SDA Pademangan Keruk PHB Ancol Barat 3: Infrastruktur Dranaise Siap Hadapi Puncak Hujan Akhir Tahun 

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Kasatpel Sudin SDA Kecamatan Pademangan, Dewi Marlina mengatakan, bahwa pengerukan saluran PHB Ancol Barat 3 tingkatkan daya tampung dan Kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.

“Upaya peningkatan kapasitas drainase dan pencegahan genangan terus dilakukan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara,” ujar Dewi Marlina saat di temui suararealitas.co di lokasi pengerjaan.

Melalui kegiatan pengerukan saluran Penghubung (PHB) Ancol Barat 3 di Kelurahan Ancol, jajaran SDA Kecamatan Pademangan di bawah koordinasi Kasatpel Dewi Marlina memastikan kesiapsiagaan infrastruktur menghadapi puncak musim penghujan akhir tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan pengerukan ini merupakan tindak lanjut dari program pemeliharaan rutin serta normalisasi sungai, kali, dan PHB yang bertujuan menjaga fungsi saluran tetap optimal.

Dewi Marlina menjelaskan, bahwa pengerukan di PHB Ancol Barat 3 menjadi prioritas karena saluran ini memiliki peran penting dalam mengalirkan debit air dari lingkungan permukiman menuju sistem drainase kota.

“Tujuan utama pengerukan adalah menambah daya tampung serta memperlancar aliran saluran, terutama di musim penghujan. Dengan kondisi saluran yang lebih dalam dan bersih, risiko terjadinya genangan dapat ditekan secara signifikan,” ungkapnya.

Ruang Lingkup Pekerjaan dan Durasi Pelaksanaan

Baca Juga :  Walkot Jakbar Uus Kuswanto Minta Jajaran Siap Hadapi Jakarta Kota Global yang Kompetitif

Pengerukan dilakukan pada saluran sepanjang ± 485 meter dengan lebar 2,5 meter dan tinggi saluran 2 meter. Proses pekerjaan dimulai sejak 11 November 2025 dan masih berlangsung hingga hari ini.

Selama pengerjaan, petugas memastikan seluruh area saluran dikeruk sesuai standar kedalaman dan kebersihan lumpur agar air dapat mengalir dengan lancar.

Menurut Dewi Marlina, kondisi endapan lumpur cukup tebal di beberapa titik sehingga pengerjaan dilakukan secara bertahap namun intensif.

“Kami memastikan seluruh segmen saluran dikeruk dengan tuntas. Endapan yang menumpuk selama bertahun-tahun menjadi salah satu penyebab aliran melambat, sehingga pembersihan total sangat diperlukan,” tambahnya.

Personel dan Peralatan Dikerahkan Secara Maksimal

Untuk mendukung efektivitas pekerjaan, sebanyak 2 personel satgas SDA diterjunkan setiap hari untuk melakukan pemantauan dan penataan material lumpur di lapangan.

Selain itu, pengerjaan juga dibantu dengan penggunaan alat berat Spider Wheel 04, yang dikenal efektif menjangkau area saluran dengan struktur sempit dan dalam.

Demi mempercepat proses pengangkutan lumpur, 3 unit dumptruk disiapkan untuk mobilisasi material hasil pengerukan ke lokasi pembuangan resmi.

Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja dan tidak mengganggu aktivitas warga sekitar.

Baca Juga :  IWB Datangi 3 Kementerian, Bawa 124 Bukti Dugaan Perselingkuhan Eks Menteri Era Jokowi

Manfaat Nyata bagi Lingkungan dan Warga

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga Kelurahan Ancol dan sekitarnya, terutama dalam mengurangi potensi genangan saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Dengan saluran yang lebih bersih dan kapasitas yang meningkat, aliran air akan menjadi lebih lancar sehingga sistem drainase kawasan dapat bekerja secara optimal.

Dewi Marlina menegaskan bahwa Sudin SDA Kecamatan Pademangan akan terus melakukan pengawasan dan pemeliharaan berkala setelah pengerukan selesai.

“Kami berkomitmen menjaga saluran tetap berfungsi dengan baik. Tidak berhenti pada pengerukan, tapi juga pemantauan rutin di titik-titik rawan sedimentasi,” katanya.

Komitmen Berkelanjutan

Kegiatan pengerukan ini menjadi salah satu wujud komitmen Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dalam mengantisipasi dampak musim penghujan melalui pemeliharaan infrastruktur drainase.

Kolaborasi antara Sudin SDA, aparat kecamatan, kelurahan, serta masyarakat diharapkan dapat menjaga lingkungan tetap aman dan bebas genangan.

Dengan terlaksananya pengerjaan yang terukur, terarah, dan berkelanjutan, saluran PHB Ancol Barat 3 kini memasuki fase pemulihan fungsi yang optimal, menjadi bagian penting dari kesiapsiagaan kota menghadapi dinamika cuaca ekstrem.*(Kipray)

Berita Terkait

20 Bangunan Liar di Bantaran Kali Pesanggrahan Kembangan Dibongkar, Akan Dijadikan Ruang Hijau
Pemkot Jakbar Matangkan Renja 2027, Fokus Prioritas dan Inovasi Pembangunan Terpadu
Penertiban Bangunan Liar di Kalideres, 45 Unit Dibongkar untuk Kembalikan Fungsi TPU
Relokasi Tahap II Warga Terdampak TPU Tegal Alur, 128 KK Dipindahkan ke Rusun dan Mandiri
Sheetpile Kali Angke Longsor, Pemkot Jakarta Barat Lakukan Penanganan Darurat dan Siapkan Perbaikan Permanen
Parkir Rp10 Ribu di Puri Kembangan Viral, Sudishub Jakbar Tegur Keras Juru Parkir
Pemkot Jakbar Gelar Operasi Katarak Gratis 11 April 2026, Target 250 Peserta
Wali Kota Jakbar Silaturahmi Idulfitri ke Ulama, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:16 WIB

20 Bangunan Liar di Bantaran Kali Pesanggrahan Kembangan Dibongkar, Akan Dijadikan Ruang Hijau

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:09 WIB

Pemkot Jakbar Matangkan Renja 2027, Fokus Prioritas dan Inovasi Pembangunan Terpadu

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:01 WIB

Penertiban Bangunan Liar di Kalideres, 45 Unit Dibongkar untuk Kembalikan Fungsi TPU

Senin, 30 Maret 2026 - 15:40 WIB

Relokasi Tahap II Warga Terdampak TPU Tegal Alur, 128 KK Dipindahkan ke Rusun dan Mandiri

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:11 WIB

Sheetpile Kali Angke Longsor, Pemkot Jakarta Barat Lakukan Penanganan Darurat dan Siapkan Perbaikan Permanen

Berita Terbaru

TNI-Polri

Kodim 1710/Mimika Gelar Acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat

Kamis, 2 Apr 2026 - 00:56 WIB