Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTRamadhan Penuh Cinta, Dewan Adat Bamus Betawi Santuni 500 Anak Yatim dan DhuafaKomentar: 0

Ramadhan Penuh Cinta, Dewan Adat Bamus Betawi Santuni 500 Anak Yatim dan Dhuafa

Suara Realitas, 18 Maret 2026, 18:28 WIB · 2 menit bacaDiperbarui Baca di App
Huruf

 

Jakarta, Suararealitas.co – Dewan Adat Bamus Betawi bersama DPW Syarikat Islam DKI Jakarta menggelar kegiatan santunan anak yatim sebagai agenda rutin tahunan di bulan suci Ramadhan. Acara tersebut berlangsung di Balai Budaya Condet pada Rabu (18/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 500 anak yatim piatu dan dhuafa menerima santunan. Acara ini juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama, silaturahmi tokoh lintas elemen masyarakat, serta doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara.

Ketua Dewan Adat Bamus Betawi, M. Rifki  yang akrab disapa Eki Pitung, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah menjadi tradisi yang rutin digelar selama 15 tahun.

“Kegiatan ini rutin setiap tahun, sudah berjalan 15 tahun. Minimal kita santuni 500 anak yatim, dan tahun ini kita laksanakan 500. Pernah juga sampai 1.000 bahkan 2.000 anak,” ujarnya.

Baca Juga :  Penertiban Bangunan Liar dan PKL di Jalan Jampea Digul Dilaksanakan Berdasarkan Peraturan Daerah

Ia menjelaskan, para penerima santunan berasal dari berbagai wilayah di Jakarta, mulai dari lingkungan sekitar, sejumlah masjid di Jakarta Timur, hingga perwakilan dari Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Hal ini menunjukkan kuatnya jaringan sosial masyarakat Betawi dalam menjangkau berbagai kalangan.

Selain santunan, kegiatan “Ramadhan Penuh Cinta” juga diisi dengan silaturahmi tokoh, doa bersama untuk Jakarta dan Indonesia, serta pertunjukan kebudayaan Betawi sebagai bentuk pelestarian tradisi lokal di tengah perkembangan kota global.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga sosial seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam penyediaan bantuan sembako, serta dukungan dari sejumlah donatur yang tidak disebutkan namanya.

Menurut Eki, kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan nilai ibadah sekaligus mempererat kebersamaan antar masyarakat.

Baca Juga :  SPI Peringati Hari Tani Nasional 2025: Enam Tuntutan Reforma Agraria untuk Kedaulatan Pangan

“Kita ingin hadir untuk mendoakan bangsa dan negara agar tetap aman, tidak terprovokasi, dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” katanya.

Lebih lanjut, Dewan Adat Bamus Betawi juga menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya Betawi di tengah arus globalisasi. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai budaya, tradisi, dan kebersamaan terus diperkenalkan kepada masyarakat luas.

“Kita ingin budaya Betawi tetap hidup dan tidak hilang, meskipun Jakarta berkembang menjadi kota global,” tegasnya.

Melalui “Ramadhan Penuh Cinta ke-15”, Dewan Adat Bamus Betawi berharap semangat kepedulian sosial, silaturahmi, serta pelestarian budaya dapat terus terjaga dan menjadi kekuatan dalam membangun masyarakat yang harmonis.

Lihat Nasional Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Nasional
Berita AktualKanal lain