Festival Kalipasir 2025, IKJ Hidupkan Kampung Seni di Tengah Kota

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Suararealitas.co – Institut Kesenian Jakarta (IKJ) resmi menggelar Festival Kalipasir 2025 pada 25–26 Juli 2025. Acara ini menyulap kawasan Cikini, Jakarta Pusat, menjadi kampung seni kolaboratif dengan tema “Kampung Seni di Tengah Kota”.

Ketua Panitia, Ivan Dharma Putra, menyebut bahwa festival ini menjadi ruang sinergi antara IKJ dan warga empat kelurahan sekitar: Kwitang, Kenari, Kebon Sirih, dan Kalipasir. Kolaborasi ini mencerminkan hubungan historis antara kampus seni dan masyarakat urban Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Festival ini bukan sekadar pertunjukan, tapi ruang interaksi sosial dan budaya. Tujuannya memperkuat identitas seni Jakarta Pusat dan menjadikannya agenda tahunan seperti Festival Kemang di Jakarta Selatan,” ujar Ivan kepada awak media di Jakarta, Jum’at (25/07/2025).

Baca Juga :  Merajut Teori dan Praktik: Gagasan Prof. Eddy Pratomo untuk Legislasi Indonesia yang Lebih Bermakna

Festival Kalipasir dirancang sebagai ruang inklusif bagi alumni, warga, dan komunitas seni. Dua panggung utama disiapkan untuk menampilkan beragam ekspresi seni, mulai dari musik, teater hingga pertunjukan warga setempat.

Malam hari akan diisi dengan penampilan band-band dari skena independen dan arus utama. Tercatat, grup musik seperti Rumahsakit, Franki Indrasmoro, dan Kudeta akan tampil menghibur publik hingga malam.

Selain musik, ada kompetisi mural bertema “Kali, Kita dan Cerita Kota” yang melibatkan 20 kelompok muralis. Kegiatan ini mendorong masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan seni visual yang merefleksikan dinamika perkotaan.

Baca Juga :  Semarak HUT ke-393 Kabupaten Tangerang, PERUMDAM TKR Berikan Kontribusi Nyata Lewat Program SL Gratis

Di bidang pertunjukan panggung, seniman seperti Jecko Siompo, Jefriandi Usman, dan Teater Boneka Aqus DS akan hadir membawa narasi visual bertema isu sosial. Pendekatan artistik ini menjangkau audiens dari segala usia.

Acara ini terbuka gratis untuk umum dan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 22.00 WIB. Pemprov DKI Jakarta, melalui Dinas Kebudayaan, serta sejumlah kementerian dan dinas lain turut mendukung kegiatan ini.

“Kerja sama lintas sektor dengan warga dan pemerintah, mulai dari kebersihan lingkungan hingga logistik, menjadikan festival ini milik semua,” tutup Ivan.

Berita Terkait

Patroli Gabungan Brimob Amankan Empat Motor Diduga untuk Balap Liar di Jakarta Timur
Polda Metro Jaya Berhasil Mengungkap Peredaran 2,05 Kilogram Ganja, 1 Pria Diamankan
Jaga Rasa Aman Warga, Polda Metro Jaya Perkuat Pengamanan Pilkades di Kabupaten Bekasi
Rakerda II DMI Jakarta Utara Bahas Penguatan Fungsi Masjid dan Pemberdayaan Umat
25 Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok Dikerahkan Amankan Pilkades di Kabupaten Bekasi
Industri Rokok Disebut Ajukan Sertifikasi Halal, FKBI Soroti Kepastian Status Produk
Polri Ulurkan Tangan Untuk Sesama, Bakti Sosial di Panti Asuhan Yatim Piatu Nuruz Zahroh
Tinjau Lokasi Karhutla di Sumatera Selatan, Menko Polkam: Hadapi Karhutla seperti di Medan Tempur, Fokuskan Kekuatan secara Tepat dan Terukur

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:04 WIB

Patroli Gabungan Brimob Amankan Empat Motor Diduga untuk Balap Liar di Jakarta Timur

Sabtu, 19 September 2026 - 16:57 WIB

Jaga Rasa Aman Warga, Polda Metro Jaya Perkuat Pengamanan Pilkades di Kabupaten Bekasi

Sabtu, 19 September 2026 - 14:52 WIB

Rakerda II DMI Jakarta Utara Bahas Penguatan Fungsi Masjid dan Pemberdayaan Umat

Sabtu, 19 September 2026 - 14:50 WIB

25 Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok Dikerahkan Amankan Pilkades di Kabupaten Bekasi

Sabtu, 19 September 2026 - 12:29 WIB

Industri Rokok Disebut Ajukan Sertifikasi Halal, FKBI Soroti Kepastian Status Produk

Berita Terbaru