Dirop H.Ashari Asmat Pertemuan dengan Pedagang Pasar Mauk di Kecamatan

- Jurnalis

Rabu, 8 November 2023 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirop H.Ashari Asmat Pertemuan dengan Pedagang Pasar Mauk di Kecamatan
Direktur Operasional Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) Kabupaten Tangerang, H.Ashari Asmat.(Foto: Suara Realitas)

KABUPATEN TANGERANG – Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) melakukan pertemuan bersama para Pedagang Pasar Mauk, Rabu (8/11/2023).

Dalam pertemuan tersebut yang bertempat di Gedung Aula Otto Iskandar Dinata, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Hal itu dikatakan oleh Direktur Operasional Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) Kabupaten Tangerang, H.Ashari Asmat saat pertemuan terkait sosialisasi verifikasi untuk para Pedagang Pasar Mauk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi ini sudah menuju tahapan berikutnya revitalisasi pasar, tetapi kami pun menyadari bahwa ada pedagang yang masih belum menerima,” katanya kepada wartawan usai pertemuan.

Ia menyampaikan, bahwa pertemuan tersebut juga untuk mensosialisasikan lebih lanjut tahapan berikutnya. Sehingga para pedagang untuk segera verifikasi tambahan.

“Kita akan memasuki tahapan berikutnya nih terhadap mereka yang belum verifikasi ruang dagang, untuk segera verifikasi tambahan. Setelah itu, maka proses berikutnya yaitu saya akan melakukan zoning dan ploting kepada Tempat Penampungan Pasar Sementara (TPPS) agar pedagang bisa masuk, zoning mah udah ya tinggal ploting aja,” ucapnya.

Ia menuturkan, kemudian proses berikutnya pihaknya akan melakukan pemindahan pada Minggu pertama sekitar tanggal 7 hingga 14 Desember.

Baca Juga :  Bikin Hati Rakyat Senang, Dandim 0510/Trs Buka Lomba Mancing Mania

“Untuk yang menolak, kita tetap kan mengikuti arahan pimpinan, selalu persuasif dan humanis, karena biar bagaimana pun juga semua ini masih keluarga kita. PD pasar ini fungsinya sebagai pelayanan masyarakat, satu sisi juga untuk periklanan PAD nih. Jadi kita lakukan dengan persuasif dan humanis, gak ada tangan besi lah,” tuturnya.

Lanjutnya, ia menjelaskan, revitalisasi itu melalui proses dan tahapan, proses tersebut mulai dari tahun 2018 pihaknya sudah melaksanakan.

“Kita sosialisasi kan kepada para pedagang saat itu, meskipun saya belum hadir waktu itu tapi sesuai dengan SOP. Pada tahun 2019, maka diadakan sosialisasi perwakilan komoditi atau orang bilang mah paguyuban pada saat itu, juga perwakilan komoditi perwakilan pedagang waktu itu,” jelasnya.

Untuk itu, masih Ashari, sosialisasi sudah disampaikan mengenai bangunan, harga dan lainnya, sesuai dengan analisa biaya kemampuan.

“Jadi kita sampaikan kepada para pedagang pasar waktu itu, mau dibangun seperti ini yaitu dua lantai, ruang sekian, harganya sekian. Semua itu ada namanya analisa biaya kemampuan dari pedagang, dan kita adakan musyawarah tahun 2019 sebelum Covid-19,” bebernya.

Baca Juga :  Kapolsek Mauk Dampingi Kunjungan President Of Islamic Development Bank Group Bersama Bupati Tangerang ke Urban Aquaculture Ekowisata Mangrove

Selain itu, untuk harga sudah ada sejumlah pedagang pasar yang menandatangani waktu itu. Namun demikian, terhalang dengan tidak adanya direksi dan Covid-19.

“Harga bangunan yang tertinggi yaitu Rp. 13.250.000,- itu sudah ada tanda tangannya, kalau mau lihat ayo ke kantor tidak ditutupi. Selanjutnya, di tahun 2022 kita lakukan review RAB, karena ini sudah ada prinsip pembangunan. Untuk analisa nya sih sama,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada tahun 2019 tentang SNI pasar tidak mencukupi dengan harga sekian, sehingga pihaknya menaikan harga kios bangunan.

“Ada kenaikan harga Rp. 14.750.000,- permeter yang tertinggi ya. Dengan dibangunnya tahun ini dengan harga sebelumnya biaya itu bisa gak sih, ternyata kan gak bisa. Kita buat lagi yaitu musyawarah di rumah makan Abah Cianjur, maka ketemunya atau kesepakatan itu di harga Rp. 14.750.000,” paparnya.

“Pada prinsipnya mereka itu kan masih keluarga kita, kita selalu lakukan persuasif dan humanis. Kita terus mencoba bicara dengan mereka. Tetapi kita juga punya jadwal, maka nanti akan disampaikan oleh pimpinan kembali pertemuannya,” tutupnya.

Penulis: Bar

Berita Terkait

DKM Miftahusalam bersama Pengurus RW 12 Peringati Nuzulul Qur’an dan santunan 
Kanwil Kamenag Provinsi Banten Jalankan Program Masjid Ramah Pemudik
Ramadhan, Moralitas Publik, dan Masa Depan Politik Umat
Bulan Ramadhan || Aceng Syamsul Hadie: Bulan Revolusi Moral Umat 
Hak Jawab dan Klarifikasi Soal Gudang di Limus Nunggal Cileungsi
Enam Tahun Menggantung, Dua Sertifikat PTSL Warga Serang Tak Kunjung Terbit
Urus SHM Tak Kunjung Jadi Sejak 2024, Warga Sepatan Timur Jadi Korban Calo Sertifikat dan Dugaan Keterlibatan Oknum BPN Kabupaten Tangerang
Gotong Royong Warga Tanjung Kait Bersihkan Pesisir, Dukung Penataan Kawasan Pantai

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:47 WIB

DKM Miftahusalam bersama Pengurus RW 12 Peringati Nuzulul Qur’an dan santunan 

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:35 WIB

Kanwil Kamenag Provinsi Banten Jalankan Program Masjid Ramah Pemudik

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:20 WIB

Ramadhan, Moralitas Publik, dan Masa Depan Politik Umat

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:14 WIB

Bulan Ramadhan || Aceng Syamsul Hadie: Bulan Revolusi Moral Umat 

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:53 WIB

Hak Jawab dan Klarifikasi Soal Gudang di Limus Nunggal Cileungsi

Berita Terbaru

Berita Aktual

Perkuat Layanan Gizi, Kepala Desa Purasari Meresmikan Dapur MBG

Rabu, 18 Mar 2026 - 20:59 WIB

TNI-Polri

Dandim 0510/Tigaraksa Kendalikan Titik Rawan Mudik Massal

Rabu, 18 Mar 2026 - 18:46 WIB