“Komisi IX DPR RI dan Badan Gizi Nasional Perkuat Program Makan Bergizi untuk Generasi Emas 2045”

- Jurnalis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG – Suararealitas.co || Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui Program Makan Bergizi (MBG). Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun fondasi kesehatan masyarakat menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

Kegiatan sosialisasi MBG digelar di Desa Sukadana, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, pada Senin (13/10). Sosialisasi tersebut menjadi wadah edukasi mengenai pentingnya pola makan seimbang serta upaya bersama untuk mengurangi masalah gizi, termasuk stunting.

Anggota Komisi IX DPR RI Tubagus Haerul Jaman menjelaskan, MBG bukan hanya sebatas program penyediaan makanan, tetapi juga sarana membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi sebagai investasi masa depan bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program Makan Bergizi tidak sekadar memberi makanan, tapi menanamkan pemahaman bahwa gizi adalah kunci kemajuan. Anak-anak yang tumbuh dengan nutrisi baik akan menjadi generasi cerdas, sehat, dan tangguh,” ujarnya. Minggu, 19 Oktober 2025.

Baca Juga :  Police Go To School, Kapolres Jakbar: Jadilah Anak yang Santun, Beretika, dan Kebanggaan Orang Tua

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk kebiasaan makan yang sehat. Menurutnya, pendidikan gizi dimulai dari rumah agar anak terbiasa dengan pola makan seimbang.

“Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak dalam memahami pentingnya gizi. Bila dari rumah sudah terbentuk pola makan sehat, masyarakat secara keseluruhan akan tumbuh lebih kuat dan mandiri,” tambah Tubagus.

Sementara itu, Tenaga Pakar BGN Ikeu Tanziha menegaskan bahwa upaya penanganan gizi dan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial. Ia menilai, faktor gizi, pola asuh, kebersihan lingkungan, serta akses layanan kesehatan saling berkaitan dan harus diatasi secara terpadu.

“Stunting tidak hanya disebabkan oleh kurang makan, tapi juga pola hidup dan lingkungan. Program MBG hadir untuk memperkuat ketahanan gizi masyarakat dengan memberikan edukasi dan membangun kebiasaan makan yang baik,” jelasnya.

Baca Juga :  Berkedok Truk Pengangkut Jeruk, Sindikat Sabu 12 Kg Digulung Polres Metro Jakpus di Tol Jakarta-Cikampek

Ikeu menambahkan, keberlanjutan edukasi gizi menjadi kunci agar masyarakat tidak hanya menerima makanan bergizi, tetapi juga memahami cara mengelolanya dalam kehidupan sehari-hari.

“Tujuan utama program ini bukan sekadar memberi makan, melainkan membangun kesadaran bahwa gizi adalah investasi untuk masa depan yang sehat dan produktif,” tegasnya.

Dari sisi pelaksanaan, Staf Administrasi Anggota DPR Ahmad Sanukri turut mengajak masyarakat untuk aktif mendukung program MBG di daerah masing-masing. Ia menilai, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak.

“Makan bergizi bukan berarti makan banyak, tetapi makan dengan komposisi seimbang sesuai kebutuhan tubuh. Dengan kerja sama semua elemen, kita bisa melahirkan generasi yang kuat, sehat, dan produktif,” ujarnya.

Berita Terkait

Musrenbangdes Tulungrejo Bahas RKPDes 2027, Warga Aktif Sampaikan Aspirasi
Jaga Kebersihan Lingkungan, TP PKK Berperan Penting Tangani Persoalan Sampah
Dugaan Intimidasi di Rumah Doa GKPI Rajeg, Laporan Resmi Masuk Polresta Tangerang
Program Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu Perlu Terintegrasi dalam Perencanaan Daerah
Kontainer Terbakar di NPCT 1, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gandeng Labfor Lakukan Penyelidikan
Tiga Orang Bawa Sajam Diduga Mengamuk di Jalan Sertu Semanan Kalideres, Warga Minta Polisi Bertindak
ISO Tank Berisi Bahan Kimia Terbakar Hebat di NPCT1 Tanjung Priok, 11 Unit Damkar Dikerahkan
Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:05 WIB

Musrenbangdes Tulungrejo Bahas RKPDes 2027, Warga Aktif Sampaikan Aspirasi

Selasa, 22 September 2026 - 17:41 WIB

Jaga Kebersihan Lingkungan, TP PKK Berperan Penting Tangani Persoalan Sampah

Selasa, 22 September 2026 - 15:59 WIB

Dugaan Intimidasi di Rumah Doa GKPI Rajeg, Laporan Resmi Masuk Polresta Tangerang

Selasa, 22 September 2026 - 12:56 WIB

Program Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu Perlu Terintegrasi dalam Perencanaan Daerah

Selasa, 22 September 2026 - 10:23 WIB

Kontainer Terbakar di NPCT 1, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gandeng Labfor Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru

Kabar Polisi

Polda Banten Ungkap Hasil Identifikasi Korban Kapal Arupadhatu 1

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:15 WIB