Recruitment Pegawai Teknis dan Kesehatan, Tuai Kontroversial Warga Net

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG, Suararealitas.co – Dinas Kesehatan Kota Tangerang membuka seleksi penerimaan pegawai non ASN BLUD UPT Dinas Kesehatan Kota Tangerang yang tercantum dalam pengumuman Nomor : 648 Tahun 2025. Namun open recruitment menuai kontroversial dari warga net.

Pasalnya open recruitment melalui aplikasi dinkes.tangerangkota.go.id tersebut sangat singkat mulai tanggal 17  sampai 19 September 2025. Tidak sama apa yang di beritakan palapanews.com yang menulis seleksi dimulai tanggal 18 September hingga 29 September 2025.

Ketidak percayaan masyarakat atas open recruitment terus bergulir tanpa terkecuali warga net yang menunjukan kekecewaan terhadap singkatnya rekrutmen tersebut yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Tangerang.

Salah satunya cuitan akun faqih.sueb yang berkomentar di akun Instagram dinkes.tangerangkota.go.id menuliskan. “Buat orang dalem ya min? surat edaran di TTD tgl 17 pengumuman di keluarkan tgl 18 jam 5 sore di web eh di tutup tanggal 19 udah gitu webnya alasanya eror, ” tulisnya.

Sementara, saat di konfirmasi bidang hukum Dinas Kesehatan Kota Tangerang membantah pembukaan tersebut terlalu singkat terbukti usai dibukanya rekrutmen tersebut langsung mencapai 2000 lebih pendaftar.

“Menurut saya open recruitment untuk teknis kesehatan sudah standar dan tidak butuh lama bagi para pendaftar untuk mengakses, terbukti beberapa jam saja sudah ada yang mendaftar 2000 ribu lebih pendaftar,” ujarnya.

Baca Juga :  Dansat Brimob Metro Tinjau Gereja dan Pospam, Pastikan Kesiapan Layanan Nataru 2025

Menanggapi hal tersebut Saleh Harahap Wakil Ketua Bidang Tenaga Kerja Barisan Perjuangan Rakyat Jelata (Barata) menilai mulai dari pengumuman dan batas pendaftaran, waktunya amat singkat, sehingga terkesan Dinas Kesehatan menutup nutupi rekrutmen tersebut, sedangkan pemerintah sedang menggalakan Keterbukaan informasi publik.

“Saya kira sangat wajar apabila masyarakat mengkritik apa yang menjadi kebijakan yang dinilai tidak transparan. Untuk itu saya akan menunggu siapa saja dari 373 Loker yang diterima, apakah ada bagian dari orang dalam, kita lihat nanti,” tegasnya

Berita Terkait

Massa KMHN Segel Gedung Bea Cukai Marunda
Ban Kempes di Tol Jagorawi, Penumpanh Keluhan Kondisi dan Jadwal Bus CBU Rute Priok – Lewi Liang
Laboratorium Sosial Dalam Pemolisian berbasis riset dan keilmuan
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Bersama Forkopimko, Korve Bersih – Bersih Pesisir Laut Marunda
TMMD Ke-127 Kodim 0912/Kubar Mulai Bangun RTLH Warga Linggang Amer
Massa KMHN lakukan unjuk rasa Segel Gedung Bea Cukai Marunda
Perjalanan Karier Panjang Seorang Aparatur: Dari Satpol PP, PTSP hingga Sekretaris Kelurahan Sunter Agung
Pastikan Kesiapan Alat Komunikasi, Kodim 1710/Mimika Ikuti Vicon dengan Komlekdam XVII/Cenderawasih

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:08 WIB

Massa KMHN Segel Gedung Bea Cukai Marunda

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:07 WIB

Ban Kempes di Tol Jagorawi, Penumpanh Keluhan Kondisi dan Jadwal Bus CBU Rute Priok – Lewi Liang

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:00 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Bersama Forkopimko, Korve Bersih – Bersih Pesisir Laut Marunda

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:55 WIB

TMMD Ke-127 Kodim 0912/Kubar Mulai Bangun RTLH Warga Linggang Amer

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:17 WIB

Massa KMHN lakukan unjuk rasa Segel Gedung Bea Cukai Marunda

Berita Terbaru

Berita Aktual

Massa KMHN Segel Gedung Bea Cukai Marunda

Kamis, 12 Feb 2026 - 18:08 WIB