JAKARTA, suararealitas.co – Masyarakat di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, menyampaikan harapan besar terhadap pembangunan fasilitas krematorium di wilayah mereka.
Kebutuhan tersebut dinilai semakin mendesak seiring meningkatnya kebutuhan layanan pemakaman yang layak, cepat, dan terjangkau.
Sejumlah warga mengungkapkan bahwa selama ini mereka harus menempuh jarak cukup jauh ke luar wilayah untuk melakukan proses kremasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan secara logistik, tetapi juga menambah beban biaya bagi keluarga yang sedang berduka.
Warga pun sangat mendambakan pembangunan krematorium di Kalideres.
Selain jaraknya yang lebih dekat, keberadaan fasilitas tersebut dinilai akan membuat proses menjadi lebih efisien dari sisi waktu dan tenaga, terutama dalam situasi duka yang membutuhkan penanganan cepat dan tertib.
“Kalau ada krematorium di Kalideres, tentu akan sangat membantu masyarakat. Kami tidak perlu jauh-jauh lagi dan prosesnya bisa lebih cepat,” ujar salah satu warga setempat.
Selain faktor jarak, keberadaan krematorium juga dinilai penting untuk memberikan pelayanan yang lebih manusiawi dan efisien, khususnya bagi warga yang membutuhkan proses kremasi sesuai kepercayaan dan tradisi mereka.
Sebagian besar warga keturunan Tionghoa yang berdomisili di Kalideres, khususnya Citra 2 dan sekitaran Perumahan Daan Mogot Mall juga menilai bahwa pembangunan fasilitas tersebut perlu dipertimbangkan secara matang dengan memperhatikan kebutuhan banyak orang, bukan kepentingan segelintir orang.
“Kami berharap pemerintah bisa mendengar aspirasi masyarakat. Warga Kalideres butuh krematorium, penting bagi kami fasilitas itu. Kami tidak punya kepentingan, murni keinginan. Kami pun tidak mendukung aksi demo tersebut. Padahal nantinya mereka wafat butuh juga krematorium itu, apalagi jaraknya dekat dengan tempat tinggal mereka,” kata perwakilan warga lainnya.
Warga ini pun menegaskan bahwa pembangunan krematorium di wilayah RW 17 Kalideres itu tidak berdampak pada pemukiman warga. Warga tidak ada yg bermukim di sekitaran fasilitas itu.
“Jauh kok pemukiman warga. Soal warga demo, saya gak mau koment, yang jelas pasti ada sesuatu,” ujar warga yang mendukung pembangunan krematorium.
Dengan meningkatnya kebutuhan akan fasilitas tersebut, masyarakat Kalideres berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret guna merealisasikan pembangunan krematorium sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik di bidang pemakaman.


































