Polda Metro Jaya Dalami Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Andrie Yunus, Analisis CCTV dan Forensik Jadi Fokus

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – Kepolisian Daerah Metro Jaya terus mengintensifkan penyelidikan kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus. Hingga kini, aparat kepolisian masih mengumpulkan sejumlah alat bukti guna mengungkap identitas pelaku.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanudin, menyampaikan bahwa penyidik belum melakukan penangkapan. Proses yang berjalan saat ini difokuskan pada penguatan bukti melalui analisis rekaman kamera pengawas serta penelusuran jaringan komunikasi yang diduga berkaitan dengan pelaku.

Menurut Iman, tim penyidik juga tengah melakukan uji laboratorium forensik terhadap sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. Barang-barang tersebut antara lain helm serta wadah yang diduga digunakan untuk membawa cairan kimia berbahaya. Dari hasil pemeriksaan ini, penyidik berharap dapat menemukan sidik jari maupun profil DNA yang dapat mengarah langsung pada pelaku.

Selain itu, polisi turut menelaah pola pergerakan para pelaku berdasarkan rekaman CCTV. Dari hasil analisis sementara, pelaku dinilai bertindak dengan cukup tenang dan terencana saat mendekati korban. Setelah melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri menggunakan dua sepeda motor dengan kecepatan tinggi.

Penyidik juga masih mendalami identitas kendaraan yang digunakan. Dari hasil identifikasi awal, terdapat ratusan kemungkinan nomor pelat kendaraan yang terekam, sehingga membutuhkan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan kecocokan data.

Baca Juga :  Polres Priok Gelar Upacara Serah Terima Jabatan Kasatreskrim

Peristiwa penyiraman tersebut terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di kawasan Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat. Saat itu, Andrie Yunus diketahui tengah dalam perjalanan pulang usai menghadiri kegiatan podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia.

Berdasarkan dugaan sementara, aksi tersebut dilakukan oleh empat orang pelaku yang berboncengan menggunakan dua sepeda motor. Hingga kini, kepolisian masih terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap motif serta pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Berita Terkait

Sambangi ABK di Pelabuhan Muara Angke, Unit Binmas Polsek Kawasan Sunda Kelapa Sampaikan Pesan Kamtibmas
Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
Sejak 27 Agustus, 200 Perwira dan Bhabin Bergerak Cegah Karhutla, dari Edukasi hingga Shalat Istisqa
Ketua Forum Alumni Pimpinan Cipayung Mimika Dukung Upaya Satgas Damai Cartenz Jaga Keamanan Papua
Patroli Dialogis Polsubsektor Inggom, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ajak Satpam dan Pekerja Bersama Jaga Kamtibmas
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sasar Titik Rawan, Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tingkatkan Pengaturan Lalu Lintas, Pastikan Arus Kendaraan Lancar dan Kondusif
Situasi Kamtibmas di Kawasan JICT Tanjung Priok Kondusif, Polisi Intensifkan Patroli dan Pengamanan Aktivitas Bongkar Muat

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Sejak 27 Agustus, 200 Perwira dan Bhabin Bergerak Cegah Karhutla, dari Edukasi hingga Shalat Istisqa

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Ketua Forum Alumni Pimpinan Cipayung Mimika Dukung Upaya Satgas Damai Cartenz Jaga Keamanan Papua

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Patroli Dialogis Polsubsektor Inggom, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ajak Satpam dan Pekerja Bersama Jaga Kamtibmas

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:30 WIB

JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sasar Titik Rawan, Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif

Berita Terbaru