Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTKemendes Gelar Panen Perdana di Desa Percontohan Barito KualaKomentar: 0

Kemendes Gelar Panen Perdana di Desa Percontohan Barito Kuala

Suara Realitas, 4 Agustus 2023, 19:47 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf

Kemendes Gelar Panen Perdana di Desa Percontohan Barito Kuala
Kemendes PDTT panen perdana budidaya padi di desa percontohan Barito Kuala. (Foto: Istimewa)

BARITO KUALA – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes, PDTT) menggelar Program Panen Perdana Budidaya Padi Lumbung Pangan Berkah di Desa Anjir Pasar Kota II, Anjir Pasar, Barito Kuala, Kamis (3/8/2023).

Kepala BPSDM, Kemendes PDTT Luthfiyah Nurlaela beserta pejabat lingkungan Kemendes PDTT bersama Pj. Bupati Barito Kuala, Mujiyat, Pimpinan Baznas RI Saidah Sakwan, Ketua Baznas Kalimantan Selatan lakulan panen perdana.

Turut hadir juga para kepala dinas Provinsi Kalimantan Selatan, dan para kepala dinas Kabupaten Barito Kuala.

Program Lumbung Pangan Berkah di Desa APK II, Anjir Pasar, Barito Kuala ini merupakan inisiatif Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (BPPMDDTT) Banjarmasin bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Selatan, dan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala.

Baca Juga :  Pagedangan Jadi Tuan Rumah Acara (MTQ) Ke-56 Tahun,Tingkat Kabupaten Tangerang

Peserta program sebanyak 25 orang petani yang merupakan kelompok mustahiq zakat Desa Anjir Pasar Kota II. Varietas padi yang dikembangkan kelompok petani adalah jenis Siam Karang Dukuh yang dibudidayakan secara organik di atas lahan seluas 25 hektar.

Dari teknik budidaya padi yang berorientasi pada pemanfaatan bahan-bahan alami (lokal) tanpa menggunakan bahan-bahan kimia sintetik ini, diperkirakan akan menghasilkan 100 ton Gabah Kering Panen (GKP).

Dalam sambutannya, Kepala BPSDM, Luthfiyah mengapresiasi BPPMDDTT Banjarmasin, Baznas, dan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala serta seluruh petani peserta program yang telah mengembangkan budidaya padi secara organik karena hasilnya lebih baik dan ramah lingkungan.

Luthfiyah berharap, keberhasilan program ini dapat ditiru oleh petani-petani yang lain dan dapat diimplementasikan di daerah-daerah lain.

“Budidaya padi secara organik lebih banyak manfaatnya. Setidaknya, sistem produksinya ramah lingkungan, tidak mencemari lingkungan dengan bahan kimia, dan produktivitasnya terjaga dan berkelanjutan,” tegas Luthfiyah.

Baca Juga :  KKP Tangkap 2 Kapal Ikan Ilegal Filipina di Perairan Papua

Pihaknya juga mengapresiasi diadakannya program ini dan berharap dapat dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya, karena telah memberikan kontribusi nyata terhadap upaya peningkatan produksi dan produktivitas padi di Kabupaten Barito Kuala dalam rangka mewujudkan percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa dan tujuan tujuan SDGs Desa.

Sebagai informasi, Desa APK II, Anjir Pasar, Barito Kuala merupakan desa binaan Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (BPPMDDTT) Banjarmasin yang dijadikan proyek percontohan (pilot project) Smart Village yang dicanangkan pada tahun 2020.

Dalam pelaksanaan pembangunan desa percontohan ini, BPMDDTT Banjarmasin menerapkan pilar-pilar Smart Village (Desa Cerdas); warga cerdas (smart people), mobilitas cerdas (smart mobility), ekonomi cerdas (Smart Economic), pemerintahan cerdas (smart government), pola hidup cerdas (smart living), dan lingkungan cerdas (smart environment).

Lihat Nasional Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Nasional
Berita AktualKanal lain