Fenomena Batu Giok Si Kilau Hijau yang Tak Pernah Padam

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Suararealitas.co || Batu giok, dengan pesona hijaunya yang memukau, telah lama menjadi simbol kemewahan, keberuntungan, dan keindahan di berbagai belahan dunia, terutama di Asia. Popularitasnya tidak pernah pudar, bahkan terus meningkat seiring waktu, menjadikannya salah satu komoditas berharga di pasar global.

Sejak ribuan tahun lalu, giok telah diukir menjadi perhiasan, patung, dan benda-benda ritual. Di Tiongkok, giok dianggap sebagai batu surga yang melambangkan kemurnian, keabadian, dan kekuasaan kaisar-kaisar Tiongkok sering menggunakan giok sebagai segel kekuasaan dan perhiasan pribadi. Di Myanmar, yang dikenal sebagai sumber giok berkualitas tinggi, batu ini menjadi bagian integral dari budaya dan ekonomi. Suku Maori di Selandia Baru juga memiliki tradisi ukiran giok yang kaya, di mana giok (disebut pounamu) dianggap memiliki kekuatan spiritual dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Baca Juga :  Konferensi Pers Dukungan Terhadap RPP Kesehatan “ Kebijakan Kesehatan Dalam Kaca Mata Pembangunan Ekonomi”

Secara umum, ada dua jenis giok utama yaitu, Giok Nefrit: Lebih umum ditemukan, memiliki warna yang bervariasi dari putih krem hingga hijau tua. Kekerasannya lebih rendah dibandingkan giok jadeit dan Giok Jadeit: Lebih langka dan sangat berharga, terutama yang berwarna hijau zamrud transparan yang dikenal sebagai giok imperial. Giok jadeit memiliki kekerasan yang lebih tinggi dan kilau yang lebih intens.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kualitas giok ditentukan oleh beberapa faktor, termasuk warna, kejernihan, tekstur, dan tingkat transparansi. Giok berkualitas tinggi akan memiliki warna yang merata, sedikit inklusi, tekstur halus, dan mampu memancarkan cahaya dengan indah.

Pasar giok global didominasi oleh permintaan dari Tiongkok, Hong Kong, dan negara-negara Asia lainnya. Harga giok dapat bervariasi secara drastis, dari beberapa dolar untuk potongan kecil hingga jutaan dolar untuk ukiran atau perhiasan giok imperial yang langka. Pameran giok dan lelang internasional sering kali menjadi sorotan, menarik kolektor dan investor dari seluruh dunia.

Baca Juga :  Adik Miftahul Mengatakan Nilai, Pileg dan Pilkada Jauh Berbeda

Meskipun popularitasnya tinggi, industri giok juga menghadapi tantangan, termasuk penambangan ilegal, masalah lingkungan, dan perdagangan giok palsu. Upaya untuk mempromosikan praktik penambangan yang bertanggung jawab dan meningkatkan kesadaran konsumen tentang giok asli menjadi semakin penting.

Di masa depan, giok diperkirakan akan terus memegang tempat istimewa dalam budaya dan pasar global. Dengan keindahan abadi dan makna spiritualnya, batu giok akan terus memancarkan kilau hijau yang tak pernah padam, memikat hati generasi-generasi mendatang.

Penulis : Jody Sopamena

Berita Terkait

Kapolres Priok Hadiri Penutupan Posko Angkutan Laut Lebaran 2026, Mudik Aman Keluarga Bahagia
Usai Lebaran 1447 Hijriah, Mendagri Minta ASN Kemendagri dan BNPP Tingkatkan Kinerja
Pengorbanan Tak Terperi, Siswa di Sugio Jual Ponsel Demi Obati Ibu, Ipda Purnomo Tergerak Beri Santunan
Rapat dengan DPR, Mendagri Jelaskan Capaian Kinerja Strategis Kemendagri
400 Siswa Terbaik Nasional Ikuti Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Akpol Semarang
Momen Mengharukan, Tiga Eks OPM Cium Merah Putih dan Kembali ke NKRI
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR
Patroli KRYD Polres Priok, Cegah Gangguan Kamtibmas, Jamin Kegiatan Kepelabuhan Aman Kondusif

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 20:59 WIB

Kapolres Priok Hadiri Penutupan Posko Angkutan Laut Lebaran 2026, Mudik Aman Keluarga Bahagia

Senin, 30 Maret 2026 - 18:11 WIB

Usai Lebaran 1447 Hijriah, Mendagri Minta ASN Kemendagri dan BNPP Tingkatkan Kinerja

Senin, 30 Maret 2026 - 17:48 WIB

Pengorbanan Tak Terperi, Siswa di Sugio Jual Ponsel Demi Obati Ibu, Ipda Purnomo Tergerak Beri Santunan

Senin, 30 Maret 2026 - 17:04 WIB

Rapat dengan DPR, Mendagri Jelaskan Capaian Kinerja Strategis Kemendagri

Senin, 30 Maret 2026 - 08:24 WIB

400 Siswa Terbaik Nasional Ikuti Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Akpol Semarang

Berita Terbaru

Lifestyle

Lebih dari Tradisi, Halalbihalal PWI Jaya Perkuat Soliditas

Senin, 30 Mar 2026 - 22:09 WIB

Ekonomi & Bisnis

1.700 Personel Amankan FIFA Series di GBK, Lalin Disiapkan Situasional

Senin, 30 Mar 2026 - 20:05 WIB