Lewat Album Debut Selamanya, HIMM Menulis Catatan Pop tentang Cinta, Waktu, dan Awal Baru

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co — Musisi HIMM resmi merilis album debut bertajuk Selamanya melalui sebuah acara peluncuran yang digelar di Shamrock Gandaria, Sabtu (14/2/2026). Album ini menjadi penanda awal perjalanan profesional HIMM di industri musik Indonesia, sekaligus ruang presentasi atas proses kreatif panjang yang telah ia jalani.

Awal 2026 menjadi momentum penting bagi HIMM, pseudonim dari Himawan Darma seorang solois pop Indonesia yang memosisikan cinta sebagai sebuah proses. Melalui lirik yang jujur, reflektif, dan dekat dengan keseharian, HIMM menghadirkan lagu-lagu tentang keyakinan, penantian, kehilangan, kesepian, hingga keberanian untuk memulai kembali, yang kemudian dirangkum dalam album Selamanya.

Album ini memuat sembilan lagu yang disusun melalui tahapan produksi berlapis, mulai dari rekaman di studio, proses editing, hingga mixing dan mastering. Seluruh proses dikerjakan secara bertahap dengan pendekatan yang menekankan ketelitian serta pematangan materi. HIMM mengakui perjalanan menuju perilisan album debutnya tidak sepenuhnya berjalan mulus. Sejumlah kendala teknis dan artistik sempat muncul, termasuk kegagalan pada fase awal produksi. Namun, pengelolaan waktu yang lebih panjang serta perencanaan produksi yang matang menjadi faktor kunci dalam menyelesaikan album ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Album ini adalah rangkuman dari seluruh perjalanan tersebut. Tantangan dan kegagalan pasti ada, tetapi dengan waktu yang lebih panjang dan persiapan yang lebih matang, semuanya bisa teratasi,” ujar HIMM.

Diproduksi oleh Goss Records, Selamanya tidak disusun sebagai kumpulan single lepas, melainkan sebagai satu narasi emosional yang saling terhubung. Album ini dibuka dengan lagu “Selamanya”, sebuah love anthem dewasa yang memandang pernikahan sebagai bentuk komitmen yang disadari dan dipilih dengan matang. Pendengar kemudian diajak menyusuri berbagai fase cinta, mulai dari angan yang terpendam dalam “Angan Tentangmu”, ketertarikan spontan yang ringan dalam “Aduh Gila”, patah hati yang membuat segalanya seolah berhenti di “Terhenti”, hingga harapan yang tak terbalas dalam “Jika”.

Baca Juga :  Balik Setelan Pabrik, Slank Kritik Penguasa dan Kisahkan Negeri Kacau Balau Lewat Lagu Republik Fufufafa

Paruh kedua album bergerak lebih reflektif dan intim. Lagu “Pengagummu” mengangkat cinta yang tak pernah terucap, sementara “Melawan Sepi” berbicara tentang kesendirian dan pendewasaan seiring waktu. “Jauh Tak Kembali” merawat kenangan tanpa tuntutan harapan, sebelum album ditutup dengan “Hey Kamu”, lagu yang ringan sekaligus optimistis sebuah ajakan untuk kembali menyapa hidup dan cinta setelah melalui berbagai fase emosional.

Secara musikal, Selamanya digarap dengan pendekatan pop yang bersih dan timeless. Irwan Kusumajaya bertindak sebagai arranger sekaligus pemain keyboard, membangun lanskap musik yang rapi dan sentimentil. Permainan gitar dan bass Roy Ferrynta memberi warna hangat dan berkarakter, sementara proses rekaman, mixing, dan mastering ditangani oleh Delon Sagita dengan fokus menjaga kejernihan dan ambience album. Album ini diproduseri oleh Nina Silvana, yang memberi ruang bagi narasi dan eksplorasi musikal untuk tumbuh tanpa sekat.

Selain menjadi karya personal, Selamanya juga merupakan hasil kolaborasi dengan sejumlah musisi dan pihak pendukung. HIMM menegaskan bahwa penyelesaian album debutnya tidak terlepas dari peran para kolaborator dan sistem pendukung yang konsisten mendampingi proses kreatif sejak tahap awal hingga perilisan resmi.

Baca Juga :  Nada Pertama di Senja Prambanan: Bilal Indrajaya dan Tenxi & Naykilla Awali Swara Prambanan 2025

“Jika dihitung dari seluruh prosesnya, album ini adalah hasil kontribusi banyak orang. Mereka semua menjadi bagian dari perjalanan karya ini,” katanya.

Lebih jauh, Selamanya tidak hanya diposisikan sebagai kumpulan lagu, melainkan dokumentasi proses panjang yang dijalani secara kolektif. Album ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi fase baru perjalanan bermusik HIMM ke depan, sekaligus menegaskan posisinya sebagai penulis lagu yang berani jujur pada proses emosional tanpa terjebak pada klise.

Saat ini, album debut HIMM Selamanya telah tersedia di berbagai platform digital, termasuk Spotify, JOOX, Apple Music, dan YouTube Music. Selain format digital, album ini juga dirilis dalam format kaset. Ke depan, HIMM menyebut promosi album akan terus berlanjut, dengan radio tetap menjadi medium penting dalam memperluas jangkauan karya, mengingat perannya yang telah terlibat sejak awal perjalanan musiknya.

Tentang HIMM

HIMM adalah proyek solo dari Himawan Darma, musisi dan penulis lagu yang mengeksplorasi pop Indonesia dengan pendekatan personal, reflektif, dan kekinian. Album Selamanya menjadi debut penuh yang menandai perjalanan artistiknya di industri musik Indonesia.

Berita Terkait

SCTV Segera Hadirkan “The Icon Indonesia”, Ajang Pencarian Bintang Pop Generasi Baru Tanah Air
Pelantun “Nuansa Bening” Vidi Aldiano Dikabarkan Meninggal Dunia
Ketika Bertahan Justru Menambah Luka, Ifan Seventeen Hadirkan “Jangan Paksa Rindu (Beda)” dari Album Terbarunya Resonance
Keren, Rutira Band Rutan Kelas I Tangerang Rilis Single Ketiga Menanti Pulang: Kisah Rindu dan Harapan!‎
Lawang Pitu Bawakan 7 Lagu di Panggung Utama Big Bang
Nada Pertama di Senja Prambanan: Bilal Indrajaya dan Tenxi & Naykilla Awali Swara Prambanan 2025
Balik Setelan Pabrik, Slank Kritik Penguasa dan Kisahkan Negeri Kacau Balau Lewat Lagu Republik Fufufafa

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 21:20 WIB

SCTV Segera Hadirkan “The Icon Indonesia”, Ajang Pencarian Bintang Pop Generasi Baru Tanah Air

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:46 WIB

Pelantun “Nuansa Bening” Vidi Aldiano Dikabarkan Meninggal Dunia

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:48 WIB

Lewat Album Debut Selamanya, HIMM Menulis Catatan Pop tentang Cinta, Waktu, dan Awal Baru

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:26 WIB

Ketika Bertahan Justru Menambah Luka, Ifan Seventeen Hadirkan “Jangan Paksa Rindu (Beda)” dari Album Terbarunya Resonance

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:33 WIB

Keren, Rutira Band Rutan Kelas I Tangerang Rilis Single Ketiga Menanti Pulang: Kisah Rindu dan Harapan!‎

Berita Terbaru

Megapolitan

Gubernur Pramono Lantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:10 WIB