Wajib Coba! Kuliner Kaki Lima di Denpasar yang Legendaris Rasa Bintang Lima

- Jurnalis

Rabu, 6 Juli 2022 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wajib Coba! Kuliner Kaki Lima di Denpasar yang Legendaris Rasa Bintang Lima
‘Warung Barokah’ kuliner kaki lima di Denpasar yang legendaris rasa bintang lima (Foto: Reza.M/Suara Realitas)


Denpasar – Hallo Guys !!! Kamu bosan dengan makanan yang di jual di restoran maupun cafe kekinian? Hhmm, inilah saatnya kamu mencoba makanan legendaris yang akan mengugah seleramu untuk mencobanya. 
Makanan yang kamu beli tidak usah yang terlalu mahal. Cukup mencoba makanan di pinggir jalan atau lebih dikenal dengan jajanan kaki lima, maka kamu akan mendapatkan rasa yang begitu nikmat. 
Walaupun makanannya sekelas kaki lima, tapi rasa yang diberikan tentu serasa bak makan di hotel bintang lima. Hehe.
Hhm, jika iya anda dapat memilih salah satu tempat makanan kaki lima tersebut namanya ‘Warung Barokah’
Yuks, langsung saja kita kepoin…!!!
Warung Barokah lokasinya sangat strategis karena letaknya persis berada
pinggir jalan yang dilintasi banyak kendaraan di Selatan Masjid An-Nur, tepatnya Jl. Diponegoro No.234, depan Makmur Jaya Furniture atau samping Nasi Gudeg Jogja, Dauh Puri Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali.
Siapa sih yang tidak kenal dengan Warung Barokah ?? tempat makan nasi goreng legendaris, dan terkenal punya rasa yang enak, bahkan selalu ramai pengunjung. Dengan sajian yang berbeda yang di buat secara apik.
Selain nasi goreng, Warung Barokah menawarkan beberapa varian menu seperti, sayur hijau, capcay, fuyung hay bihun, mie, dan tami goreng yang mempunyai aroma yang sangat menggoda para pengunjung untuk mencobanya.
Warung Barokah itu sendiri membandrol harga makanan dari mulai Rp. 17.000,- (Tujuh Belas Ribu Rupiah). Dengan harga tersebut, sudah pasti rasa dijamin ketagihan, karena Warung Barokah motonya selalu mempertahankan kualitas dan mutu.
Selain itu, ada pula berbagai macam minuman yang segar seperti teh manis, bahkan jeruk dingin yang siap menemani anda sambil menikmati hidangan makanan yang enak khas kaki lima ini.
Kemudian, soal harga, tak usah khawatir, pastinya gak bakalan menguras dompet alias ramah kantong.
Menurut Owner Warung Barokah, Sugeng Kasiono (41) yang kerap disapa Sugeng mengatakan, Warung Barokah sudah berdiri sejak tahun 2001 dan pernah mengontrak tempat sebuah toko selama 2 tahun, namun rejekinya tidak sebagus saat sekarang yang berjualan dengan kaki lima.
“Makanan yang paling laris atau favorite ialah fuyung hay dan capcay. Bahkan dalam sekali jualan untuk membuat nasi goreng dan nasi putih sebagai pelengkap makanan seperti fuyung hay, capcay, dan lainnya bisa menghabiskan beras sebanyak 10 kg,” ucap Sugeng saat dimintai keterangan oleh wartawan dilokasi, Rabu (6/7/2022) malam.
Disinggung soal bagaimana cara menghadapi masa pandemi Covid-19, Sugeng dengan santai menjawab, ya di jalani dengan ikhlas dan selalu bersyukur, walaupun penghasilannya turun sampai 50%.
“Dengan keyakinan saya bisa melaluinya, bahkan setelah di bukanya PPKM di Denpasar, saya sudah bisa membeli sebuah mobil carry pic up untuk membawa bahan makanan, dan selama berjualan di kaki lima ini sudah bisa menghidupi keluarga. Sementara keseharian saya berjualan bersama anak dan istri, serta dibantu satu orang pegawai,” ujar pria kelahiran Banyuwangi Rogo Jampi.
Lanjut Sugeng, perbedaan cara penyajian nasi goreng dan menu lainnya yang berbeda dengan kaki lima pada umumnya, biasanya pihaknya memberikan toping ayam suwir di atasnya, agar porsi daging ayamnya merata di setiap penyajian olahan makanannya. 
“Apa bila diaduk atau dicampuri pada saat digoreng, maka akan ada yang mendapatkan daging lebih banyak atau sebaliknya mendapatkan daging lebih sedikit. Kemudian, untuk penjualan terbanyak pada hari Sabtu dan Minggu,” ungkapnya.
Tidak hanya itu saja, ternyata di tempat tersebut banyak juga pejabat maupun pengusaha yang datang untuk mencicipi masakan olahan Sugeng yang dikenal dengan sosok yang ramah oleh para pengunjung dan merupakan salah satu daya tarik untuk pengunjung agar datang kembali.
“Kedepannya perekonomian Bali bisa pulih kembali, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali pada umumnya,” harapnya.
Teruntuk anda yang hobi icip-icip makanan, yuk come and try at Warung Barokah. Untuk info lebih lanjut bisa hubungin di nomor +6282124981329.
Penulis: Reza Mahendra

Baca Juga :  Kanwil Kamenag Provinsi Banten Jalankan Program Masjid Ramah Pemudik
Baca Juga :  Tanam 500 Bibit Mangrove, Dewata Energi Bersih Beri Bukti Peduli Lingkungan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

DBMSDA Kabupaten Tangerang Giatkan Indonesia ASRI: Aksi Bersih-bersih Sampah Bukti Komitmen Jaga Lingkungan
Respon Cepat Divpropam Mabes Polri Terhadap Surat DPC PPWI Majalengka || Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Desak Kapolri Evaluasi Kinerja Polres Majalengka
Penanaman Tiang Internet MyRepublic di Serpong Tuai Polemik, Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap
Jelang Munas X, LDII Jakarta Utara Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Arus Balik Meningkat, Korlantas Terapkan One Way dari KM 132 hingga KM 70
Karang Taruna Sungai Bambu Gelar Kegiatan Berbagi Takjil Ramadhan 1447 H
DKM Miftahusalam bersama Pengurus RW 12 Peringati Nuzulul Qur’an dan santunan 
Kanwil Kamenag Provinsi Banten Jalankan Program Masjid Ramah Pemudik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:11 WIB

DBMSDA Kabupaten Tangerang Giatkan Indonesia ASRI: Aksi Bersih-bersih Sampah Bukti Komitmen Jaga Lingkungan

Kamis, 23 April 2026 - 10:55 WIB

Respon Cepat Divpropam Mabes Polri Terhadap Surat DPC PPWI Majalengka || Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Desak Kapolri Evaluasi Kinerja Polres Majalengka

Senin, 20 April 2026 - 09:10 WIB

Penanaman Tiang Internet MyRepublic di Serpong Tuai Polemik, Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap

Senin, 30 Maret 2026 - 23:34 WIB

Jelang Munas X, LDII Jakarta Utara Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:51 WIB

Arus Balik Meningkat, Korlantas Terapkan One Way dari KM 132 hingga KM 70

Berita Terbaru

Megapolitan

RW Kumuh di Jakarta Turun 52,58 Persen

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:11 WIB