PLN Indonesia Power UBP Lontar Berpartisipasi dalam Sarasehan Nasional PWNU Banten

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Suararealitas.co – Upaya memperkuat ekosistem pemberdayaan ekonomi santri di era digital kembali mendapat dukungan dari dunia industri. Hal ini terlihat dalam Sarasehan Nasional Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten yang berlangsung di Pondok Pesantren Technopreneur As-Shofa, Banten.

Dalam kegiatan tersebut, Senior Manager UBP Banten 3 Lontar, Ria Indrawan, hadir sebagai salah satu narasumber. Melalui paparan berjudul “Sinergi Dunia Industri dan Pesantren dalam Program Pemberdayaan Ekonomi Santri untuk Kemandirian Pesantren”, Ria mendorong penguatan kolaborasi antara pesantren dan sektor industri.

Ia menjelaskan bahwa transformasi digital yang diterapkan UBP Lontar, mulai dari otomasi operasional hingga sistem monitoring berbasis teknologi, dapat menjadi rujukan bagi pesantren yang ingin meningkatkan kapasitas teknologi. Menurutnya, praktik tersebut berpotensi menginspirasi pengembangan model technopreneurship di lingkungan pesantren.

“Pesantren memiliki potensi besar dalam mencetak generasi unggul. Industri dapat hadir sebagai mitra untuk membuka akses pembelajaran, teknologi, dan pemberdayaan ekonomi. Kolaborasi ini memberi ruang bagi santri untuk berkembang dan berkontribusi lebih luas,” ujar Ria.

Ria menambahkan, literasi digital dan kemampuan technopreneurship menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pesantren yang mandiri dan adaptif terhadap perkembangan era 4.0.
“Kemandirian pesantren tumbuh dari kesiapan SDM-nya. Ketika santri dibekali keterampilan relevan dan jaringan yang tepat, mereka mampu membangun usaha berkelanjutan sesuai tuntutan zaman,” lanjutnya.

Baca Juga :  Taruna KKP Bersihkan Lokasi Bencana Tak Terjangkau Alat Berat

Acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Wakil Menteri Koperasi dan UKM RI Farida Faricha, Founder Digi Herba Amin Sudarsono, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten Agus Mintono, SH., M.Si., serta Anggota DPRD Provinsi Banten Syarifudin Salwani.

Melalui sesi diskusi panel, tanya jawab, dan perumusan rekomendasi, sarasehan menghasilkan sejumlah gagasan strategis untuk memperkuat jejaring antara pesantren, pemerintah, dan dunia industri.

Forum ini menegaskan pentingnya membangun ekosistem ekonomi santri yang kompetitif dan berkelanjutan dalam menghadapi era digital.

AKBAR

Berita Terkait

Menko Polkam Apresiasi TNI-Polri atas Langkah Sigap Evakuasi Korban dan Pemulihan Keamanan Pasca-Penembakan Pesawat di Boven Digoel
Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia Resmi Dideklarasikan, Target Dukung Ekonomi Delapan Persen dan Kesejahteraan Buruh
Indonesia Percepat Kebijakan Karbon Biru Menyusul Komitmen NDC Kedua dan Menuju COP31
KKP Petakan 200 Titik Baru Kampung Nelayan Merah Putih di Papua
Baznas Bazis DKI Targetkan Zakat Rp190 Miliar Selama Ramadan 2026
KKP Mulai Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
Gelar Rapat Konsultasi Bersama DPD RI, Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Hadiri Puncak HPN 2026, Muhaimin Tekankan Peran Pers di Era Disrupsi Digital

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:10 WIB

Menko Polkam Apresiasi TNI-Polri atas Langkah Sigap Evakuasi Korban dan Pemulihan Keamanan Pasca-Penembakan Pesawat di Boven Digoel

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:09 WIB

Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia Resmi Dideklarasikan, Target Dukung Ekonomi Delapan Persen dan Kesejahteraan Buruh

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:13 WIB

Indonesia Percepat Kebijakan Karbon Biru Menyusul Komitmen NDC Kedua dan Menuju COP31

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:50 WIB

KKP Petakan 200 Titik Baru Kampung Nelayan Merah Putih di Papua

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:00 WIB

Baznas Bazis DKI Targetkan Zakat Rp190 Miliar Selama Ramadan 2026

Berita Terbaru

Berita Aktual

Massa KMHN Segel Gedung Bea Cukai Marunda

Kamis, 12 Feb 2026 - 18:08 WIB