BSKDN Dorong BUMD Jadi Pilar Kemandirian Fiskal Daerah: SDM dan Tata Kelola Jadi Kunci

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong penguatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai instrumen utama dalam mewujudkan kemandirian fiskal daerah.

Hal ini disampaikan Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo dalam Forum Diskusi Aktual (FDA) bertema “Tantangan, Strategi, Kelemahan, dan Peluang BUMD sebagai Pilar Kemandirian Fiskal Daerah” di Command Centre BSKDN, Jakarta, Rabu (30/7/2025).

Yusharto mengatakan, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif, profesional, dan memiliki visi pembangunan ekonomi jangka panjang untuk memastikan BUMD mampu bertransformasi menjadi pilar kemandirian fiskal daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, realitas di lapangan menunjukkan masih banyak BUMD menghadapi tantangan tata kelola, keterbatasan inovasi, hingga rendahnya produktivitas.

Padahal, kata dia, peran BUMD sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah (PAD), penciptaan lapangan kerja, dan penyediaan layanan publik berbasis bisnis. Namun, untuk memainkan peran tersebut secara optimal, BUMD tidak cukup hanya dibekali modal usaha, tetapi juga harus ditopang dengan kepemimpinan manajerial yang kuat dan sistem tata kelola yang akuntabel.

Baca Juga :  Rocky Gerung: Jambore Karhutla 2025 Jadi Kampanye Serius untuk Hijaukan Indonesia Kembali

“Kita tidak bisa menutup mata terhadap berbagai tantangan serius yang dihadapi BUMD di berbagai daerah, tantangan tersebut hanya bisa diatasi apabila kita memiliki SDM yang adaptif, profesional, dan memiliki visi pembangunan ekonomi jangka panjang,” ungkapnya.

Sementara itu, praktisi hukum sekaligus akademisi Institut Teknologi Bandung dan Universitas Jenderal Achmad Yani Pininta Ambuwaru juga menyoroti potensi besar BUMD sebagai sumber PAD, namun terkendala lemahnya regulasi dan perhatian dari Pemda.

“BUMD punya peluang besar untuk menyumbang PAD dan menunjang pelayanan publik. Tapi kita butuh regulasi yang lebih kuat. Saat ini, Undang-Undang Pemerintahan Daerah hanya mengatur BUMD dalam 11 pasal. Itu belum cukup,” jelasnya.

Pininta menambahkan, strategi keberhasilan BUMD harus didasarkan pada pembelajaran dari entitas usaha yang telah sukses, serta penerapan prinsip hukum perusahaan secara konsisten. Ia juga menekankan pentingnya pendirian BUMD yang sesuai dengan kebutuhan daerah serta perekrutan manajemen dan pegawai yang profesional.

Baca Juga :  Beri Arahan Kepada Prajurit Siswa Dikmata Khusus Kostrad, Kasad Tekankan Ini

“Kita perlu reformasi sikap dari semua pihak, BUMD perlu dikawal secara serius sebagai pilar kemandirian fiskal,” tambahnya.

Di lain pihak, Direktur Pengawasan BUMD dan Desa dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Indra Khaira Jaya memaparkan bahwa pihaknya terus melakukan pembinaan terhadap seluruh BUMD di Indonesia agar lebih mandiri dan akuntabel. Ia menekankan pentingnya strategi pembinaan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing BUMD.

“Setiap BUMD punya tantangan berbeda, untuk itu pembinaan harus berbasis data, relevan, dan aplikatif,” ujarnya.

BPKP, kata Indra, aktif memberikan pendampingan dalam penguatan manajemen risiko, sistem pengendalian internal, dan tata kelola yang sesuai dengan prinsip good corporate governance.

“Memang kemandirian itu adalah modal [kesuksesan BUMD],” jelasnya.

Berita Terkait

Satpol PP Taman Sari Bertindak, PKL dan Parkir Sembarangan Ditertibkan
Upacara Militer Iringi Pemakaman Sertu Arifin Cepa yang Gugur dalam Tugas
Sinergi TNI–Kementerian Percepat Pembangunan Huntara, Huntap dan Infrastruktur Pascabencana Sumatera
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Bersama Forkopimko, Korve Bersih – Bersih Pesisir Laut Marunda
TMMD Ke-127 Kodim 0912/Kubar Mulai Bangun RTLH Warga Linggang Amer
Massa KMHN Lakukan Unjuk Rasa Segel Gedung Bea Cukai Marunda
Perjalanan Karier Panjang Seorang Aparatur: Dari Satpol PP, PTSP hingga Sekretaris Kelurahan Sunter Agung
Pastikan Kesiapan Alat Komunikasi, Kodim 1710/Mimika Ikuti Vicon dengan Komlekdam XVII/Cenderawasih

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:08 WIB

Satpol PP Taman Sari Bertindak, PKL dan Parkir Sembarangan Ditertibkan

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:53 WIB

Upacara Militer Iringi Pemakaman Sertu Arifin Cepa yang Gugur dalam Tugas

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:45 WIB

Sinergi TNI–Kementerian Percepat Pembangunan Huntara, Huntap dan Infrastruktur Pascabencana Sumatera

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:00 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Bersama Forkopimko, Korve Bersih – Bersih Pesisir Laut Marunda

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:55 WIB

TMMD Ke-127 Kodim 0912/Kubar Mulai Bangun RTLH Warga Linggang Amer

Berita Terbaru