggota DPRD DKI hingga saat ini usulan tersebut belum terealisasi. Mudah-mudahan dengan hadirnya Bu Neneng usulan warga yakni terkait turap dan pembatasan kali di RT 01/04 bisa terealisasi,”tambahnya.
(*/Kipray)




































