Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTWarga Purasari Berhamburan Keluar Rumah Akibat Gempa Bumi M 4,1 di BogorKomentar: 0

Warga Purasari Berhamburan Keluar Rumah Akibat Gempa Bumi M 4,1 di Bogor

Suara Realitas, 16 Oktober 2026, 15:52 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
BOGOR,  Suararealitas.co  – Kepala Desa Purasari, Agus Sholeh Lukman bersama Camat Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Rizky Widyanto meninjau langsung lokasi terdampak bencana gempa bumi di wilayahnya.
 
Peninjauan dibeberapa titik di wilayah kampung Cianten dilakukan untuk memastikan kondisi warga dan tingkat kerusakan pasca gempa yang terjadi pada Kamis (15/10/2026) pukul 17.58 WIB.
 
Kepala Desa Puarasari, Agus Sholeh Lukman mengatakan, untuk kondisi saatnya Alhamdulillah kondusif, memang kalau pas kejadian kemarin sore itu, warga berhamburan keluar untuk mencari titik aman. Dan membuat tenda darurat.
 
Menurutnya, kepanikannya mungkin karena masyarakat di cianten itu, karena memang ini kejadian yang selalu berulang hampir setiap tahun selalu ada.
 
“Pas kejadian itu, kami berkoordinasi langsung dengan pak Camat dan beliau langsung turun ke lokasi di dampingi kami sampai jam tiga pagi,” ujar kepala Desa Purasri Agus Soleh Lukman.
 
Agus menyampaikan, bahwa sekitar jam 3 pagi warga juga sudah bisa kembali ke rumah masing-masing, adapun untuk kondisi bangunan kondisinya retak-retak ya pada belah-belah dampak daripada gempa tersebut.
 
“Pasca gempa itu, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, semalam pak camat bersama pemerintah Desa juga dari dinsos memberikan bantuan bagi warga yang terdampak “ucapnya.
 
Di akhir, Agus memberikan arahanya kepada RT.RW, Dusun, untuk tetap siaga dan antisipasi di khawatirkan ada gempa susulan.
 
“Dan terkhusus untuk di wilayah Cianten dari muali rw.08, 09, 10, 11, untuk tetap siaga dan monitoring perkembanganya yang ada disitu. Kemudian mementau takutnya ada gempa susulan” imbuhnya.
 
Alhamdulillah BPBD sudah turun juga dari semalam masih sama untuk memantau dan monitoring perkembangannya. Kami juga tetap masih menunggu informasi dari BMKG,” pungkasnya
Baca Juga :  Aliansi Mahasiswa Kedaulatan Indonesia Menuntut Pengakuan Hukum dan Transparasi di Sektor Pelabuhan
Baca Juga :  Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) Catatkan Laba Bersih Naik 45,4%, Bidik Pendapatan Rp1 Triliun di 2025
Lihat Berita Aktual Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Berita Aktual
NasionalKanal lain