4 Pekerja Meninggal di TB Simatupang Saat Membersihkan Penampungan Air

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 00:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Suararealitas.co || Kecelakaan kerja terjadi di proyek bangunan bertingkat di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Empat pekerja meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam penampungan air bersih (ground tank) di area basement proyek saat proses pengurasan berlangsung.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan insiden terjadi ketika para pekerja sedang membersihkan penampungan air yang berada di lokasi proyek.

“Benar, terjadi kecelakaan kerja di proyek bangunan di Jagakarsa saat proses pengurasan penampungan air,” kata Budi Hermanto dalam keterangannya, Jumat (03/04/2026).

Empat korban meninggal dunia masing-masing berinisial YN (32), MW (62), TS (63), dan MF (19). Sementara itu, tiga pekerja lainnya, yakni U (41), AJ (37), dan S (63), mengalami sesak napas dan saat ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula saat beberapa pekerja menguras penampungan air yang tertutup. Saat penutup dibuka, salah satu pekerja terjatuh ke dalam lubang. Rekan kerja yang mencoba menolong tanpa alat keselamatan kemudian ikut terjatuh.
“Saat evakuasi, saksi merasakan kondisi di sekitar lokasi pengap dan panas,” ujarnya.

Para korban kemudian dievakuasi ke RSUD Pasar Rebo. Namun empat orang dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit. Sementara korban selamat masih menjalani perawatan.

Baca Juga :  Hadir Diacara Peluncuran Klaster AGRA, Yori Antar: Arsitektur Indonesia Bisa Menjadi Tuan Rumah Di Negeri Sendiri

Guna mendalami penyebab pasti tragedi ini, jajaran kepolisian telah bergerak cepat di lapangan. “Tim penyidik telah melakukan olah TKP secara mendalam serta memeriksa sejumlah saksi mata guna mengumpulkan bukti-bukti primer di lokasi kejadian,” jelas Kombes Pol. Budi Hermanto.

Ke depan, pihak kepolisian akan terus mengawal penuntasan kasus ini secara profesional. “Selain memantau perkembangan kesehatan para korban yang tengah dirawat, kami juga melakukan penyelidikan intensif terkait unsur kelalaian maupun kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja yang diterapkan di area proyek tersebut,” tutupnya.

Berita Terkait

Polres Priok Gelar Halal Bihalal Bersama Potensi Masyarakat, Perkuat Sinergi dan Kamtibmas
Hanania Group Disorot Publik, Pemenang Undian Belum Terima Haknya
Polda Metro Jaya Utamakan Pelayanan dalam Perayaan Ibadah Paskah 2026
Polisi Bongkar Peredaran Sabu 1 Kg dan 1.694 Ekstasi di Senen, Satu Pelaku Diamankan
Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok
Kodim 1710/Mimika Gelar Acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat
1.069 KPM Kecamatan Leuwiliang Menerima Bantuan Sembako-PKH Tahap l Tahun 2026
Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 00:07 WIB

4 Pekerja Meninggal di TB Simatupang Saat Membersihkan Penampungan Air

Jumat, 3 April 2026 - 19:12 WIB

Polres Priok Gelar Halal Bihalal Bersama Potensi Masyarakat, Perkuat Sinergi dan Kamtibmas

Jumat, 3 April 2026 - 15:47 WIB

Hanania Group Disorot Publik, Pemenang Undian Belum Terima Haknya

Kamis, 2 April 2026 - 16:02 WIB

Polda Metro Jaya Utamakan Pelayanan dalam Perayaan Ibadah Paskah 2026

Kamis, 2 April 2026 - 12:30 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Sabu 1 Kg dan 1.694 Ekstasi di Senen, Satu Pelaku Diamankan

Berita Terbaru

Berita Aktual

Hanania Group Disorot Publik, Pemenang Undian Belum Terima Haknya

Jumat, 3 Apr 2026 - 15:47 WIB