JAKARTA, Suararealitas.co – 26 November 2025 Selama dua tahun terakhir, Riska menjadi bagian penting dari keseharian armada Central Buana Utama (CBU) pada trayek Leuwiliang Tanjung Priok. Bukan sekadar penumpang, ia telah menjelma menjadi sahabat karib bagi para sopir, kenek, hingga para ceker atau kondektur yang setiap hari menunaikan tugas mengantarkan masyarakat dari Bogor menuju Jakarta Utara.
Riska, yang dikenal ramah dan mudah berbaur, kerap menghadirkan suasana hangat di dalam bus. Para kru CBU mengingatnya bukan hanya karena ia penumpang setia, tetapi juga karena kedekatan emosional yang terjalin melalui obrolan ringan, saling perhatian, dan kebiasaan sederhana yang menjadi pengikat silaturahmi.
Sebagai pengguna rutin bus CBU. Baginya, armada Leuwiliang–Priok bukan hanya alat transportasi, tetapi ruang keluarga kedua tempat kisah dan tawa tumbuh tanpa dibuat-buat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Solidaritas yang Mengikat: Silaturahmi Tanpa Putus
Interaksi antara Riska dan keluarga besar CBU bukan sekadar basa-basi antar penumpang dan kru. Jalinan silaturahmi ini terbukti melalui berbagai kegiatan kebersamaan yang dilakukan, salah satunya saat pembagian sembako di momen Idul Fitri.
Pada momentum tersebut, Riska turut terlibat dan memberikan dukungan nyata kepada para sopir, kenek, serta para ceker (kondektur) yang sehari-hari bekerja keras memastikan mobilitas masyarakat berjalan lancar. Kegiatan itu memperkuat kesan bahwa kehadirannya di CBU bukan sekadar sebagai pengguna jasa, tetapi sebagai bagian dari komunitas solid yang saling peduli.
“Solidnya hubungan ini yang bikin saya nggak lupa,” ujar salah satu kru CBU saat mengenang kebersamaan dengan Riska. Mereka menyebut bahwa sosok Riska adalah representasi dari penumpang yang tidak hanya menikmati layanan, tetapi ikut menjaga nilai kekeluargaan yang selama ini menjadi karakter Central Buana Utama.
Personel Branding: Figur Penumpang Setia yang Menguatkan Reputasi
Keberadaan Riska secara tidak langsung membangun citra positif bagi CBU Leuwiliang–Priok. Sikapnya yang sopan, komunikatif, dan konsisten menjadi penumpang setia turut memperkuat reputasi bahwa pelayanan CBU mampu menghadirkan rasa nyaman sekaligus kedekatan emosional bagi siapa pun yang naik.
Dalam dunia transportasi, kehadiran penumpang loyal seperti Riska memberikan nilai tambah tersendiri. Ia menjadi figur yang tidak hanya dikenal kru, tetapi juga kerap menyapa penumpang lain yang sudah mengenal wajahnya dari rutinitas harian.
Kisah yang Menyambung Silaturahmi
Di balik brutalnya perjalanan panjang Bogor–Jakarta setiap hari, kisah sederhana seperti yang terjalin antara Riska dan para kru CBU menjadi pelengkap penting. Jalinan ini menjadi pengingat bahwa transportasi bukan hanya persoalan jarak dan tarif, tetapi juga hubungan antar manusia yang saling menguatkan.
Riska, dengan segala pengalaman dan kedekatannya, menjadi contoh bahwa penumpang pun bisa memiliki peran besar dalam menciptakan suasana transportasi yang humanis dan penuh kehangatan. Bagi keluarga besar Central Buana Utama, ia bukan sekadar penumpang melainkan sahabat karib yang tak pernah terlupakan.
(*/Kipray)



































