Efisiensi dan Kemanusiaan Jadi Alasan Warga Kalideres Dukung Krematorium

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET - dinilai tak ganggu permukiman, Warga RW 17 Kalideres mendukung penuh pembangunan Krematorium. (Foto: Istimewa).

POTRET - dinilai tak ganggu permukiman, Warga RW 17 Kalideres mendukung penuh pembangunan Krematorium. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, suararealitas.co – Masyarakat di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, menyampaikan harapan besar terhadap pembangunan fasilitas krematorium di wilayah mereka.

Kebutuhan tersebut dinilai semakin mendesak seiring meningkatnya kebutuhan layanan pemakaman yang layak, cepat, dan terjangkau.

Sejumlah warga mengungkapkan bahwa selama ini mereka harus menempuh jarak cukup jauh ke luar wilayah untuk melakukan proses kremasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan secara logistik, tetapi juga menambah beban biaya bagi keluarga yang sedang berduka.

Warga pun sangat mendambakan pembangunan krematorium di Kalideres.

Selain jaraknya yang lebih dekat, keberadaan fasilitas tersebut dinilai akan membuat proses menjadi lebih efisien dari sisi waktu dan tenaga, terutama dalam situasi duka yang membutuhkan penanganan cepat dan tertib.

Baca Juga :  DLH DKI: Warga Tak Perlu Khawatir Soal Operasional RDF Plant Rorotan

“Kalau ada krematorium di Kalideres, tentu akan sangat membantu masyarakat. Kami tidak perlu jauh-jauh lagi dan prosesnya bisa lebih cepat,” ujar salah satu warga setempat.

Selain faktor jarak, keberadaan krematorium juga dinilai penting untuk memberikan pelayanan yang lebih manusiawi dan efisien, khususnya bagi warga yang membutuhkan proses kremasi sesuai kepercayaan dan tradisi mereka.

Sebagian besar warga keturunan Tionghoa yang berdomisili di Kalideres, khususnya Citra 2 dan sekitaran Perumahan Daan Mogot Mall juga menilai bahwa pembangunan fasilitas tersebut perlu dipertimbangkan secara matang dengan memperhatikan kebutuhan banyak orang, bukan kepentingan segelintir orang.

“Kami berharap pemerintah bisa mendengar aspirasi masyarakat. Warga Kalideres butuh krematorium, penting bagi kami fasilitas itu. Kami tidak punya kepentingan, murni keinginan. Kami pun tidak mendukung aksi demo tersebut. Padahal nantinya mereka wafat butuh juga krematorium itu, apalagi jaraknya dekat dengan tempat tinggal mereka,” kata perwakilan warga lainnya.

Baca Juga :  Menilai Tidak Ada Keseriusan, Apek Saiman: Hentikan Korban di Jakut, Audit PT Pelindo Melawan Hukum

Warga ini pun menegaskan bahwa pembangunan krematorium di wilayah RW 17 Kalideres itu tidak berdampak pada pemukiman warga. Warga tidak ada yg bermukim di sekitaran fasilitas itu.

“Jauh kok pemukiman warga. Soal warga demo, saya gak mau koment, yang jelas pasti ada sesuatu,” ujar warga yang mendukung pembangunan krematorium.

Dengan meningkatnya kebutuhan akan fasilitas tersebut, masyarakat Kalideres berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret guna merealisasikan pembangunan krematorium sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik di bidang pemakaman.

Berita Terkait

Hentikan Rencana Pengiriman Pasukan ke Gaza, Jangan Biarkan Tentara Indonesia Terjebak.
Ultimatum Pramono Anung Dipertanyakan, Kevin Wu Singgung Izin Padel di Jakarta Barat
Pengusaha Padel Tidak Takut ‘Ultimatum’ Pramono Anung
Gubernur DKI Larang Pembangunan Lapangan Padel Baru di Zona Perumahan
Jaga Stabilitas Pangan, Pemprov DKI Datangkan Sapi dari Australia
Dorong Transformasi Pasar Jadi Tempat Budaya dan Wisata
Transisi Kepemimpinan di Kantor Pertanahan Jakarta Utara, Uunk Din Parunggi Siap Perkuat Kinerja dan Pelayanan Publik
Satpol PP Jakbar Gelar Operasi Miras Guna Antisipasi Gangguan Ramadan

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:23 WIB

Efisiensi dan Kemanusiaan Jadi Alasan Warga Kalideres Dukung Krematorium

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:26 WIB

Hentikan Rencana Pengiriman Pasukan ke Gaza, Jangan Biarkan Tentara Indonesia Terjebak.

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:03 WIB

Ultimatum Pramono Anung Dipertanyakan, Kevin Wu Singgung Izin Padel di Jakarta Barat

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:32 WIB

Pengusaha Padel Tidak Takut ‘Ultimatum’ Pramono Anung

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:22 WIB

Gubernur DKI Larang Pembangunan Lapangan Padel Baru di Zona Perumahan

Berita Terbaru

Berita Aktual

HUT ke-33, Kritik Pedas Mahasiswa Tak Terbendung

Minggu, 1 Mar 2026 - 01:59 WIB