Sinergi Kebijakan HPP, Penyaluran Bantuan Pangan dan Pelaksanaan SPHP untuk Ketahanan Pangan Nasional

- Jurnalis

Selasa, 7 Januari 2025 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Terbatas di Graha Mandiri, Jakarta. (Foto: Istimewa).

Rapat Koordinasi Terbatas di Graha Mandiri, Jakarta. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, suararealitas.co – Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional khususnya menjelang momentum penting panen raya awal tahun ini, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menggelar rapat koordinasi terbatas di Gedung Graha Mandiri Jakarta, Senin (06/01/2025).

Rakor yang dihadiri oleh Kepala Badan Pangan Nasional,Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri mewakili Menteri Perdagangan, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian mewakili Menteri Pertanian, Staf Ahli Menteri Bidang Pengeluaran Negara mewakili Menteri Keuangan, Staf Ahli Menteri Badan Usaha Milik Negara mewakili Menteri BUMN, Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Ketua Umum Persatuan Pengusaha Pengilingan Padi dan Beras (PERPADI), Ketua Umum Asosiasi Pedagang Jagung Indonesia (PEJAGINDO), Deputi Bidang Pangan Infrastruktur Dan Pembangunan Wilayah mewakili Menteri Sekretaris Negara, Tenaga Ahli Utama Kantor Staff Presiden.

Baca Juga :  DR. Capt. Hakeng Soroti Langkah Malaysia Soal Laut Ambalat: Strategi Persepsi Internasional

Fokus utama rapat ini adalah waktu pemberlakuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang terfokus pada tiga komoditas utama yaitu gabah, beras, dan jagung, serta Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk komoditas beras, jagung dan kedelai yang akan diprioritaskan di bulan-bulan defisit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa harga gabah kering panen (GKP) akan dinaikkan menjadi Rp6.500 per kilogram sejak 15 Januari 2025, sedangkan untuk komoditas jagung diketahui memiliki pasokan cadangan sebanyak 750.000 ton yang akan disalurkan melalui pasar umum tentunya dengan mekanisme yang mampu memberikan harga terbaik.

Baca Juga :  MEGABUILD Indonesia 2025 Hadirkan Solusi Hunian Masa Depan

Menteri Koordinator Bidang Pangan juga menyampaikan beberapa arahan strategis seperti pemberlakuan larangan pembatasan (lartas) komoditas gandum untuk pakan.

Penguatan sumber data penerima SPHP untuk komoditas jagung khususnya untuk peternak layer atau broiler mandiri, dan juga akan melakukan peninjauan kembali terkait pengenaan PPN untuk komoditas dedak atau bekatul yang merupakan hasil sampingan produksi beras.

Kebijakan ini merupakan suatu langkah kongkrit atas komitmen Kementerian Koordinator Bidang Pangan dalam mewujudkan upaya Presiden Prabowo untuk swasembada pangan Indonesia.

Berita Terkait

Tandatangani MoU, KEK Palu Targetkan Investasi hingga Rp30 Triliun untuk Pengembangan Gigafactory BESS dan LNG Hub
KKP: Modernisasi Kapal Perikanan untuk Nelayan Naik Kelas Bertahap sampai 2028
Kadisnaker Rudi Lesmana Kabupaten Tangerang Apresiasi Kelancaran May Day 2026 ‎
Pimpin Rakor Misi Pemeliharaan Perdamaian, Menko Polkam Tekankan Disiplin dan Kualitas Latihan Prajurit Garuda
Kabupaten Tangerang Lahirkan Bibit Unggul Lewat FLS3N dan O2SN
BPN Kabupaten Tangerang Luncurkan LARIS MANIS, Urus Roya dan Waris Cuma 5 Menit
Brigjen TNI (Purn) Jamaludin MSi Han Tegaskan Budaya Betawi Harus Tetap Jadi Identitas Jakarta
Presiden Prabowo Tinjau Shelter Sortir dan Pengepakan Ikan Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:59 WIB

Tandatangani MoU, KEK Palu Targetkan Investasi hingga Rp30 Triliun untuk Pengembangan Gigafactory BESS dan LNG Hub

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:56 WIB

KKP: Modernisasi Kapal Perikanan untuk Nelayan Naik Kelas Bertahap sampai 2028

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:10 WIB

Kadisnaker Rudi Lesmana Kabupaten Tangerang Apresiasi Kelancaran May Day 2026 ‎

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:17 WIB

Pimpin Rakor Misi Pemeliharaan Perdamaian, Menko Polkam Tekankan Disiplin dan Kualitas Latihan Prajurit Garuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:17 WIB

Kabupaten Tangerang Lahirkan Bibit Unggul Lewat FLS3N dan O2SN

Berita Terbaru