Sejumlah Ormas di Bali Nyatakan Penolakan Aksi Demonstrasi yang Bakal Dilakukan oleh AMP

- Jurnalis

Senin, 1 Mei 2023 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Ormas di Bali Nyatakan Penolakan Aksi Demonstrasi yang Bakal Dilakukan oleh AMP

DENPASAR – Sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) di Bali yang di pelopori oleh Patriot Garuda Nusantara (PGN) menyatakan penolakannya akan aksi demonstrasi rencananya bakal dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Papua (AMP).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan aksi demonstrasi yang disinyalir ditunggangi oleh pihak asing ini rencananya bakal di gelar di Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat di Renon, Denpasar, Bali pada Senin (1/5/2023).

Guna menyikapi hal tersebut, Ketua PGN Bali H.Daniar Tri Sasongko mempertimbangkan bahwa AMP akan melakukan demonstrasi esok Senin 1 Mei 2023 untuk memperingati 60 tahun pencaplokan aneksasi itu menurut mereka dan menuntut agar Papua Barat Merdeka.

“PGN wilayah Bali memutuskan dalam aksi bela negara UUD 1945 Pasal 28 ini bahwa pihaknya menolak aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Papua dimana akan dilaksanakan pada 1 Mei dan seterusnya,” imbuh H.Daniar dalam keterangannya saat konferensi pers di Jl. Kertha Petasikan IX No. 1, Sidakarya, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, Minggu (30/4/2023).

Baca Juga :  Memasuki Musim Pancaroba, Pemkot Jakbat Bentuk Timsus Tangani Bencana Banjir

Sehingga lanjut dia, PGN Bali bersama sejumlah Ormas lainnya akan melakukan aksi bela negara sesuai dengan amanat UUD 1945, pasal 27 dan 30 yang menjelaskan bahwa tiap warga negara Indonesia berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. TNI dan Polri merupakan unsur utama dalam usaha pertahanan dan keamanan rakyat.

Senada dengan Daniar, Ngurah Arta selaku pendiri Perguruan Sandi Murti turut menyuarakan penolakannya soal aksi demonstrasi.

Bahkan ia menyatakan siap menghabisi para pendemo yang menurutnya mengatasnamakan mahasiswa.

Kendati demikian, Senopati Alogo PGN Bali dan Indonesia Timur Yadi Paryadi menyayangkan atas sikap kepolisian yang selalu mengawal aksi demo AMP.

“Kenapa kepolisian seolah – olah mengawal dan memberikan panggung untuk demo karena selalu mengacu pada UUD 1945 Pasal 28 padahal pasal itu seluruh rakyat Indonesia,” tegas Gus Yadi sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Kasat Narkoba Polres Kabupaten Lakukan Kunker Bogor Ke IPWL GMDM Bogor

Sementara dengan tegas, Gus Yadi mengatakan bahwa jika masih ada mahasiswa besok yang belum ditangkap oleh kepolisian maka ia mengancam akan melakukan aksi perang.

“Kita akan menghadang saat mereka keluar 500 meter sebelum bundaran Renon. Karena dahulu kan janji mereka tidak akan melakukan aksi di Renon,” ungkapnya.

Namun Gus Yadi pun menyayangkan sikap pihak kepolisian yang tidak melakukan pemeriksaan terhadapnya dan para korban lainnya.

“Tidak ada pemeriksaan kepada kami pasca kasus penganiayaan dengan AMP,” sebutnya.

Padahal saat itu sambung dia, dirinya menjadi korban penganiayaan para massa pendemo.

Perlu diketahui, sebelumnya belum lama ini pihak mahasiswa AMP dan PGN sempat bentrok pada 1 April 2023 lalu.*(Septa)

Berita Terkait

Taufik Hidayat Suarakan Tantangan Desa di Pelantikan dan Rakernas DPP APDESI
Pencuri Pakai Batik-Lanyard Spesialis Hotel Mewah Diciduk Resmob Polda Metro Jaya
Patroli Skala Besar KRYD, Cegah Tawuran & Gangguan Kamtibmas
KNPI Kec.Jasinga bersama Pemerintah Desa Gotong royong Membersihkan Saluran Irigasi Sendung
Patroli Dini Hari, Satgas Anti Tawuran Ringkus Remaja Bawa Celurit di Jakut
Patroli Perintis Presisi Polres Jakpus Gagalkan Tawuran di Kramat III Senen, 3 Pemuda Diamankan
Aksi Tawuran Digagalkan Tim Serigala Polres Bekasi Kota, Sajam Disita
Rakornispen TNI 2026 Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi Hadapi Perang Informasi

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 14:47 WIB

Taufik Hidayat Suarakan Tantangan Desa di Pelantikan dan Rakernas DPP APDESI

Senin, 16 Februari 2026 - 14:23 WIB

Pencuri Pakai Batik-Lanyard Spesialis Hotel Mewah Diciduk Resmob Polda Metro Jaya

Senin, 16 Februari 2026 - 11:54 WIB

Patroli Skala Besar KRYD, Cegah Tawuran & Gangguan Kamtibmas

Minggu, 15 Februari 2026 - 22:17 WIB

KNPI Kec.Jasinga bersama Pemerintah Desa Gotong royong Membersihkan Saluran Irigasi Sendung

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:39 WIB

Patroli Dini Hari, Satgas Anti Tawuran Ringkus Remaja Bawa Celurit di Jakut

Berita Terbaru