Galian Pipa PDAM Bikin M. Toha Lumpuh, Warga Kesal: Bahaya di Depan Mata

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG. Suararealitas.co – Galian pipa PDAM Tirta Benteng di Jl. M. Toha, Kota Tangerang, memicu kemacetan panjang dan keresahan warga.

‎Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (12/08/2025), lokasi galian yang dituding menjadi biang kerok kemacetan tersebut minim rambu yang memadai.

‎Disamping itu galian besar itu memakan separuh badan jalan, membuat lalu lintas yang sebelumnya padat kini nyaris lumpuh.

‎Dani, warga yang terjebak macet sore tadi, mengaku frustrasi dan mending galian tersebut menjadi biang keladinya.

‎”Nggak ada galian aja udah macet parah gara-gara buruh Panarub pulang bersamaan. Sekarang tambah gila macetnya. Jalur nyempit, pipa gede taruh di tengah jalan, nggak ada yang ngatur. Bahaya banget,” ujarnya.

‎Selain kemacetan, lubang galian terbuka dan pipa berdiameter besar yang dibiarkan di sisi jalur menimbulkan risiko kecelakaan. Motor terpaksa berdesakan di celah sempit, mobil harus mengerem mendadak, dan truk kerap goyah melindas tanah timbunan.

‎Kondisi makin berbahaya di malam hari karena minim penerangan.

‎Martin Manulang, ST, pemerhati tata kota, menilai proyek tersebut menyalahi prinsip keselamatan publik.

‎”Setiap pekerjaan di jalan raya wajib ada manajemen lalu lintas. Kalau tidak ada rambu, tidak ada petugas, berarti ada kelalaian fatal. Dishub dan PDAM tidak bisa saling lempar tanggung jawab. Kalau izinnya ada, tunjukkan. Kalau tidak ada, hentikan dulu sebelum korban berjatuhan,” tegasnya.

Baca Juga :  Digugu dan Ditiru, Kini Jadi Gugatan hingga Rusak: Siapa yang Bermain Dibalik Tumpulnya Peran Guru Indonesia?
Baca Juga :  Pererat Sinergitas Guna Tingkatkan Hubungan TNI-Polri, Kapolres Metro Jakarta Barat Kunjungi Kodim 0503/JB

Berita Terkait

Pemuda Dipasung Rantai Besi Selama 20 Tahun di Tengah Hutan, Akhirnya Dievakuasi Purnomo Belajar Baik
Wakapolda PMJ Minta Personel Layani Warga Secara Humanis di Pasar Murah Monas
Kapolri Sebut Jumlah Kecelakaan Selama Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
Kolaborasi Forkopimcam dan TNI–Polri Warnai Gerakan Bersih Lingkungan di Teluknaga
Polres priok, Pengamanan dan Pelayanan Wisatawan di Dermaga Kali Adem Berjalan Lancar dan kondusif
Bareskrim Rampungkan Kasus Judi Online, Tersangka dan Barang Bukti Rp55 Miliar Segera Dilimpahkan ke Jaksa
Polda Metro Jaya Gelar Jumat Peduli, Bagikan Sembako kepada Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 23:36 WIB

Pemuda Dipasung Rantai Besi Selama 20 Tahun di Tengah Hutan, Akhirnya Dievakuasi Purnomo Belajar Baik

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:38 WIB

Wakapolda PMJ Minta Personel Layani Warga Secara Humanis di Pasar Murah Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:37 WIB

Kapolri Sebut Jumlah Kecelakaan Selama Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:17 WIB

Kolaborasi Forkopimcam dan TNI–Polri Warnai Gerakan Bersih Lingkungan di Teluknaga

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:04 WIB

Polres priok, Pengamanan dan Pelayanan Wisatawan di Dermaga Kali Adem Berjalan Lancar dan kondusif

Berita Terbaru