Sekum Inkop TKBM: Tanpa PBM Kegiatan di Pelabuhan Bisa Berjalan

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET: Sekretaris Umum Inkop TKBM, Victoria Wewo. (Foto: suararealitas.co)

POTRET: Sekretaris Umum Inkop TKBM, Victoria Wewo. (Foto: suararealitas.co)

JAKARTA, suararealitas.co – Sekretaris Umum Induk Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (Inkop TKBM), Victoria Wewo menanggapi pernyataan Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat (APBMI) H. Juswandi yang menyebut pengelolaan TKBM di pelabuhan saat ini sebagai bentuk monopoli.

Victoria menegaskan, TKBM berada dan bekerja di pelabuhan ada dasarnya dan direstui 3 kementerian, sehingga terbit Surat Keputusan Bersama (SKB) Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Direktur Jenderal Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Deputi Bidang Kelembagaan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (SKB 2 Dirjen dan 1 Deputi) Tentang Pembinaan dan Penataan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat di Pelabuhan.

Selain itu, keberadaan TKBM juga mengacu kepada Permenkop KUKM Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi Dalam Penyelenggaraan Tenaga Kerja Bongkar Muat di Pelabuhan dan dikuatkan lagi dengan SE Deputi Bidang Perkoperasian Kemenkop RI Nomor 7 Tahun 2024 tentang Pemberlakuan Peraturan Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah RI No 6 Tahun 2023 Tentang Pelindungan dan Pemberdayaan Koperasi dalam Penyelenggaraan Tenaga Kerja Bongkar Muat di Pelabuhan.

“Jadi kami bekerja dan menuntut hak ada dasarnya. Jangan sembarangan bilang monopoli. Sudah ada lembaga yang memutuskan apakah sebuah usaha itu melakukan monopoli atau tidak yakni KPPU,” tegas Victoria kepada suararealitas.co, Selasa (4/11/2025).

Terkait penyelenggaraan Koperasi TKBM, Victoria pun mengkaitkan serupa dengan penyelenggaraan Koperasi Merah Putih yang dibentuk oleh pemerintah dimana di setiap desa hanya satu koperasi desa.

Diterangkannya, penyelenggaraan TKBM di pelabuhan oleh Koperasi TKBM merupakan amanah dari pemerintah melalui Inpres dan SKB sejak tahun 1985.

Baca Juga :  BRI BO Rangkasbitung Salurkan KUR untuk UMKM Furnitur Kayu di Lebak, Dukung Pertumbuhan Industri Lokal

Victoria juga mengatakan bahwa TKBM di pelabuhan sudah jauh lebih dahulu ada dan bekerja di pelabuhan.

Menurutnya, tanpa PBM pun, kegiatan di pelabuhan tetap berjalan.

“Mengenai biaya logistik bisa kita buka-bukaan. Yang punya “sawah” siapa, yang punya peralatan siapa ?? Kalau kami jelas posisinya sebagai pekerja,” ungkap Victoria.

Sebelumnya, Ketum APBMI, H. Juswandi menyebut pengelolaan TKBM di pelabuhan saat ini sebagai bentuk monopoli.

Penyebutan monopoli itu disampaikannya di Rakernas APBMI yang digelar di Surabaya, beberapa waktu lalu. Bahkan, pernyataannya tersebut juga dimuat di salah satu media online.

Berita Terkait

Kemenhub Periksa 3 Kapal Penumpang di Pontianak untuk Pastikan Kelaiklautan Kapal Jelang Angkutan Lebaran 2026
KANA Group Masuk Top 50 Koperasi dan UKM Ekspor 2026, Perkuat Posisi di Pasar Global
KKP Kirim 1.852 Kontainer Udang Bersertifikat Bebas Cesium ke AS dalam Tiga Bulan
Tenun Lurik Prasojo Raih Top 50 UKM Ekspor Award 2026
Top 50 UKM Ekspor 2026, Ramantha Kitchen Buktikan Daya Saing Produk Daerah
Ekspor Kopi Robusta ke Mesir, KDMP Sidomulyo Raih Penghargaan Nasional
Peluang Media Group Apresiasi 50 Koperasi dan UMKM Berorientasi Ekspor
JMSI Jembatani Koperasi Daerah ke Kementerian, Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:06 WIB

Kemenhub Periksa 3 Kapal Penumpang di Pontianak untuk Pastikan Kelaiklautan Kapal Jelang Angkutan Lebaran 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:41 WIB

KANA Group Masuk Top 50 Koperasi dan UKM Ekspor 2026, Perkuat Posisi di Pasar Global

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:33 WIB

KKP Kirim 1.852 Kontainer Udang Bersertifikat Bebas Cesium ke AS dalam Tiga Bulan

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:52 WIB

Tenun Lurik Prasojo Raih Top 50 UKM Ekspor Award 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:42 WIB

Top 50 UKM Ekspor 2026, Ramantha Kitchen Buktikan Daya Saing Produk Daerah

Berita Terbaru

Megapolitan

TPU Kebon Nanas Kini Hadirkan 2.000 Petak Makam Baru

Kamis, 12 Feb 2026 - 08:39 WIB

Berita Aktual

Massa KMHN lakukan unjuk rasa Segel Gedung Bea Cukai Marunda

Kamis, 12 Feb 2026 - 08:17 WIB