Dugaan Praktek Pungli, Gerakan Mahasiswa Demokrasi Indonesia Desak Walikota Tangsel Copot Oknum Satpol PP Bermasalah

- Jurnalis

Selasa, 11 Maret 2025 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Mahasiswa Demokrasi Indonesia saat lakukan aksi unjuk rasa di Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan terkait adanya dugaan praktek pungli oleh oknum Satpol PP Tangsel. (Foto: suararealitas.co).

Gerakan Mahasiswa Demokrasi Indonesia saat lakukan aksi unjuk rasa di Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan terkait adanya dugaan praktek pungli oleh oknum Satpol PP Tangsel. (Foto: suararealitas.co).

TANGERANG SELATAN, suararealitas.co – Gerakan Mahasiswa Demokrasi Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan.

Aksi ini bertujuan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Satpol PP setelah adanya dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh seorang oknum berinisial AK.

Koordinator lapangan, Fikriansyah, menegaskan bahwa tindakan tegas harus segera diambil guna menjaga integritas aparatur pemerintah serta mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Satpol PP Tangerang Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Fikri, dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum tersebut merupakan bentuk penyalahgunaan wewenang yang tidak dapat ditoleransi.

“Praktik pungutan liar semacam ini mencoreng citra pemerintahan daerah. Oleh karena itu, kami mendesak Kepala Satpol PP untuk segera mengevaluasi jajarannya agar selalu menjaga kepercayaan publik,” ujar Fikriansyah kepada suararealitas.co, Selasa (11/3/2025).

Baca Juga :  Wajib Coba! Kuliner Kaki Lima di Denpasar yang Legendaris Rasa Bintang Lima

“Selain itu, kami meminta Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh di lingkungan Satpol PP guna memastikan adanya tindakan hukum yang objektif dan sesuai ketentuan,” sambungnya.

Bahkan, ia juga mendesak Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie agar tidak hanya mencopot oknum yang terlibat, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Satpol PP guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Sementara itu, Fikri pun mendorong pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan, dan menerapkan mekanisme pencegahan yang lebih ketat guna meminimalisir potensi pelanggaran di kemudian hari.

Baca Juga :  Diduga SDN Jombang 05 Hilangkan Ijazah

Kendati demikian, Jenderal Lapangan aksi, Suraidin menegaskan, bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini dengan melakukan aksi berkelanjutan hingga ada tindakan tegas dari pihak berwenang.

“Kami akan terus melakukan aksi secara bertahap hingga kasus ini ditindaklanjuti dengan serius. Ini demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah,” tegas Suraidin.

Diketahui, aksi unjuk rasa ini mencerminkan komitmen mahasiswa dalam mengawal transparansi dan integritas aparat pemerintahan, khususnya dalam pemberantasan praktik pungutan liar di Tangerang Selatan.

Hingga berita ini diterbitkan, suararealitas.co tengah mencoba melakukan konfirmasi kepada sumber yang terkait. Konfirmasi akan dimuat pada kolom berikutnya.

Berita Terkait

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru
Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran
Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang
Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi
Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Berita Terbaru