KLARIFIKASI LAYANAN FARMASI DI IHC RS PEALBUHAN TJ Priok JAKARTA

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Suararealitas.Co – Ety selaku orang tua dan keluarga pasien, didampingi oleh tim media yang memberitakan ini, memenuhi undangan resmi dari manajemen RS IHC Pelabuhan Jakarta, Senin (14/04/2026). Pertemuan ini diadakan dalam rangka klarifikasi terkait pemberitaan mengenai pelayanan yang dialami pasien anak dengan inisial D.P.K.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta yang diwakili oleh Manager Marketing dan tim, serta didampingi Manajer Farmasi serta Junior Supervisor Farmasi, secara terbuka mendengarkan masukan dan menyampaikan tanggapan resmi.

Pernyataan dan Permohonan Maaf
Manager Marketing mewakili Manajemen RS Pelabuhan  menyampaikan terima kasih atas kehadiran pihak keluarga dan media, serta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami keluarga pasien dalam pelayanan yang diberikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pengobatan. Kami mengundang Ibu Ety ke sini untuk menyelesaikan masalah ini dengan baik dan mendengar penjelasan secara langsung,” ujar Manager Marketing.

Baca Juga :  PLN Gandeng Pemprov DKI Jakarta Beraksi Tanam 100 Pohon di Waduk Brigif

Klarifikasi Terkait Pelayanan

1. Tidak Ada Diskriminasi Peserta BPJS

Menanggapi dugaan adanya perbedaan perlakuan terhadap peserta BPJS Kesehatan, pihak manajemen menegaskan hal tersebut tidak benar.

“Kami mohon maaf jika dalam memberikan pelayanan masih terdapat kekurangan, pelayanan kami tidak membedakan jenis pasien, termasuk peserta BPJS. Kami sendiri sebagai insan rumah sakit pun juga menggunakan BPJS. Insya Allah tidak ada perbedaan perlakuan sama sekali antara pasien umum maupun peserta BPJS,” tegasnya.

2. Kendala Sistem yang Segera Diperbaiki

Pihak RS mengklarifikasi terkait antrian berjam-jam.

“Nomer antrian yang tampil dilayar sesuai dengan urutan, nomor antrian sempat terhentii dikarenakan petugas melayani obat pasien yang nomer sebelumnya sudah dipanggil tapi baru datang. Setelah itu antrian kembali berjalan normal,”

3. Mekanisme Fasilitas Pengaduan

Baca Juga :  Kapolsubsektor Pelni Berikan Imbauan Kamtibmas Kepada Penumpang Kapal

Dalam kesempatan tersebut, tim media juga menyampaikan masukan terkait sulitnya menemukan fasilitas saran dan pengaduan di lokasi yang strategis dan mudah dijangkau.
Menanggapi hal ini, pihak manajemen akan mengevaluasi ketersediaan & kemudahan aksess penyampaian masukan / saran dari pasien.

Komitmen Perbaikan Menyeluruh
Di akhir penyampaiannya, perwakilan manajemen menegaskan komitmen pihak rumah sakit untuk melakukan perbaikan.

“Kami menyadari masih banyak kekurangan. Kami akan segera memperbaiki kekurangan-kekurangan tersebut, mulai dari sistem, penempatan informasi, hingga peningkatan kualitas SDM. Kami berkomitmen akan melakukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh agar pelayanan ke depannya menjadi lebih baik dan prima,” tutupnya.

Sementara itu, sebagai pihak yang memberitakan, kami menyambut baik langkah klarifikasi dan permohonan maaf yang disampaikan. Diharapkan komitmen perbaikan ini dapat segera direalisasikan demi kenyamanan dan pelayanan yang optimal bagi seluruh masyarakat.

Report: *Baretha.S.*

Berita Terkait

DLHK Sebut, Pajak Armada Menunggak, Akibat BPKB Terselip di BPKAD
Panglima TNI: Alumni Taruna Nusantara Harus Menjadi Generasi Adaptif, Berkarakter, dan Berintegritas
Patroli Malam Stasioner Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Amankan Pengendara Mencurigakan
Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Wapang TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Yonif TP 808/Mbaham Matta di Papua Barat
Polres Priok Gelar  Patroli Stasioner Cipta Kondisi, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Pelabuhan
Gotong Royong Bersihkan Kali, Babinsa Timika Turun Langsung
Kapolda Jawa Barat Jangan Diam atas Dugaan Kejahatan Ekologis di Kawasan TNGC

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:14 WIB

DLHK Sebut, Pajak Armada Menunggak, Akibat BPKB Terselip di BPKAD

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:43 WIB

Panglima TNI: Alumni Taruna Nusantara Harus Menjadi Generasi Adaptif, Berkarakter, dan Berintegritas

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:40 WIB

Patroli Malam Stasioner Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Amankan Pengendara Mencurigakan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:29 WIB

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:57 WIB

Wapang TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Yonif TP 808/Mbaham Matta di Papua Barat

Berita Terbaru

Unit kendaraan DLHK Kabupaten Tangerang yang menunggak pajak selama 12tahun

Berita Aktual

DLHK Sebut, Pajak Armada Menunggak, Akibat BPKB Terselip di BPKAD

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:14 WIB

ILUSTRASI - polisi resmi menahan Bos Hanania Group terkait dugaan penipuan umrah. (Foto: Istimewa).

Hukum & Kriminal

Bos Hanania Group Resmi Ditahan Polisi Terkait Dugaan Penipuan Umrah

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:50 WIB