Kades Wonoasri Soroti Peran Koperasi dan Pertanian dalam Rakernas APDESI

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – Upaya memperkuat konsolidasi organisasi kepala desa secara nasional ditandai melalui Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPP APDESI) periode 2026–2031 yang berlangsung di Auditorium Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Senin (16/2/2026). Kegiatan ini dihadiri perwakilan kepala desa dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kepala Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurjo, Kabupaten Jember, Maseran.

Rakernas yang mengangkat tema “Konsolidasi APDESI dalam Sinergi Asta Cita dan Panca Nusantara” tersebut menjadi forum nasional untuk menyatukan langkah para kepala desa dalam menyikapi arah kebijakan pembangunan desa ke depan. Sekitar 1.000 peserta dari unsur DPD dan DPC APDESI se-Indonesia hadir untuk membahas penguatan peran desa sekaligus merumuskan program kerja strategis organisasi periode 2026–2031.

Dalam keterangannya, Maseran menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama dalam mendorong kemajuan desa. Menurutnya, desa tidak dapat berjalan sendiri tanpa sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

“Sesuai arahan Ketua APDESI Pusat dan juga dari jajaran kementerian, untuk memajukan desa kita harus berkolaborasi dengan instansi terkait. Desa tidak bisa berjalan sendiri,” ujar Maseran.

Ia menjelaskan bahwa di Kabupaten Jember, sejumlah program strategis nasional telah mulai berjalan dengan capaian yang cukup signifikan. Program MBG (Makan Bergizi) disebut telah terealisasi hampir 80 persen, sementara program Koperasi Desa Merah Putih baru mencapai sekitar 40 hingga 50 persen.

Meski demikian, Maseran menilai kedua program tersebut memiliki potensi besar dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa, khususnya bagi petani dan pelaku usaha lokal.

“Kalau MBG ini bisa menampung hasil pertanian seperti sayur, buah, beras, telur, dan kebutuhan pokok lainnya, tentu sangat membantu petani. Begitu juga koperasi desa, ketika membutuhkan hasil pertanian, kita bisa langsung memberdayakan petani yang ada di desa,” jelasnya.

Baca Juga :  BRI Bintaro Gelar Kegiatan Olahraga Padel Bersama Nasabah dan Pegawai

Menurut Maseran, sinergi antara koperasi desa dan sektor pertanian justru membuka peluang besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan tidak ada kendala dalam kerja sama antarprogram tersebut, selama dijalankan secara terkoordinasi dan saling mendukung.

“Tidak ada masalah. Ini malah peluang besar bagi masyarakat sekitar. Yang penting kita sinergis,” tegasnya.

Sebagai organisasi yang menaungi kepala desa dan perangkat desa, baik aktif maupun purna bakti, DPP APDESI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan desa, memperjuangkan kesejahteraan aparatur desa, serta memperkuat posisi desa dalam sistem pemerintahan nasional.

Kehadiran Kepala Desa Wonoasri dalam Rakernas APDESI ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Desa Wonoasri untuk terus aktif dalam konsolidasi nasional, sekaligus menyelaraskan program pembangunan desa dengan agenda pembangunan nasional demi mewujudkan desa yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.

 

Berita Terkait

Pimpin Apel Siaga di Kalbar, Menko Polkam Dorong Pencegahan Dini dan Sinergi Hadapi Karhutla
KKP Siap Manfaatkan 4 Kapal Eks Illegal Fishing, Salah Satunya “Raksasa” MV Run Zeng 03
Ngopi Santai di Denpasar, Bahas Peran Polisi Militer, Media, dan Kedekatan TNI dengan Rakyat
Menko AHY Apresiasi Pembangunan Rumah Layak Huni di Pesisir Pantai Tanjung Kait Kecamatan Mauk
Duta Besar Saudi Arabia silaturahmi dengan Ketua MPR beserta Pimpinan Pesantren
Menko Muhaimin: Program MBG Jadi Motor Ekonomi dari Desa hingga Nasional
Indonesia Dorong Investasi Akuakultur Berkelanjutan Lewat Workshop FAO-CIRDAP
KKP Pastikan Pulau Umang Tidak Dijual & Tindak Tegas Pemanfaatan Ruang Laut Tanpa Izin

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:55 WIB

Pimpin Apel Siaga di Kalbar, Menko Polkam Dorong Pencegahan Dini dan Sinergi Hadapi Karhutla

Kamis, 16 April 2026 - 21:48 WIB

KKP Siap Manfaatkan 4 Kapal Eks Illegal Fishing, Salah Satunya “Raksasa” MV Run Zeng 03

Kamis, 16 April 2026 - 21:39 WIB

Ngopi Santai di Denpasar, Bahas Peran Polisi Militer, Media, dan Kedekatan TNI dengan Rakyat

Kamis, 16 April 2026 - 17:47 WIB

Menko AHY Apresiasi Pembangunan Rumah Layak Huni di Pesisir Pantai Tanjung Kait Kecamatan Mauk

Kamis, 16 April 2026 - 17:08 WIB

Duta Besar Saudi Arabia silaturahmi dengan Ketua MPR beserta Pimpinan Pesantren

Berita Terbaru