Surge Siapkan Eksekusi 5G BWA dan Ekosistem Digital Nasional, Sasar 45 Juta Rumah Tangga Potensial

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co– PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) menegaskan komitmennya mempercepat transformasi digital nasional melalui implementasi jaringan 5G Broadband Wireless Access (BWA) dan penguatan ekosistem digital terpadu. Rencana besar ini dipaparkan dalam public expose yang digelar di Jakarta, Selasa (21/10).

Direktur Utama WIFI, Shannedy Ong, mengungkapkan bahwa perusahaan tengah fokus memperluas jaringan Fixed Wireless Access (FWA) berbasis 5G melalui anak usaha PT Telemedia Komunikasi Pratama (Telemedia). Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi Surge sebagai penyedia layanan broadband nasional dengan kecepatan tinggi dan biaya yang terjangkau.

“Kami ingin menghadirkan internet cepat dan murah yang dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang sebelumnya belum tersentuh layanan fiber. Inilah komitmen Surge untuk memperluas penetrasi digital secara inklusif,” ujar Shannedy.

WIFI menargetkan ekspansi jaringan FWA di wilayah “Golden Zone” yang meliputi Jawa, Maluku, dan Papua, dengan potensi mencakup lebih dari 45 juta rumah tangga. Menurut data Deloitte Consulting Southeast Asia, jumlah pelanggan fixed broadband di Indonesia diproyeksikan mencapai 39 juta rumah tangga pada 2030, didorong lonjakan kebutuhan akses internet rumah berbiaya rendah.

Melalui Telemedia, Surge telah membangun ekosistem digital end-to-end bersama sejumlah mitra strategis global seperti Huawei, Nokia, dan Fiberhome, guna mendukung rollout jaringan FWA serta memperluas jangkauan infrastruktur fiber-to-the-home (FTTH) di berbagai daerah.

Layanan FWA yang dikembangkan Surge akan ditawarkan dengan harga sangat kompetitif, hanya sekitar Rp100 ribu per bulan, menyasar segmen masyarakat berpendapatan menengah ke bawah. Model bisnis ini diharapkan mampu mengatasi kesenjangan digital sekaligus mempercepat pemerataan konektivitas di pelosok Indonesia.

Baca Juga :  Kegiatan Akuisisi RM Dana BO Kebon Jeruk di SOGO Lippo Mall Puri

Shannedy menambahkan, perusahaan menargetkan pembangunan 5 juta sambungan rumah (Home Pass) hingga Juni 2026, dengan tingkat take-up rate lebih dari 80%. Dalam enam bulan terakhir, Surge telah merealisasikan 2,5 juta sambungan baru, atau setara dengan 13.888 sambungan per hari sebuah capaian signifikan dalam industri broadband nasional.

Dengan dukungan inovasi, kolaborasi lintas industri, serta pendekatan berbasis kebutuhan masyarakat, WIFI optimistis strategi ini akan menjadi katalis dalam mempercepat transformasi digital nasional sekaligus memperkuat daya saing ekonomi berbasis konektivitas.

Berita Terkait

Ditjen Hubla Perkuat Penegakan Hukum Maritim melalui Diklat Manajemen PPNS 200 Jam
GUT Dorong Transisi Energi, Buka Peluang Industri dan SDM Indonesia Naik Kelas
Salah Tangani Dangerous Goods Bisa Picu Risiko Serius, KPLP Tekankan Kompetensi SDM
WBSA Catat Pertumbuhan Pendapatan 42,6% pada 1H26, Perkuat Ekosistem Logistik B2B Terintegrasi
85 Persen Pangan Maluku Utara Masih Bergantung dari Luar, Food Estate Terpadu Didorong Jadi Solusi
Maluku Utara Bidik Lumbung Pangan Terpadu, Bupati Halteng Siap Buka Jalan Investasi
Maluku Utara Tak Lagi Ingin Bergantung Pasokan Beras, Food Estate Terpadu Disiapkan
Rumah di Kemang Tiba-tiba Dijual Rp4,2 Miliar di Threads, Pemilik Mengaku Tak Pernah Jual

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:46 WIB

Ditjen Hubla Perkuat Penegakan Hukum Maritim melalui Diklat Manajemen PPNS 200 Jam

Rabu, 2 September 2026 - 12:20 WIB

GUT Dorong Transisi Energi, Buka Peluang Industri dan SDM Indonesia Naik Kelas

Selasa, 1 September 2026 - 23:32 WIB

Salah Tangani Dangerous Goods Bisa Picu Risiko Serius, KPLP Tekankan Kompetensi SDM

Selasa, 1 September 2026 - 07:47 WIB

WBSA Catat Pertumbuhan Pendapatan 42,6% pada 1H26, Perkuat Ekosistem Logistik B2B Terintegrasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:15 WIB

85 Persen Pangan Maluku Utara Masih Bergantung dari Luar, Food Estate Terpadu Didorong Jadi Solusi

Berita Terbaru

Kabar TNI

Kemampuan Squad LFX Diperdalam Pada Latgabma SGS 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:03 WIB