KSBSI Soroti Perlindungan Buruh Migran dan Desak Evaluasi Klaster Ketenagakerjaan Jelang May Day 2026

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, Suararealitas.co — Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Elly Rosita Silaban, menyoroti serius persoalan perlindungan buruh migran Indonesia dalam konferensi pers peringatan May Day 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Dalam keterangannya, Elly menegaskan bahwa lemahnya pengawasan serta maraknya praktik pengiriman pekerja migran secara ilegal masih menjadi tantangan besar bagi negara. Banyak pekerja diberangkatkan tanpa melalui prosedur resmi, sehingga tidak tercatat secara administratif dan sulit dijangkau oleh mekanisme perlindungan pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banyak buruh migran kita yang diselundupkan, sehingga tidak memiliki identitas yang jelas. Ini menyulitkan pemerintah dalam memberikan perlindungan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan situasi terkini yang dialami pekerja migran Indonesia di Kamboja. Menurutnya, terdapat kasus pekerja yang paspornya ditahan oleh perusahaan, hingga akhirnya terpaksa bertahan di depan kantor perwakilan diplomatik tanpa akses perlindungan yang memadai.

Baca Juga :  Negara Kecolongan, Rokok Ilegal Tanpa Cukai Marak di Lebak Banten, FWJ Indonesia: Dugaan Koordinasinya Rapih

“Mereka hanya bisa menunggu di depan kedutaan, tanpa bisa masuk. Kondisi ini sangat berbahaya dan memprihatinkan,” katanya.

Elly menilai persoalan ini tidak bisa semata-mata dibebankan kepada pekerja. Minimnya edukasi, lemahnya pengawasan, serta iming-iming gaji tinggi yang tidak realistis kerap menjerumuskan calon pekerja ke dalam situasi kerja yang tidak sesuai harapan, bahkan berisiko eksploitasi.

Karena itu, KSBSI mendorong penguatan sinergi antara pemerintah Indonesia, negara tujuan, serta jaringan serikat buruh internasional. Menurut Elly, peran serikat buruh sangat strategis karena memiliki jaringan lintas negara yang kerap menjadi sumber informasi awal terkait kasus-kasus pekerja migran.

“Serikat buruh memiliki jaringan hingga ke luar negeri. Informasi justru sering kami dapatkan dari rekan-rekan serikat di negara tujuan,” jelasnya.

Selain isu perlindungan buruh migran, KSBSI juga menyoroti keberadaan kebijakan Omnibus Law, khususnya pada klaster ketenagakerjaan. Elly menegaskan bahwa pihaknya tidak menolak keseluruhan kebijakan tersebut, namun meminta agar klaster ketenagakerjaan dipisahkan dan dibahas secara lebih mendalam.

Baca Juga :  SMKN 5 Kabupaten Tangerang Ajak Calon Siswa Kenali Lebih Dekat Lewat Sosialisasi SPMB 2026/2027

“Kami tidak meminta Omnibus Law dihapuskan sepenuhnya, tetapi klaster ketenagakerjaan harus dikeluarkan dan dibahas secara khusus,” tegasnya.

Ia menambahkan, rencana pengesahan klaster ketenagakerjaan pada Oktober mendatang perlu menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan, mengingat dampaknya yang luas terhadap perlindungan dan kesejahteraan pekerja di Indonesia.

Menutup pernyataannya, KSBSI berharap momentum May Day 2026 dapat menjadi titik penguatan komitmen bersama dalam memperbaiki sistem perlindungan buruh, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Mereka juga mendorong lahirnya kebijakan ketenagakerjaan yang lebih adil, transparan, dan berpihak pada pekerja.

Berita Terkait

Elly Rosita: KSBSI Minta Prabowo Umumkan Nasib Buruh
Menko Muhaimin: Sekolah Rakyat Harus Jadi “Game Changer” Pengentasan Kemiskinan
Bupati Tangerang dan DBMSDA Turun Tangan Kawal Kualitas Jalan Beton di Sukadiri
Bupati Tangerang Puji Satrad 401 Tanjung Kait: TNI Bukan Hanya Jaga Negara, Tapi Juga Sukseskan Program Pemerintah
Wujudkan Kepedulian Terhadap Masyarakat Sekitar, PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar
Sinergi Kuat! RSUD Pakuhaji Hadir di HUT ke-80 TNI AU, Tingkatkan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat Mauk
Dari Langit ke Bumi: Satrad 401 Tanjung Kait Rayakan HUT TNI AU dengan Aksi Nyata untuk Masyarakat
Menko Airlangga : Peran Lintas K/L Dorong Investasi Berkualitas di KEK

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:59 WIB

KSBSI Soroti Perlindungan Buruh Migran dan Desak Evaluasi Klaster Ketenagakerjaan Jelang May Day 2026

Rabu, 29 April 2026 - 16:12 WIB

Elly Rosita: KSBSI Minta Prabowo Umumkan Nasib Buruh

Rabu, 29 April 2026 - 15:34 WIB

Menko Muhaimin: Sekolah Rakyat Harus Jadi “Game Changer” Pengentasan Kemiskinan

Rabu, 29 April 2026 - 14:07 WIB

Bupati Tangerang dan DBMSDA Turun Tangan Kawal Kualitas Jalan Beton di Sukadiri

Selasa, 28 April 2026 - 21:52 WIB

Bupati Tangerang Puji Satrad 401 Tanjung Kait: TNI Bukan Hanya Jaga Negara, Tapi Juga Sukseskan Program Pemerintah

Berita Terbaru

Megapolitan

Bangunan Tanpa PBG di Pinangsia Makan Korban Jiwa

Rabu, 29 Apr 2026 - 20:55 WIB