Gus Halim: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Beri Efek Positif Bagi Desa

- Jurnalis

Selasa, 8 Agustus 2023 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menyambut gembira atas pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,17 persen pada kuartal II tahun 2023.

Meskipun desa umumnya memiliki struktur ekonomi yang lebih sederhana, pertumbuhan ekonomi nasional dapat memberikan berbagai efek positif pada sektor-sektor ekonomi di desa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apalagi, kata menteri yang akrab disapa Gus Halim ini, pertumbuhan di atas 5 persen ini telah terjadi selama tujuh triwulan berturut-turut.

“Pertumbuhan ini melampaui harapan pasar dan menunjukkan penguatan ekonomi Indonesia di tengah perlambatan ekonomi global,” ujar Gus Halim.

Baca Juga :  Menteri Basuki Apresiasi Kolaborasi dalam Wujudkan Hunian Layak, Berkelanjutan, dan Terjangkau Untuk Semua

Menurut Gus Halim, Pertumbuhan ekonomi yang stabil cenderung meningkatkan daya beli masyarakat. Dengan peningkatan daya beli, masyarakat di desa akan memiliki lebih banyak pengeluaran untuk membeli barang dan jasa, baik dari produk lokal maupun luar desa. Ini akan merangsang aktivitas perekonomian lokal.

Gus Halim menjelaskan bahwa desa juga akan diberdayakan untuk meningkatkan ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). BUMDesa adalah badan usaha yang dimiliki oleh desa, dengan tujuan ekonomi dan sosial yang bertujuan untuk keadilan dan kesejahteraan masyarakat desa.

“Kemendes mendukung pengembangan Desa Wisata yang dikelola oleh BUMDesa, untuk memastikan bahwa segala aspek terkait pengembangan wisata akan mendapatkan dukungan dana dan perlindungan hukum,” jelas Gus Halim disela-sela kunjungannya di Yogyakarta, Selasa (08/08/2023).

Baca Juga :  Jaga Imunitas Tubuh, Personil Bidhumas Polda Banten Laksanakan Vaksinasi

Diketahui, pertumbuhan ekonomi nasional mengungguli mayoritas negara dan wilayah lain, termasuk Vietnam, Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Korea Selatan yang masing-masing mengalami pertumbuhan 4,1%; 0,6%; 2,6%; dan 0,9% (yoy) pada periode yang sama.

Dari segi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi nasional yang kuat didukung oleh pertumbuhan konsumsi masyarakat sebesar 5,23% (yoy). Daya beli masyarakat terus terjaga dengan penurunan inflasi yang berkelanjutan.

Berita Terkait

KNPI Kec.Jasinga bersama Pemerintah Desa Gotong royong Membersihkan Saluran Irigasi Sendung
Patroli Dini Hari, Satgas Anti Tawuran Ringkus Remaja Bawa Celurit di Jakut
Patroli Perintis Presisi Polres Jakpus Gagalkan Tawuran di Kramat III Senen, 3 Pemuda Diamankan
Aksi Tawuran Digagalkan Tim Serigala Polres Bekasi Kota, Sajam Disita
Rakornispen TNI 2026 Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi Hadapi Perang Informasi
Apel KRYD Polsek Kelapa Gading, Patroli Skala Besar Jaga Kondusifitas Malam Minggu
Peringatan Hari PETA oleh KNPI Jasinga, Menghidupkan Semangat Patriotisme Melalui Ketahanan Pangan
Wakil Panglima TNI Dampingi Menhan RI Kunjungi Yonif TP 852/ABY

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 22:17 WIB

KNPI Kec.Jasinga bersama Pemerintah Desa Gotong royong Membersihkan Saluran Irigasi Sendung

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:39 WIB

Patroli Dini Hari, Satgas Anti Tawuran Ringkus Remaja Bawa Celurit di Jakut

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:33 WIB

Patroli Perintis Presisi Polres Jakpus Gagalkan Tawuran di Kramat III Senen, 3 Pemuda Diamankan

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:27 WIB

Aksi Tawuran Digagalkan Tim Serigala Polres Bekasi Kota, Sajam Disita

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:01 WIB

Apel KRYD Polsek Kelapa Gading, Patroli Skala Besar Jaga Kondusifitas Malam Minggu

Berita Terbaru

Berita Aktual

Aksi Tawuran Digagalkan Tim Serigala Polres Bekasi Kota, Sajam Disita

Minggu, 15 Feb 2026 - 16:27 WIB