Satu Juta Rumah untuk Nelayan, HNSI Bersatu Dukung Program Nasional

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Dengan adanya dua kubu Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) yaitu HNSI kubu Bogor dan HNSI kubu Bali, membuat HNSI menjadi mati suri.

Pasalnya, HNSI ialah wadah organisasi perkumpulan bagi seluruh masyarakat nelayan di Indonesia dimana tugas dan fungsinya untuk menjembatani program kegitan pemerintah agar dapat dilaksanakan dengan tepat sasaran, sehingga menjadi tidak berjalan akibat dari adanya dualisme ini.

“Selama adanya dualisme ini, HNSI tidak dapat berkoordinasi dengan instasi pemerintah baik di pusat maupun di daerah, hal ini menyebabkan roda kegiatan HNSI tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya,” kata Laksamana TNI (Purn) Sumardjono selaku Ketum HNSI kubu Bogor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) HNSI ke-29 yang jatuh pada tanggal 21 Mei 2025 mendatang, Sumardjono berinisiatif memamfaatkan momentum ini dengan mengambil satu langkah strategis yaitu ingin mempersatukan kedua kubu HNSI melebur menjadi satu sehingga HNSI dapat mulai bekerja mendukung program kegiatan pemerintah untuk kepentingan kepentingan masyarakat nelayan.

Baca Juga :  Ketua OKK Gibranku Tanggapi Kritikan Geizs Chalifah: “Pernyataan Sekjen Bukan Penjilatan!”

Langkah ini dimulainya dengan mengusulkan kepada Kementerian Hukum agar mengundang kedua kubu HNSI, maka pada hari Selasa tanggal 29 April 2015 jam 10.00 WIB para pengurus HNSI dari kedua kubu melakukan audiensi ke kantor Kementrian Hukum yang diterima oleh Dirjen AHU Bapak Widodo guna membahas rekonsiliasi atau penyatuan kembali dua kubu dalam kepengurusan organisasi nelayan HNSI.
Dalam acara penyatuan organisasi HNSI ini Kemenkum memberikan waktu konsolidasi untuk rekonsiliasi menjadi satu HNSI dalam waktu 14 hari diharapkan tgl 13 Mei 2025 sudah selesai.

Setelah acara di Kementerian Hukum Sumardjono mengadakan pertemuan strategis dengan Deputi Komisioner BP Tapera, Doddy Bursman, beserta Direktur Pembiayaan dan Tim Teknis BP Tapera di Resto Lawuh Mbah Uti, Jl. Kadupugur 1, Cikeas Udik, Kabupaten Bogor. Pertemuan ini menjadi tindak lanjut nyata dari komitmen bersama mendukung program nasional pembangunan 3 juta unit rumah, dengan fokus khusus 1 juta unit rumah untuk anggota nelayan HNSI di wilayah pesisir.

Baca Juga :  Pertahankan Juara Umum Piala Panglima TNI ke-16 Kalinya, Kasad Apresiasi Kontingen TNI AD

Inisiatif pembangunan satu juta rumah ini bukan hanya proyek fisik, tetapi tonggak peradaban baru bagi masyarakat pesisir. HNSI akan terus mengawal implementasi program ini hingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para nelayan di seluruh Indonesia.” tegas Ketua Umum HNSI, Laksamana TNI (Purn) Sumardjono dalam pernyataannya, Selasa (29/04/2025). Guna mendukung realisasi teknis di lapangan, program ini akan digerakkan melalui Induk Koperasi Nelayan Sejahtera (INKONERA), yang telah memiliki jaringan Koperasi Primer aktif diberbagai wilayah pesisir.

Berita Terkait

Jumat Berkah di Tanjung Priok: Wujud Kepedulian Polri Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
Segel Dicopot, Pembangunan Lapangan Padel Ilegal di Kalideres Kembali Berjalan, Pengusaha Terancam Pidana
Usai Banjir Terjang Gobang Rumpin, Wabub Bogor Pastikan Perbaikan Jembatan Dipercepat
Sahabat Kehidupan Serahkan Donasi, Bersama Bhabinkamtibmas Polsek Karawaci
Akibat Hujan Deras, Bogor Barat Di Landa Banjir Cibatok-Cibungbulang Titik Terparah
Baru Diresmikan, Jembatan Penghubung di Rumpin Bogor Ambruk Diterjang Banjir
Personel Kodim 1710/Mimika Berpartisipasi Aktif dalam Seleksi Paskibraka 2026
Panglima TNI Apresiasi Dharma Pertiwi pada HUT ke-62: Perkuat Peran Keluarga Menuju Indonesia Maju

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 16:31 WIB

Jumat Berkah di Tanjung Priok: Wujud Kepedulian Polri Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 - 15:45 WIB

Segel Dicopot, Pembangunan Lapangan Padel Ilegal di Kalideres Kembali Berjalan, Pengusaha Terancam Pidana

Jumat, 17 April 2026 - 14:51 WIB

Usai Banjir Terjang Gobang Rumpin, Wabub Bogor Pastikan Perbaikan Jembatan Dipercepat

Jumat, 17 April 2026 - 09:57 WIB

Akibat Hujan Deras, Bogor Barat Di Landa Banjir Cibatok-Cibungbulang Titik Terparah

Jumat, 17 April 2026 - 09:49 WIB

Baru Diresmikan, Jembatan Penghubung di Rumpin Bogor Ambruk Diterjang Banjir

Berita Terbaru