Yayasan Pesona Jakarta Gelar District Level Workshop to Increase Awareness of Client Centered Approach for Health Care Provider

- Jurnalis

Selasa, 13 September 2022 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yayasan Pesona Jakarta
Sesi foto bersama seusai paparan, diskusi, dan tanya jawab (Foto: Za/Suara Realitas)


Jakarta – Meningkatnya epidemi HIV-AIDS di DKI Jakarta memerlukan upaya penanggulangan yang komprehensif, salah satunya adalah unsur pengobatan. Sehingga, orang dengan HIV (ODHIV) memerlukan unsur pengobatan yang bernama Antiretroviral (ARV).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, ARV ini merupakan kebutuhan mutlak suksesnya pengobatan HIV-AIDS, dan ketersediaan, serta kemudahan akses ARV menjadi bagian unsur penting dalam penanggulangan yang komprehensif. 

Guna menindak lanjuti hal tersebut, maka Yayasan Pesona Jakarta melalui program CSS-HR melakukan kegiatan ‘District Level Workshop to Increase Awareness of Client Centered Approach for Health Care Provider‘.

Adapun, pertemuan koordinasi berlangsung di lantai 3 aula Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok, tepatnya di Jalan Papanggo 2 B No.69 RT.6/RW.3, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

Kemudian kegiatan tersebut tampak dihadiri Suwito (Vito) selaku Advokasi Officer Yayasan Pesona Jakarta, Dede Ajit Paralegal Yayasan Pesona Jakarta, Yuli.R CBMFO, Panca.W Program Manager, Mia Sudinkes Jakarta Utara, Haerunisa RSUD Koja, perwakilan Puskesmas se-Kecamatan Jakarta Utara, perwakilan yayasan se-Jakarta Utara, Forum LSM Jakarta Utara, dan KDS NPOSE3, serta MIOI Jakarta Utara.

Dede Ajit selaku Paralegal Yayasan Pesona Jakarta menyampaikan, tujuan digelarnya pertemuan koordinasi tersebut memang menjadi keinginan Yayasan Pesona Jakarta untuk melibatkan banyak komunitas, organisasi masyarakat sipil, pemerintah, hingga NGO dalam melakukan pengendalian dan pencegahan penyakit menular TBC dan HIV

Baca Juga :  Trip.com dan Whoosh Jalin Kerjasama untuk Memperkenalkan Kereta Cepat Indonesia ke Dunia

Hal tersebut, ia katakan, lantaran Kota Jakarta ini beririsan dengan HIV maka pada pertemuan itu pun kami meminta saran dan masukan kepada para undangan terkait Issu dan kendala penerapan PBKI pada komunitas, organisasi dalam layanan kesehatan.

“Sehingga kedepannya bisa berkolaborasi dalam melakukan pengendalian dan pencegahan HIV maupun TBC. Karena dari data bahwa pasien HIV akan diperiksakan untuk TB dan pasien TB itu akan diperiksakan ke HIV karena memang ada hubungan yang erat antara HIV dengan TB,” ujar Dede Ajit saat dilokasi, Selasa 14 September 2022, pagi.

Dalam pertemuan tersebut, Suwito yang kerap disapa Vito juga memberikan masukan kepada Pemerintah melalui Dinas Kesehatan untuk meningkatkan pelayanan penyakit menular HIV dan TBC. Bahkan, kata Vito, kegiatan ini sudah berlangsung selama dua kali pertemuan.

“Melalui pertemuan koordinasi ini sudah dua kali pertemuan, dimana NGO, komunitas dan layanan kesehatan saling bekerjasama dalam pemenuhan kebutuhan baik dari segi kebutuhan komunitas di layanan kesehatan maupun sebaliknya agar saling berkesinambungan. Tentunya, kita mengharapkan pelayanan kepada orang-orang atau ODHIV harus mendapatkan pelayanan yang berkualitas, dan unsur pengobatan ARV, itu yang kita inginkan kedepannya,” ungkap Vito.

Maka kata dia, ARV ini berguna untuk menurunkan jumlah virus di dalam tubuh sehingga tidak berkembang menjadi stadium AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). ODHIV memerlukan pengobatan ARV untuk mencegah terjadinya infeksi oportunistik dengan segala komplikasinya. 

Baca Juga :  Mulai 12 Oktober 2022, Dirjen Imigrasi Berlakukan Masa Aktif Paspor 10 Tahun

“Pengobatan dengan ARV memang belum mampu menyembuhkan HIV secara menyeluruh. Bahkan menambah tantangan dalam hal efek samping serta resistensi kronis terhadap obat. Akan tetapi, pengobatan dengan ARV telah menurunkan angka kematian dan kesakitan, meningkatkan kualitas hidup, dan meningkatkan harapan hidup masyarakat. Peningkatan jumlah kasus HIV-AIDS berimplikasi pada peningkatan jumalah permintaan obat ARV,” jelasnya.

Vito pun menambahkan bahwa kurangnya stock logistik kondom dan pelicin yang menjadi kendala dalam layanan kesehatan, karena pendistribusian nya tidak sebanyak dulu dan telah dibatasi. “Soalnya, kondom dan pelicin sebagai alat pencegahan HIV-Aids dan penyakit kelamin itu sebagai hal yang terpenting dalam komunitas tersebut,” sebutnya.

Kendati demikian, Shem selaku Ketua Team Elang Hitam Komunitas Jurnalis Independen (KJI) mendukung adanya program yang diadakan oleh pihak Yayasan Pesona Jakarta untuk mensosialisasikan tentang penyakit HIV-Aids

“Saya Shem Ketua KJI mendukung penuh program yang dilakukan Yayasan Pesona Jakarta, dan bagaimana cara pencegahannya dalam pengobatan serta dapat memberikan edukasi terhadap masyarakat. Bahwa penyakit HIV-Aids itu tidak mudah menular hanya karena berdekatan,” tukas Shem kepada wartawan.*(Za/SR)

Berita Terkait

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Bersama Forkopimko, Korve Bersih – Bersih Pesisir Laut Marunda
TMMD Ke-127 Kodim 0912/Kubar Mulai Bangun RTLH Warga Linggang Amer
Massa KMHN lakukan unjuk rasa Segel Gedung Bea Cukai Marunda
Perjalanan Karier Panjang Seorang Aparatur: Dari Satpol PP, PTSP hingga Sekretaris Kelurahan Sunter Agung
Pastikan Kesiapan Alat Komunikasi, Kodim 1710/Mimika Ikuti Vicon dengan Komlekdam XVII/Cenderawasih
Wapang TNI dan Wamenhan RI Bahas Penguatan Alutsista dalam Rapat Kerja Komisi I di DPR RI
Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya Laksanakan Komsos dengan Warga
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bongkar Jaringan Internasional Narkotika Etomidate Berkedok Liquid Vape, Selamatkan 30 Ribu Jiwa

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:00 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Bersama Forkopimko, Korve Bersih – Bersih Pesisir Laut Marunda

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:55 WIB

TMMD Ke-127 Kodim 0912/Kubar Mulai Bangun RTLH Warga Linggang Amer

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:17 WIB

Massa KMHN lakukan unjuk rasa Segel Gedung Bea Cukai Marunda

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:09 WIB

Perjalanan Karier Panjang Seorang Aparatur: Dari Satpol PP, PTSP hingga Sekretaris Kelurahan Sunter Agung

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:39 WIB

Pastikan Kesiapan Alat Komunikasi, Kodim 1710/Mimika Ikuti Vicon dengan Komlekdam XVII/Cenderawasih

Berita Terbaru

Screenshot

Ekonomi & Bisnis

Menuju Swasembada Garam, PT Garam Siapkan Lompatan Produksi 1 Juta Ton

Kamis, 12 Feb 2026 - 11:53 WIB