Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTPolda Metro Jaya Dalami Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Andrie Yunus, Analisis CCTV dan Forensik Jadi FokusKomentar: 0

Polda Metro Jaya Dalami Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Andrie Yunus, Analisis CCTV dan Forensik Jadi Fokus

Suara Realitas, 16 Maret 2026, 15:01 WIB · 2 menit bacaDiperbarui Baca di App
Huruf

Jakarta, Suararealitas.co – Kepolisian Daerah Metro Jaya terus mengintensifkan penyelidikan kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus. Hingga kini, aparat kepolisian masih mengumpulkan sejumlah alat bukti guna mengungkap identitas pelaku.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanudin, menyampaikan bahwa penyidik belum melakukan penangkapan. Proses yang berjalan saat ini difokuskan pada penguatan bukti melalui analisis rekaman kamera pengawas serta penelusuran jaringan komunikasi yang diduga berkaitan dengan pelaku.

Menurut Iman, tim penyidik juga tengah melakukan uji laboratorium forensik terhadap sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. Barang-barang tersebut antara lain helm serta wadah yang diduga digunakan untuk membawa cairan kimia berbahaya. Dari hasil pemeriksaan ini, penyidik berharap dapat menemukan sidik jari maupun profil DNA yang dapat mengarah langsung pada pelaku.

Baca Juga :  Pembangunan Rumah Terus Digenjot, Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika Kejar Target Penyelesaian

Selain itu, polisi turut menelaah pola pergerakan para pelaku berdasarkan rekaman CCTV. Dari hasil analisis sementara, pelaku dinilai bertindak dengan cukup tenang dan terencana saat mendekati korban. Setelah melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri menggunakan dua sepeda motor dengan kecepatan tinggi.

Penyidik juga masih mendalami identitas kendaraan yang digunakan. Dari hasil identifikasi awal, terdapat ratusan kemungkinan nomor pelat kendaraan yang terekam, sehingga membutuhkan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan kecocokan data.

Baca Juga :  Personel TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai Lanjutkan Pekerjaan Flur Lantai dan Pemasangan Lisplang RTLH

Peristiwa penyiraman tersebut terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di kawasan Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat. Saat itu, Andrie Yunus diketahui tengah dalam perjalanan pulang usai menghadiri kegiatan podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia.

Berdasarkan dugaan sementara, aksi tersebut dilakukan oleh empat orang pelaku yang berboncengan menggunakan dua sepeda motor. Hingga kini, kepolisian masih terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap motif serta pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Lihat Kabar Polisi Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Kabar Polisi
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain