Jakarta, Suararealitas.co – Kepolisian Daerah Metro Jaya terus mengintensifkan penyelidikan kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus. Hingga kini, aparat kepolisian masih mengumpulkan sejumlah alat bukti guna mengungkap identitas pelaku.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanudin, menyampaikan bahwa penyidik belum melakukan penangkapan. Proses yang berjalan saat ini difokuskan pada penguatan bukti melalui analisis rekaman kamera pengawas serta penelusuran jaringan komunikasi yang diduga berkaitan dengan pelaku.
Menurut Iman, tim penyidik juga tengah melakukan uji laboratorium forensik terhadap sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. Barang-barang tersebut antara lain helm serta wadah yang diduga digunakan untuk membawa cairan kimia berbahaya. Dari hasil pemeriksaan ini, penyidik berharap dapat menemukan sidik jari maupun profil DNA yang dapat mengarah langsung pada pelaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, polisi turut menelaah pola pergerakan para pelaku berdasarkan rekaman CCTV. Dari hasil analisis sementara, pelaku dinilai bertindak dengan cukup tenang dan terencana saat mendekati korban. Setelah melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri menggunakan dua sepeda motor dengan kecepatan tinggi.
Penyidik juga masih mendalami identitas kendaraan yang digunakan. Dari hasil identifikasi awal, terdapat ratusan kemungkinan nomor pelat kendaraan yang terekam, sehingga membutuhkan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan kecocokan data.
Peristiwa penyiraman tersebut terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di kawasan Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat. Saat itu, Andrie Yunus diketahui tengah dalam perjalanan pulang usai menghadiri kegiatan podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia.
Berdasarkan dugaan sementara, aksi tersebut dilakukan oleh empat orang pelaku yang berboncengan menggunakan dua sepeda motor. Hingga kini, kepolisian masih terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap motif serta pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.


































