Investasi Food Tray Rp8,25 Miliar Mangkrak, Investor Tagih Tanggung Jawab Direktur PT. Bin Thalib

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 30 September 2025, Suararealitas.co – Kuasa Hukum AB, Dominggus Tobu Shanitan, S.H., menyatakan akan menempuh jalur hukum terhadap Direktur PT. Bin Thalib Berkah Abadi, Nofalia, terkait dugaan wanprestasi dalam kerja sama investasi pengadaan food tray (baki makan) untuk program Makan Gratis Bergizi pemerintah.

Dominggus menjelaskan, kliennya telah melakukan investasi kepada PT. Bin Thalib Berkah Abadi yang dipimpin Nofalia sebagai Direktur dan Melinda Dee sebagai Wakil Direktur. Kerja sama dimulai pada 14 September 2024 dan dituangkan dalam 12 perjanjian tertulis. Sebagian perjanjian ditandatangani dengan Nofalia, sementara sebagian lainnya dengan Melinda Dee yang juga menjabat di PT. Repindo Jagad Raya.

“Dalam perjanjian disepakati pengembalian modal investasi dan pembagian hasil selambat-lambatnya 45 hari sejak penandatanganan. Sebagai jaminan, telah diberikan cek kepada klien kami. Namun sampai sekarang kewajiban itu belum dipenuhi,” ujar Dominggus, Senin (29/9/2025).

Dominggus menuturkan, sebelumnya kliennya pernah berinvestasi sebesar Rp1,375 miliar dengan Nofalia. Kerja sama pertama berjalan lancar dan pengembalian modal dilakukan sesuai kesepakatan.

Namun, pada 21 Oktober 2024, dengan melihat rekam jejak yang positif, AB kembali berinvestasi sebesar Rp8,25 miliar untuk pengadaan food tray berbahan stainless steel dengan sistem bagi hasil. Dalam perjanjian, pengembalian modal dan hasil usaha disepakati paling lambat pada 30 November 2024.

“Hingga melewati jatuh tempo, kewajiban itu belum juga dilaksanakan oleh pihak Nofalia. Kami sudah melayangkan dua kali somasi sebagai upaya penyelesaian kekeluargaan, namun tidak diindahkan. Karena itu, klien kami berencana menempuh jalur hukum sesuai peraturan perundang-undangan,” tegas Dominggus dari Kantor Hukum Domitobu, DPP GRIB Jaya, Kedoya Selatan, Jakarta Barat.

Baca Juga :  Binaan PORBIN, Tim Voli Putri Jakarta BIN Juarai Putaran Kedua Proliga 2023

Sementara itu, DW, pihak yang mendampingi AB, mengaku sudah mencoba menemui Nofalia untuk meminta pengembalian dana secara kekeluargaan, namun gagal.

“Alasannya selalu menunggu pembayaran dari BGN (Badan Gizi Nasional). Tapi setelah kami cek, BGN mengatakan tidak ada urusan dengan mereka. Pembayaran langsung ke Bu Nova,” ungkap DW.

Senada, korban lain berinisial SF juga menuturkan bahwa dirinya pernah menghubungi pihak BGN, dan pihak tersebut memastikan pembayaran sudah dilakukan.

Kasus ini kini tengah dipersiapkan untuk dilaporkan secara hukum demi mendapatkan kepastian dan perlindungan bagi investor.

(tim/red)


 

Berita Terkait

DLHK Sebut, Pajak Armada Menunggak, Akibat BPKB Terselip di BPKAD
Panglima TNI: Alumni Taruna Nusantara Harus Menjadi Generasi Adaptif, Berkarakter, dan Berintegritas
Patroli Malam Stasioner Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Amankan Pengendara Mencurigakan
Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Wapang TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Yonif TP 808/Mbaham Matta di Papua Barat
Polres Priok Gelar  Patroli Stasioner Cipta Kondisi, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Pelabuhan
Gotong Royong Bersihkan Kali, Babinsa Timika Turun Langsung
Kapolda Jawa Barat Jangan Diam atas Dugaan Kejahatan Ekologis di Kawasan TNGC

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:14 WIB

DLHK Sebut, Pajak Armada Menunggak, Akibat BPKB Terselip di BPKAD

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:43 WIB

Panglima TNI: Alumni Taruna Nusantara Harus Menjadi Generasi Adaptif, Berkarakter, dan Berintegritas

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:40 WIB

Patroli Malam Stasioner Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Amankan Pengendara Mencurigakan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:29 WIB

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:57 WIB

Wapang TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Yonif TP 808/Mbaham Matta di Papua Barat

Berita Terbaru

Unit kendaraan DLHK Kabupaten Tangerang yang menunggak pajak selama 12tahun

Berita Aktual

DLHK Sebut, Pajak Armada Menunggak, Akibat BPKB Terselip di BPKAD

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:14 WIB

ILUSTRASI - polisi resmi menahan Bos Hanania Group terkait dugaan penipuan umrah. (Foto: Istimewa).

Hukum & Kriminal

Bos Hanania Group Resmi Ditahan Polisi Terkait Dugaan Penipuan Umrah

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:50 WIB