Penerapan PPKM Level 3 Hadapi Omicron, Ade Noviawaty: Berlakukan PJJ dan PTM 50% Dengan Prokes Ketat

- Jurnalis

Jumat, 18 Februari 2022 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Penerapan PPKM Level 3 Hadapi Omicron, Ade Noviawaty: Berlakukan PJJ dan PTM 50% dengan Prokes Ketat

JAKARTA –  Sejumlah sekolah di DKI Jakarta kembali terapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) seiring semakin meningkatnya kasus virus Covid-19 varian Omicron.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maka dari itu, SMK Mutiara Bangsa Yayasan Alhuda Islamic Education Center Metropolitan (AIECM) melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) 50%, setelah pemerintah menaikkan status PPKM Level 3 melalui pembelajaran tatap muka (PTM) 50%, Jum’at, (18/2/2022).

Hal tersebut dituangkan dalam Instruksi Dinas Pendidikan JB 1.

Kepala Sekolah SMK Mutiara Bangsa, Ade Noviawaty, M.Pd dalam keterangannya mengatakan, ya betul, memang disitu boleh dilaksanakan hanya 50%.

“Kami hanya ada paling banyak, kalau dia 32, dia 16 siswa pak per-kelas kapasitasnya, dan yang diberikan oleh dinas hanya 4 jam pelajaran pak. Hanya saja disitu, ketika ada jam praktek pun ya di batasi pak, misalkan Lab 20 jadi 10 anak saja, itu hanya untuk yang kelas 3 saja pak yang memang untuk ujian. Tapi itupun tidak di kelas, karena di kelas sudah disesuaikan jadwalnya,” ungkap Ade Noviawaty, M.Pd kepada wartawan di ruangannya lantai 3.

Baca Juga :  Kemenhub Tindak Lanjuti Keluhan Masyarakat Terkait Rangka Motor Bermasalah

Sementara itu, untuk sistem pembelajaran melalui learning, jika 16 siswa di sekolah melakukan PTM, maka sistem PJJ bersama-sama memakai platform berbayar sendiri, jadi mempunyai aplikasi first class.

“Jadi, jika memakai platform elemen islamic sendiri, pada saat guru mengajar, dirinya bisa mengecek di laptopnya siswa yang hadir masuk dikelas ada berapa. Jadi mungkin, kalaupun memang kami harus menginformasikan ke yayasan untuk menambah platform tersebut, akan tetapi fungsi untuk pembelajaran siswa-siswi menjadi lebih baik, dan kami baru menggunakan 1 tahun,” tuturnya.

Dengan demikian, untuk Prokes di sekolah telah menyiapkan cuci tangan, atau handsanitizer di depan tiap-tiap kelas.

“Saya yakin, ketika pemerintah membuat suatu keputusan mungkin di kondisikan dengan lingkungan. Semoga kedepan Indonesia bebas dari virus, apapun jenis virusnya baik turunannya. Pemerintah juga bisa mengijinkan kembali untuk beraktifitas sekolah secara 100%, jika sekolah lain diterapkan materinya bisa, kalau SMK perlu adanya praktek-praktek, karena yang diutamakan keterampilan bukan hanya pengetahuannya,” harapnya

Baca Juga :  Lesim Luruskan Isu Negatif Soal DTRB, Bantah Ada Pelanggaran Teknis

Kemudian, Ade Noviawaty menambahkan, dengan maraknya keributan antar siswa pihaknya membimbing siswanya dengan cara berkoordinasi dengan guru BP dan pembimbing.

“Kalau kami pastinya kolaborasikan guru BP dengan pembimbing, kalau diluar jam sekolah itu berhubungan dengan Ekskul (Ekstrakurikuler) dan para pembinanya. Ekskul itu boleh tetapi sekarang dibatasi, kalau untuk sekarang kan belajar bebas, jadi bisa membimbingnya kapan saja, yang terpenting kolaborasi orang tua, sekolah yang harus berjalan. Memang kita harus online terus untuk memantau siswa, terkadang di luar jam sekolah sudah bukan kewajiban kami, ya minimal orang tuanya tahu keberadaan anaknya dimana.” Tutup Kepala Sekolah SMK Mutiara Bangsa usai dimintai keterangannya.

Penulis: Za

Berita Terkait

Polsek Kelapa Gading Gelar Apel KRYD, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas
Satpol PP Cilincing Tegaskan Tak Ada Pembiaran, Penertiban Lahan RTH Berproses
Taufik Hidayat Suarakan Tantangan Desa di Pelantikan dan Rakernas DPP APDESI
Pencuri Pakai Batik-Lanyard Spesialis Hotel Mewah Diciduk Resmob Polda Metro Jaya
Patroli Skala Besar KRYD, Cegah Tawuran & Gangguan Kamtibmas
KNPI Kec.Jasinga bersama Pemerintah Desa Gotong royong Membersihkan Saluran Irigasi Sendung
Patroli Dini Hari, Satgas Anti Tawuran Ringkus Remaja Bawa Celurit di Jakut
Patroli Perintis Presisi Polres Jakpus Gagalkan Tawuran di Kramat III Senen, 3 Pemuda Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:59 WIB

Polsek Kelapa Gading Gelar Apel KRYD, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:10 WIB

Satpol PP Cilincing Tegaskan Tak Ada Pembiaran, Penertiban Lahan RTH Berproses

Senin, 16 Februari 2026 - 14:47 WIB

Taufik Hidayat Suarakan Tantangan Desa di Pelantikan dan Rakernas DPP APDESI

Senin, 16 Februari 2026 - 14:23 WIB

Pencuri Pakai Batik-Lanyard Spesialis Hotel Mewah Diciduk Resmob Polda Metro Jaya

Senin, 16 Februari 2026 - 11:54 WIB

Patroli Skala Besar KRYD, Cegah Tawuran & Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru