Baru Diresmikan, Jembatan Penghubung di Rumpin Bogor Ambruk Diterjang Banjir

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, Suararealitas.co  – Sebuah jembatan penghubung antara Desa Gobang dan Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ambruk akibat terjangan banjir setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras dalam beberapa waktu terakhir.

Peristiwa ini bermula pada Sabtu, 4 April 2026 sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, aliran Sungai Citempuhan meluap dan menggenangi permukiman warga. Banjir tidak hanya merendam rumah, tetapi juga menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar.

Kepala Desa Gobang, Alawi, mengungkapkan bahwa sedikitnya satu rumah warga mengalami kerusakan parah. Selain itu, satu unit sepeda motor dilaporkan hanyut, serta uang dan perhiasan emas milik warga ikut terbawa arus. Total kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, fasilitas pendidikan seperti TK/PAUD juga terdampak. Sejumlah dokumen penting dilaporkan hilang dan rusak akibat terendam banjir.

Baca Juga :  Menteri Kehutanan : Perdagangan Karbon Sektor Kehutanan Segera Diresmikan

Menurut Alawi, derasnya arus sungai menyebabkan bagian bawah struktur jembatan mengalami kerusakan. Bahkan, tiang penyangga jembatan dilaporkan hilang terbawa arus.

“Kejadian awal itu sekitar dua minggu lalu. Saat itu jembatan belum ambruk total, tapi bagian bawah tiang penyangga sudah hilang terbawa air,” ujar Alawi, Kamis (16/4).

Kondisi jembatan terus memburuk hingga akhirnya ambruk pada Rabu, 15 April 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Hujan yang terus mengguyur membuat struktur jembatan tidak mampu menahan beban dan derasnya arus air. Sebelum runtuh, sebagian badan jembatan bahkan sudah terendam.

Berdasarkan pantauan di lokasi, jembatan kini tidak dapat digunakan sama sekali dan sangat membahayakan. Akses penghubung vital antar desa tersebut terputus, baik untuk kendaraan roda dua maupun pejalan kaki.

Diketahui, jembatan tersebut memiliki bentangan sekitar 32 meter, lebar tiga meter, dan ketinggian lebih dari empat meter dari permukaan air.

Baca Juga :  Catherine Mulyana : Aplikasi BukuAku Bantu Pemerintah Tingkatkan Literasi di Indonesia

Alawi menegaskan bahwa peristiwa ini merupakan bencana alam yang sulit diprediksi.

“Bencana alam itu tidak ada yang tahu kapan terjadi. Bahkan rumah saya sendiri ikut terendam banjir,” katanya.

Pemerintah Desa Gobang, lanjut Alawi, telah melaporkan kejadian ini kepada Pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera mendapatkan penanganan. Sejumlah pihak, termasuk anggota DPR RI, juga telah meninjau lokasi kejadian.

“Kami sudah berkirim surat ke instansi terkait agar penanganan segera dilakukan, sehingga jembatan bisa kembali digunakan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa jembatan tersebut belum lama diresmikan sebelum akhirnya ambruk. Meski demikian, ia menilai bencana alam tidak dapat dihindari.

“Tidak ada yang bisa menahan bencana alam ketika itu terjadi,” tutupnya.

Berita Terkait

Sambut HUT RI Ke – 81, Warga Puraseda Gotong Royong Bersihkan Lingkungan
Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih Memimpin PWI Jawa Barat 2026–2031
Rp. 4,75 Miliar Tali Asih Lahan 190 Ha Diduga Dikuasai Oknum — Jhon Kennedy Laporkan ke KPK & kabareskrim  
Hampir 3 Bulan Tak Ada Kejelasan, LP Nomor 205/2026 di Polsek Kelapa Dua Diduga Mangkrak
Peringati HUT ke-81 RI, Kanwil Kemenag Banten Gelar Zdikir, Do’a Kebangsaan
Hendra Hidayat Himbau Masyarakat tetap tenang terkait kasus Promosi Miras pake simbol Agama
Perbaikan Saringan Jebol di Yos Pompa 1 Dilakukan Rutin untuk Menjaga Fungsi Sistem Pengendalian Air
Bupati Wonosobo Apresiasi Aji Jaya Cup 1: Spektakuler dan Megah

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Sambut HUT RI Ke – 81, Warga Puraseda Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih Memimpin PWI Jawa Barat 2026–2031

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Rp. 4,75 Miliar Tali Asih Lahan 190 Ha Diduga Dikuasai Oknum — Jhon Kennedy Laporkan ke KPK & kabareskrim  

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:12 WIB

Hampir 3 Bulan Tak Ada Kejelasan, LP Nomor 205/2026 di Polsek Kelapa Dua Diduga Mangkrak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:48 WIB

Peringati HUT ke-81 RI, Kanwil Kemenag Banten Gelar Zdikir, Do’a Kebangsaan

Berita Terbaru

Berita Aktual

Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih Memimpin PWI Jawa Barat 2026–2031

Kamis, 13 Agu 2026 - 12:04 WIB