JAKARTA, suararealitas.co – Menyambut perayaan Imlek dan datangnya bulan suci Ramadan yang waktunya berdekatan pada Februari 2026, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah turun langsung memimpin kegiatan bersih-bersih rumah ibadah di wilayah Kecamatan Tambora, Kamis (12/2) sore.
Kegiatan diawali di Vihara Berbudi, Jalan Sawah Lio V No 71, Kelurahan Jembatan Lima.
Selanjutnya rombongan bergerak ke Masjid Jami Al Anwar, Jalan Pangeran Tubagus Angke Gang Masjid I No 1, Kelurahan Angke.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di dua lokasi tersebut, Iin bersama jajaran pemerintah, pengurus vihara dan masjid, serta unsur masyarakat bergotong royong membersihkan area halaman, ruang ibadah, hingga karpet masjid.
Satu unit armada pemadam kebakaran turut diterjunkan untuk membantu penyemprotan halaman.
Selain itu, Wali Kota juga menyempatkan diri berziarah ke makam yang berada di depan Masjid Al Anwar.
Aksi sosial ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya anggota DPRD DKI Jakarta Hilda Kusuma Dewi dan Lauw Siegvriedam, Camat Tambora Pangestu Aji beserta perangkat kelurahan, pimpinan OPD Pemkot Jakarta Barat, FKUB, Polsek dan Koramil setempat, hingga pengurus rumah ibadah.
Kegiatan diawali dengan apel bersama yang diikuti petugas gabungan dari PPSU, SDA, Bina Marga, Gulkarmat, Dinas Sosial, Satpol PP, Dishub, Dewan Kota, FKUB, Karang Taruna, PKK, Dasawisma, dan unsur lainnya.
“Sore hari ini sesuai jadwal kita, ini menjadi kegiatan perdana yang kita lakukan bersama seluruh komponen lintas agama di Jakarta Barat,” ujar Iin.
Ia berharap kerja bakti lintas umat ini dapat menjadi agenda rutin setiap tahun menjelang peringatan hari besar keagamaan.
Tahun ini, Imlek dan Ramadan jatuh dalam waktu yang hampir bersamaan.
“Artinya ada dua momentum keagamaan sekaligus. Hari ini menjadi penanda dimulainya kegiatan serentak di seluruh kecamatan se-Jakarta Barat, bukan hanya di Tambora,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Iin juga menekankan pentingnya menjaga harmoni antarumat beragama di tengah keberagaman masyarakat Jakarta Barat.
“Kita mungkin berasal dari suku dan latar belakang yang berbeda, namun ketika berada di Jakarta Barat, kita adalah satu keluarga besar. Mari terus kita tingkatkan kerukunan antarumat beragama,” katanya.
Menurutnya, kebersamaan dalam mempersiapkan sarana ibadah yang bersih dan nyaman menjadi simbol nyata toleransi dan gotong royong.
“Hari ini kita bergembira bersama, mempersiapkan rumah ibadah agar benar-benar bersih dan suci saat digunakan umat menjalankan ibadah,” tambahnya.
Bahkan, ia pun mengajak seluruh elemen, baik eksekutif, legislatif, masyarakat maupun dunia usaha, untuk terus memperkuat kolaborasi.
“Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, saling membantu dan saling peduli, Insya Allah Jakarta Barat akan semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.




































