Jakarta, Suararealitas.co – Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi para sahabat dan kerabat yang selama puluhan tahun mengenal dekat sosoknya. Almarhum dikenang sebagai pribadi yang memiliki semangat juang tinggi, pemikiran yang jernih, serta sikap rendah hati dalam keseharian.
Salah satu kerabat sekaligus sahabat dekat almarhum, Lingga suri, mengungkapkan bahwa ia telah mengenal Agus Widjojo selama lebih dari 30 tahun. Kedekatan tersebut terjalin melalui berbagai diskusi, baik terkait persoalan kebangsaan, politik, maupun dinamika kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Lingga Suri kepada awak media di Jakarta, Senin (9/2/2026). Menurut dia, almarhum dikenal sebagai sosok yang teguh memegang prinsip serta memiliki daya juang yang kuat. Latar belakang keluarga sebagai putra Pahlawan Revolusi RI, Mayor Jenderal Sutoyo Siswomiharjo, dinilainya turut membentuk karakter dan nilai perjuangan yang melekat dalam diri Agus Widjojo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lingga suri menuturkan, selama mengenal almarhum, ia banyak memperoleh pelajaran berharga, tidak hanya dalam konteks pemikiran kebangsaan, tetapi juga mengenai keteguhan sikap dan kekuatan mental dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.
Diskusi-diskusi yang kerap dilakukan bersama almarhum, kata dia, menjadi ruang pembelajaran yang bermakna. Agus Widjojo selalu menekankan pentingnya konsistensi, ketegasan prinsip, serta kemampuan untuk tetap tegar dalam berbagai situasi.
Selain dikenal sebagai mentor, almarhum juga dikenang sebagai sahabat yang bersahaja, terbuka, dan mudah bergaul. Meski menyandang pangkat jenderal, Agus Widjojo dinilai tidak pernah menempatkan diri secara berjarak dengan lingkungan sekitarnya.
Ia dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, humoris, dan menghargai setiap orang tanpa memandang latar belakang maupun status sosial. Sikap tersebut, menurut Lingga suri, menjadikan almarhum sosok yang mudah diterima dan dihormati oleh berbagai kalangan.
Lingga suri juga menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian Agus Widjojo. Kabar wafatnya almarhum disebut datang secara mengejutkan, terlebih karena sebelumnya ia sempat menerima informasi bahwa almarhum tengah menjalani masa pemulihan.
Dalam kesempatan tersebut, Lingga suri turut menyampaikan doa dan harapan bagi keluarga yang ditinggalkan, khususnya istri almarhum, Ranny Moerni Cahyani, dan anak-anaknya, agar diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi masa duka.
Ia juga mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Pengabdian dan keteladanan Agus Widjojo, menurutnya, akan terus dikenang oleh mereka yang pernah mengenal dan bekerja bersama almarhum.




































