Warga Desa Pondok Agung Minta Transparan Soal ADD

- Jurnalis

Minggu, 11 Juni 2023 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Pondok Agung Minta Transparan Soal ADD
Foto Istimewa. (Dok. Johnit Sumbito)


KASEMBON – Warga Desa Pondok Agung meminta agar Kepala Desa (Kades) Pondok Agung Sutrisno transparan penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD).

Masalahnya, dilansir dari InfoMalangnews.com, selama ini pengalokasian ADD di Pondok Agung warga sama sekali tidak mengetahui.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama ini aparatur Desa Pondok Agung tidak transparan pengalokasian ADD. Untuk bangun apa dan dibuat apa ADD itu,” ungkap Subiantoro warga Kampung Baru, Minggu (11/6/2023).

Subiantoro menyebutkan bahwa selama ini (semenjak ADD) dikucurkan oleh pemerintah pusat, masyarakat sama sekali tidak mengetahui digunakan untuk apa ADD tersebut.

“Saya dan masyarakat lainnya bertanya-tanya ADD dialokasikan kemana,” ujarnya.

Lanjut Subiantoro, meskipun pemerintah pusat mengucurkan ADD mencapai miliyaran rupiah yang gadang-gadang untuk infrastruktur desa, namun untuk di Desa Pondok Agung belum terlihat maksimal.

Baca Juga :  Mengucapkan Rasa Syukur, Ketua DPW MIO Yogyakarta Berkunjung ke Pesantren Gratis Al-Ikhlas

“Katanya ADD untuk pembangunan infrastruktur desa, tapi mana daru dulu sampai saat ini belum menyentuh merata, masalahnya masih banyak embong-emnong (jalan-jalan) yang diperbaiki yang ada pada hancur,” sebut Subiantoro.

Sementara itu, Sukirno warga Pondok juga membenarkan bahwa selama ini Pengalokasian ADD di Pondok Agung tidak jelas peruntukannya.

“Ia, memang selama ini kami tidak mengetahui digunakan untuk apa ADD itu. Kami juga belum pernah tau berapa besarnya ADD yang dikucurkan dari pak Presiden Jokowi,” ucap Sukir.

Kendati demikian, Kepala Desa Pondok Agung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Sutrisno menjelaskan, Alokasi Dana Desa (ADD) Pondok Agung mendapat batuan dari pemerintah pusat sebesar Rp. 1,3 miliyar. ADD sebesar itu kan kami gunakan membuat jalan dari dusun Mendalan menuju Ngantang sepanjang kurang lebih 3 km dengan lebar 7 m.

Baca Juga :  Hari Kedua Lebaran 2023, Ketum LMP Gelar Open House di Kediamannya

“ADD sebesar Rp. 1,3 m tahun ini 2023 akan kami gunakan untuk membedah hutan dan membuat jalan sepanjang 3 km, jalan itu nantinya akan menghubungkan dari Pondok Agung menuju Ngantang, Batu, Malang,” jelas Sutrisno saat dikonfirmasi belum lama ini.

Selain itu, kata Kades Pondok Agung, pihaknya juga akan membuat gorong-gorong (saluran air) di wilayah Pondok Agung.

“Selain membuat jalan di lahan milik Perhutani, kami juga akan membuat dan merefungsi saluran air yang ada di wilayah Pondok Agung dengan menggunakan ADD anggaran tahun 2023,” kata Sutrino.*(Johnit Sumbito)

Berita Terkait

Enam Tahun Menggantung, Dua Sertifikat PTSL Warga Serang Tak Kunjung Terbit
Urus SHM Tak Kunjung Jadi Sejak 2024, Warga Sepatan Timur Jadi Korban Calo Sertifikat dan Dugaan Keterlibatan Oknum BPN Kabupaten Tangerang
Gotong Royong Warga Tanjung Kait Bersihkan Pesisir, Dukung Penataan Kawasan Pantai
Srikandi PP Kota Tangerang Gelar Pengajian Bulanan, Tono Darusalam: Jadi Motivasi Daerah Lain
Peringatan Konstruktif Bupati Tolikara di Forum APKASI 2026: Risiko Ganda Pemerintahan Daerah di Tanah Papua dalam Tekanan Fiskal, Keamanan, dan Pembangunan
Perumda Tirta Benteng Buka Seleksi Pendaftaran Calon Penyedia Jasa
Diduga SDN Jombang 05 Hilangkan Ijazah
Pimpinan DPRD Pastikan Tidak Ada Pembahasan Zonasi Prostitusi di Kota Tangerang

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 19:09 WIB

Enam Tahun Menggantung, Dua Sertifikat PTSL Warga Serang Tak Kunjung Terbit

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:11 WIB

Urus SHM Tak Kunjung Jadi Sejak 2024, Warga Sepatan Timur Jadi Korban Calo Sertifikat dan Dugaan Keterlibatan Oknum BPN Kabupaten Tangerang

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:18 WIB

Gotong Royong Warga Tanjung Kait Bersihkan Pesisir, Dukung Penataan Kawasan Pantai

Senin, 26 Januari 2026 - 19:50 WIB

Srikandi PP Kota Tangerang Gelar Pengajian Bulanan, Tono Darusalam: Jadi Motivasi Daerah Lain

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:02 WIB

Peringatan Konstruktif Bupati Tolikara di Forum APKASI 2026: Risiko Ganda Pemerintahan Daerah di Tanah Papua dalam Tekanan Fiskal, Keamanan, dan Pembangunan

Berita Terbaru